Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

ACT DIY Kirim 7 "Truk Kemanusiaan" Bantu Korban Lombok

Foto Berita ACT DIY Kirim 7
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

ACT Daerah Istimewa Yogyakarta memberangkatkan tujuh truk yang membawa bantuan kemanusiaan tahap kedua untuk warga terdampak gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Truk tersebut membawa logistik, seperti bahan makanan, pakaian baru, perlengkapan sanitasi, tenda, selimut, tempat tidur, dan kebutuhan pokok lain," kata Kepala Cabang ACT DIY Agus Budi Hariyadi di Yogyakarta, Jumat (31/8/2018).

Pada pemberangkatan tujuh truk di halaman Masjid Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) itu, Agus mengatakan, truk tersebut diperkirakan sampai posko utama ACT di Lombok pada Minggu (2/9).

Setelah tiba di posko utama ACT di Lombok, menurut dia, bantuan logistik itu akan segera didistribusikan. Bantuan kemanusiaan dari Yogyakarta itu diharapkan dapat meringankan duka warga terdampak gempa bumi di Lombok.

"Terima kasih kepada seluruh mitra dan masyarakat DIY atas kepedulian terhadap musibah gempa Lombok, sehingga hari ini tujuh 'Truk Kemanusiaan' dapat diberangkatkan," katanya.

ACT DIY juga telah mengirimkan bantuan logistik untuk Lombok, lima truk pada 10 Agustus 2018 lalu. Bantuan kemanusiaan yang tiba di Pelabuhan Lembar Lombok setelah dua hari perjalanan itu langsung mendapat sambutan dari Dinas Perhubungan, TNI, serta mendapat pengawalan polisi hingga sampai di posko utama ACT.

Ia mengatakan, keberhasilan pengiriman bantuan logistik ke Lombok berkat kepedulian bersama mitra UII, Masjid Kampus UGM, Masjid Syuhada, Perkumpulan Pengusaha Muslim Indonesia (PPMI), Pondok Pesantren Assalam, dan masyarakat Yogyakarta secara keseluruhan.

"ACT bersama masyarakat Indonesia sampai enam bulan ke depan akan terus berikhtiar mendampingi para korban terdampak gempa dengan berbagai upaya penanganan darurat, tahap pemulihan hingga tahap rekontruksi, sampai warga terdampak benar-benar siap kembali ke rumah masing-masing," katanya.

Rektor UII Fathul Wahid mengatakan, UII telah mengirimkan 35 relawan medis dan evakuasi untuk membantu Lombok. UII bersama ACT mengirimkan logistik ke Lombok, tidak hanya membantu ketika fase darurat, tetapi juga fase pemulihan.

"Selain itu juga akan membantu dengan membangun rumah hunian sementara serta masjid di lokasi gempa. Semoga dapat meringankan duka saudara kita di Lombok," katanya.

Tag: Aksi Cepat Tanggap (ACT), Gempa Lombok

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing