Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:15 WIB. Uber - Uber dalam pembicaraan untuk membeli perusahaan pengiriman makanan Deliveroo.
  • 05:15 WIB. Cybercrime - Gedung Putih berjanji untuk meningkatkan serangan cyber pada peretas.
  • 05:14 WIB. Emas - Emas menyentuh level tertinggi 1 Minggu karena meredanya kekhawatiran perdagangan.
  • 05:13 WIB. Eropa - Pasar Eropa naik pada penutupan karena kekhawatiran atas efek friksi perdagangan berkurang.
  • 05:12 WIB. Asia - Pasar Asia bervariasi karena investor bereaksi terhadap ketegangan perdagangan AS-China yang meningkat.
  • 05:12 WIB. Afghanistan - Afghanistan siap negosiasi langsung tanpa prasyarat dengan Taliban.
  • 05:11 WIB. Alibaba - Jack Ma mengatakan dia tidak akan pernah kembali untuk memimpin Alibaba.
  • 05:11 WIB. Minyak - Minyak mentah AS turun 32 sen, menetap di $70,80 per barel, setelah peringatan Twitter Trump ke OPEC.
  • 05:10 WIB. the Dow - Dow rally lebih dari 250 poin ke rekor penutupan pertama sejak Januari.
  • 05:06 WIB. Teheran - Iran menolak tawaran perundingan AS.
  • 23:35 WIB. Israel - Iran minta PBB awasi kegiatan nuklir Israel.
  • 23:31 WIB. Najib Razak - Dikenakan 21 dakwaan, Najib Razak bersikukuh yakin bersih.
  • 23:24 WIB. Jepang - Shinzo Abe akan jadi pemimpin Jepang terlama di zaman modern.
  • 23:18 WIB. Spanyol - Donald Trump minta Spanyol bangun tembok halangi imigran.
  • 23:16 WIB. ASEAN - Indonesia-Malaysia dorong pantun jadi warisan budaya dunia.

Duh! Perekaman KTP Elektronik di Sulsel Masih Rendah

Foto Berita Duh! Perekaman KTP Elektronik di Sulsel Masih Rendah
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, meminta seluruh pihak terkait menggenjot perekaman dan pencetakan KTP elektronik alias e-KTP yang masih terbilang rendah. Padahal, e-KTP akan digunakan warga untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. 

Sumarsono mengakui progres perekaman dan pencetakan e-KTP di Sulsel memang cukup tertinggal bila dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Terdapat beberapa daerah yang realisasinya sangat rendah. Bahkan, secara keseluruhan bisa dibilang Sulsel masuk lima besar nasional yang terendah dalam perekaman dan pencetakan KTP elektronik. 

"Intinya dari segi penanganan perekaman dan pencetakan e-KTP Sulsel termasuk prestasinya kurang menggembirakan. Posisinya berada di rangking lima dari bawah," kata Sumarsono, di Makassar. 

Guna mengatasi persoalan itu, Sumarsono telah menggelar rapat terbatas dengan mengundang perwakilan kepala daerah dari lima kabupaten/kota yang realisasi perekaman e-KTPnya masih rendah. Adapun lima daerah tersebut yakni Kota Makassar, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Enrekang. 

Saat ini, realisasi perekaman dan pencetakan KTP elektronik di Sulsel baru berkisar 89,06%. Dari total penduduk provinsi ini yang berstatus wajib KTP sebesar 6,77 juta jiwa, ternyata baru sekitar 6,03 juta jiwa yang sudah melakukan perekaman, termasuk pengambilan data penduduk. Sisanya, masih ada 741.711 jiwa yang belum melakukan perekaman e-KTP. 

Lima kabupaten/kota yang diundang untuk mengikuti rapat terbatas, realisasi perekaman dan pencetakan KTP elektroniknya bahkan di bawah angka provinsi. Masing-masing yakni Kota Makassar sebesar 75,86%; Jeneponto (77,43%); Tana Toraja (78,95%); Luwu Utara (81,39%) dan Enrekang (87,22%). 

"Ternyata setelah rapat (terbatas) ada problem pelaporan, laporan dari kabupaten/kota ke provinsi tidak lancar sehingga datanya di provinsi lebih rendah dari data riil di lapangan. Akibatnya ketika dilaporkan lebih rendah dan itu membuat suasana pelaporan harus dibenahi sesegera mungkin," sebutnya. 

Kota Makassar misalnya, Sumarsono menyebut data di lapangan sudah mencapai 87,79%, sementara data di provinsi baru 75,86%. Yang paling parah di Tana Toraja, dimana data provinsi sebesar 78,95%, sementara data di lapangan sudah lebih 90%. Soal data itu, sambung dia, sudah disepakatiuntuk membenahi pelaporan. "Kalau jaringan rusak memakai cara manual," ujarnya. 

Sumarsono juga menyebutkan masih ada penduduk yang telah melakukan perekaman, tapi KTP elektroniknya sampai sekarang belum dicetak. Di antaranya yakni Makassar 15 ribu, Jeneponto 16 ribu, Luwu Utara 7 ribu dan Enrekang 7 ribu. Bahkan, ada keluhan warga yang harus menunggu dua sampai empat bulan untuk pencetakan.

Terkait itu, permasalahan ditengarai terletak pada logistik tinta serta tidak adanya anggaran. Olehnya itu, Sumarsono meminta kabupaten/kota untuk melakukan penganggaran. Pemerintah kabupaten/kota harus lebih mengutamakan perampungan persoalan ini karena berhubungan dengan pelayanan publik. 

"Yang sudah siap cetak untuk segera dicetak. Kalau nggak punya anggaran, siapkan alokasi anggaran. Korbankan anggaran lain yang tidak jelas, yang sifatnya hura-hura dikurangi dan seterusnya. Gunakan untuk kepentingan publik itu lebih penting, itu menjadi prioritas di daerah ini," pungkasnya.

Tag: E-KTP

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Adeng Bustomi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97