Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Hipmi: Nilai Tukar Rupiah Pengaruhi Daya Saing Produk

Foto Berita Hipmi: Nilai Tukar Rupiah Pengaruhi Daya Saing Produk
Warta Ekonomi.co.id, Pontianak -

Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalbar, Denia Abdussamad mengatakan nilai tukar Rupiah yang terus tertekan oleh Dolar AS dapat mempengaruhi daya saing produk Indonesia.

"Dengan menguatnya Dolar AS terhadap Rupiah tentu akan memperlemah daya saing produk Indonesia baik domestik maupun ekspor," ujarnya di Pontianak, Senin (3/9/2018).

Ia menyebutkan pengaruh yang ada karena disebabkan beberapa sektor industri di Indonesia sangat bergantung oleh impor bahan baku dan barang modal.

"Saat Dolar AS mahal maka biaya produksi pasti naik yang berdampak pada harga barang menjadi lebih mahal," ujar dia.

Sementara itu, lanjutnya konsumsi domestik masih stagnan yang akan berpengaruh pada profit pengusaha yang semakin rendah. "Jika dikatakan menguntungkan Dolar AS naik bagi pengusaha sawit juga belum tentu karena ongkos produksi ikut naik. Kenaikan Dolar AS ini kan juga berpengaruh terhadap BBM," terangnya.

Dengan kondisi yang ada ia pihaknya berharap pemerintah untuk terus membuat kebijakan moneter dan fiskal yang bisa menekan lemahnya Rupiah.

"Kita optimis dengan kebijakan yang tepat pemerintah dapat menekan lemahnya Rupiah. Semoga kondisi ekonomi Indonesia terus kuat," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalbar, Prijono mengatakan bahwa setiap situasi dan kondisi baik melemah maupun menguatnya Rupiah selalu ada peluang. "Penguatan Dolar AS saat ini tidak hanya terjadi pada Rupiah saja namun mata uang asing negara-negara lainnya," papar dia.

Ia menyebutkan dalam kondisi saat ini harus terus diupayakan substitusi impor. Menurutnya ekspor Indonesia sebetulnya bisa lebih tinggi lagi terutama bagi industri yang tidak memiliki atau rendah konten impor.  "Hanya saja industri yang memiliki konten impor tinggi.Apalagi bila produk dijual domestik, perlu mengatur strategi," tambahnya.

Ia melanjutkan ekspor Kalbar saat ini masih berasal dari sumber daya alam yakni dari hasil perkebunan dan pertania.

Dengan potensi yang ada perlu terus didorong untuk dapat menghasilkan komoditi ekspor yang bernilai tambah tinggi dan kompetitif.

Terkait dengan hal itu, hilirisasi menjadi isu strategis," katanya.

Tag: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56