Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:18 WIB. UMKM - Ada sekitar 54.000 UMKM yang ada di Kabupaten Klaten.
  • 17:17 WIB. UMKM - Pemkab Klaten siapkan anggaran yang disiapkan untuk pinjaman UMKM tersebut sekitar Rp3-5 miliar.
  • 17:16 WIB. UMKM - Pemkab Klaten akan beri pinjaman UMKM tanpa bunga.
  • 16:03 WIB. Elnusa - Hery: dua proyek ini nilainya signifikan, lebih dari Rp1 triliun.  
  • 16:02 WIB. Deflasi - BPS:  perdesaan di Jambi pada September 2018 mengalami deflasi sebesar 0,72 persen.
  • 16:02 WIB. Elnusa - Elnusa raih dua kontrak strategis sekaligus, kinerja perusahaan makin positif.
  • 16:00 WIB. PPN - Kasi Operasional PPN: nilai pendapatan itu didominasi oleh penjualan hasil tangkapan jenis cumi-cumi mencapai total Rp2,181 miliar.
  • 15:58 WIB. Ikan - nilai penjualan ikan hasil tangkapan nelayan di PPN Sungailiat mencapai volume produksi sebanyak 301.731 kg.
  • 15:57 WIB. Ikan - Nilai penjualan ikan di PPN Sungailiat mencapai Rp6,8 miliar lebih.
  • 15:56 WIB. Bawang - Para petani bawang di Karo berharap terus dibina BI. 
  • 15:54 WIB. Beras - Bulog: stok beras di gudang Bulog saat ini sekitar 12.000 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran.
  • 15:53 WIB. Beras - Bulog pastikan stok beras di Sulteng aman.
  • 15:51 WIB. Bursa - RBMS tambah 9,7 juta saham hasil HMETD.
  • 15:51 WIB. Beras - Palu menerima tambahan beras 500 ton dari pemerintah.
  • 15:50 WIB. Padi - Barito Utara targetkan tanam padi 10.200 Ha.

Kemajuan Industri Butuh SDM Unggul

Foto Berita Kemajuan Industri Butuh SDM Unggul
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dunia usaha sektor manufaktur sangat membutuhkan suasana kepastian iklim bekerja, kenyamanan bekerja, dan kepastian berkelanjutan bekerja.

Presiden Direktur Industry & Business Institute of Management (IBIMA), Made Dana Tangkas, mengatakan, “Jika terjadi gangguan dari tiga hal tersebut, maka roda bisnis manufaktur bisa tidak lancar,” katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Menurut Tangkas, banyak investor manufaktur menilai kondisi di Indonesia tidak ramah lagi seperti era tahun 80-an, dimana investasi di sektor manufaktur tidak begitu sulit untuk dibangun. Kini, banyak undustri manufaktur yang mulai merelokasi industrinya dari Indonesia ke negara tetangga seperti Vietnam, Thailand dan Myarmar. "Investor manufaktur menilai Indonesia sudah tidak ramah lagi. Hampir setiap tahun selalu demo buruh soal kenaikan upah," tuturnya.

Tangkas menambahkan, saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia, Thailand dan Philipina. “Karena itu IBAMA hadir untuk mendukung program pengembangaan SDM dalam rangka vokasi/sertifikasi/teaching factory (Tempat Uji Kompetensi) dalam memasuki industri 4.0, serta meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan per kapita (Gross Domestic Product/GDP),” tegas Made Dana Tangkas.

Ia menjelaskan, IBIMA merupakan sebuah lembaga pelatihan, pendidikan dan konsultan untuk membangun the best Indonesia Industry dan Business Way dengan produktivitas dan daya saing berkelas dunia. "Institusi ini merupakan oksigen, katalisator dan dinamisator untuk membangun the best Indonesia Industry dan Business Way serta meningkatkan kinerja bisnis dan industri manufaktur Indonesia yang berkelas dunia," katanya.

IBIMA dengan text line “Membangun Industri Berdikari dan Sejahtera” bertujuan untuk berperan aktif dalam tiga misi utama yakni penguatan paradigma kesirausahaan – mind set & entrepreneurship, peningkatan kompetensi dan budaya industri, dan mengembangkan kepemimpinan yang kokoh. 

Visi IBIMA adalah menjadikan institusi mandiri non-partisan yang mampu memberdayakan insan bisnis dan industri menuju industri nasional yang berdikari dan sejahtera. “Dengan demikian, IBIMA mengambil peran strategis dalam rangka Peningkatan GDP melalui kontribusi sektor industri dalam konteks pembangunan nasional menuju Indonesia hebat tahun 2035,” paparnya.

Tag: Industri 4.0

Penulis: Redaksi

Editor: Vicky Fadil

Foto: IBIMA

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94