Portal Berita Ekonomi Senin, 18 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:27 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,13% pada level 3.116
  • 22:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,04% pada level 27.993
  • 22:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,34% pada level 8.511
  • 22:25 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,46% terhadap Poundsterling pada level 1,2956 USD/Pound
  • 22:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,18% terhadap Euro pada level 1,1071 USD/Euro
  • 22:22 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 108,64 Yen/USD
  • 22:21 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.470 USD/troy ounce
  • 22:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,57 USD/barel
  • 22:20 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,12 USD/barel
  • 17:46 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,02% pada level 7.304
  • 17:46 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,61% pada level 3.258
  • 17:45 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,62% pada level 2.909
  • 17:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,49% pada level 23.416
  • 17:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,07% pada level 2.160
  • 17:42 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,35% pada level 26.681

Kekeringan Ancam Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Rejang Lebong

Kekeringan Ancam Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Rejang Lebong - Warta Ekonomi
WE Online, Rejang Lebong -

Puluhan hektare sawah petani di Kelurahan Karang Anyar, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terancam kekeringan akibat rusaknya saluran irigasi di daerah itu.

Ketua RT 02/01 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur, Suyadi di Rejang Lebong, Sabtu (1/9/2018), mengatakan rusaknya saluran irigasi untuk mengairi lebih kurang 40 hektare sawah di daerah itu menyusul banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Air Duku, pada Jumat siang (31/8/2018).

"Saluran irigasi ini jebol karena tidak bisa menahan derasnya debit air yang masuk ke saluran irigasi setelah Sungai Air Duku meluap. Selain menjebol saluran irigasi, juga merendam tiga rumah," katanya.

Kendati banjir yang terjadi tersebut tidak memakan korban jiwa, namun telah merusak saluran irigasi sepanjang delapan meter dan mengancam perumahan warga yang berada di bantaran sungai lantaran tanah penahannya di gerus air sungai.

Rusaknya saluran irigasi pertanian ini sudah mereka laporkan ke Pemkab Rejang Lebong dan berharap dapat segera memperbaiki, walaupun saat ini sudah mereka tambal menggunakan karung berisi pasir namun airnya merembes sehingga debit airnya berkurang dan tidak sampai ke sawah petani.

Areal persawahan yang ada di Kelurahan Karang Anyar itu sendiri tambah dia, mencapai 40 hektare diantaranya di RT 02 seluas 12 hektare, kemudian RT 03 seluas 15 hektare dan di RT 04 seluas 20 hektare. Sawah-sawah itu selama ini mengandalkan pasokan air dari irigasi yang jebol itu.

Ditempat terpisah, Rohman Noto (33), warga RT 04/01 Kelurahan Karang Anyar mengatakan, jebolnya saluran irigasi di RT 02 telah menyebabkan debit air irigasi menurun drastis dan jika dibiarkan akan berpengaruh terhadap tanaman padi terutama yang baru saja ditanam.

"Untuk padi yang baru ditanam ini sangat membutuhkan air, jika tidak segera diperbaiki nantinya akan menyebabkan sawah gagal panen karena suplay airnya tidak sampai ke sawah petani di bagian ujung," ungkapnya.

Hujan deras dan banjir yang terjadi pada Jumat siang kemarin tambah dia, selain menyebabkan jebolnya saluran irigasi di RT 02 juga mengacam saluran irigasi di RT 04 yang saat ini sudah mulai retak akibat dihantam air dari saluran pembuangan ke saluran irigasi di wilayah itu. Jika tidak diperbaiki atau ditambah penahan, ditakutkan saluran irigasi ini juga akan jebol. (HYS/Ant)

Baca Juga

Tag: Pertanian, Bengkulu

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,772.00 3,734.27
British Pound GBP 1.00 18,285.73 18,098.18
China Yuan CNY 1.00 2,017.05 1,996.13
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,145.38 14,004.63
Dolar Australia AUD 1.00 9,644.32 9,545.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.72 1,788.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,396.43 10,289.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,646.20 15,484.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.88 3,369.74
Yen Jepang JPY 100.00 13,002.46 12,869.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6122.625 -5.720 662
2 Agriculture 1388.559 2.970 20
3 Mining 1501.047 22.496 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.421 -0.201 76
5 Miscellanous Industry 1177.316 -0.936 50
6 Consumer Goods 2060.657 -6.314 54
7 Cons., Property & Real Estate 507.973 -0.049 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1128.813 -12.467 76
9 Finance 1266.233 2.133 90
10 Trade & Service 782.981 -3.567 165
No Code Prev Close Change %
1 TEBE 1,095 1,640 545 49.77
2 ESIP 344 430 86 25.00
3 SINI 595 740 145 24.37
4 ALMI 266 328 62 23.31
5 PORT 414 500 86 20.77
6 BYAN 13,300 15,800 2,500 18.80
7 PALM 208 242 34 16.35
8 ALKA 450 510 60 13.33
9 IMJS 280 316 36 12.86
10 VINS 119 134 15 12.61
No Code Prev Close Change %
1 FITT 84 55 -29 -34.52
2 RODA 175 115 -60 -34.29
3 ICON 99 72 -27 -27.27
4 JTPE 880 660 -220 -25.00
5 MPOW 244 183 -61 -25.00
6 TGRA 280 210 -70 -25.00
7 ENVY 2,070 1,555 -515 -24.88
8 DEAL 865 650 -215 -24.86
9 SQMI 372 280 -92 -24.73
10 HITS 550 414 -136 -24.73
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,410 1,410 0 0.00
2 MAMI 244 248 4 1.64
3 BBRI 4,090 4,120 30 0.73
4 IPTV 494 505 11 2.23
5 TLKM 4,080 4,000 -80 -1.96
6 TCPI 4,780 5,175 395 8.26
7 IRRA 450 498 48 10.67
8 ACES 1,695 1,700 5 0.29
9 BBTN 1,920 1,955 35 1.82
10 BRPT 1,075 1,130 55 5.12