Portal Berita Ekonomi Rabu, 14 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:20 WIB. Narasi TV - Narasi TV jalin kerja sama strategis dengan GDP dan Go-Jek.
  • 06:01 WIB. XL - XL resmikan X-Camp, laboratorium IoT terlengkap di Indonesia.
  • 05:56 WIB. SMS - Pemerintah sedang siapkan prosedur pemblokiran SMS spam.
  • 05:55 WIB. Tiongkok - Tiongkok rekrut 31 anak jenius untuk kembangkan senjata berbasis AI.
  • 05:52 WIB. Twitter - Twitter bakal kedatangan fitur edit cuitan.
  • 05:51 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ancam cabut izin First Media dan Bolt pada 17 November.
  • 05:49 WIB. DNS - Aplikasi DNS Cloudflare kini tersedia di Android dan iOS.
  • 22:43 WIB. Jiwasraya - OJK menegaskan hingga saat ini Jiwasraya belum memiliki investor baru.
  • 21:24 WIB. BUMN - Kementrian BUMN bersama dengan beberapa BUMN melakukan Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa 2018.
  • 19:25 WIB. PGN - PGN mengembangkan pipa gas bumi Muara Karang-Bekasi sepanjang 42 km.
  • 19:24 WIB. KAI - Pemprov DKI meminta KAI membuka akses dari stasiun Tanah Abang untuk jembatan penyeberangan multiguna.

Sumarsono Minta Kepala Daerah Tidak Ragu Ciptakan Inovasi

Foto Berita Sumarsono Minta Kepala Daerah Tidak Ragu Ciptakan Inovasi
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Soni Sumarsono, meminta para kepala daerah untuk tidak takut atau ragu dalam menciptakan inovasi daerah. Di era saat ini yang dihadapkan permasalahan yang begitu kompleks, inovasi penting guna menjawab tantangan maupun kebutuhan masyarakat. 

"Zaman sekarang berbeda, dulu sederhana, saat ini semakin kompleks. Perlu terobosan yang makin berani. Pertanyaannya, siapa kepala daerah yang berani mengeluarkan gagasan, ide dan mengambil kebijakan dalam situasi kompleksitas yang sangat tinggi dan perubahan situasi yang cepat ini, siapa yang berani mengambil keputusan," kata dia, di Makassar. 

Sumarsono mengakui permasalahan atas lahirnya inovasi juga terletak pada jaminan atau kepastian hukum jika produk inovasi mereka gagal. Olehnya itu, kendala tersebut menjadi persoalan bersama dan menjadi perhatian Kemendagri RI untuk bekerjasama sekaligus melindungi kepala daerah yang memiliki inovasi.

"Karena saat ini ketika memikirkan inovasi yang ada deg-degan, salah atau tidak ini, aman atau tidak ini. Inilah yang membuat langkah-langkah tersebut serba gamang dan ini menjadi persoalan yang harus kita pecahkan bersama," sebutnya. 

Untuk itu, Sumarsono atas perintah Kemendagri RI pada tahun lalu telah menyiapkan Peraturan Pemerintah untuk perlindungan ini dan telah terbit PP Nomor 38 Tahun 2017 Tentang Inovasi Daerah. "Silahkan bernaung dibalik PP ini, tentang inovasi daerah anda lakukan inovasi, anda sebagai kepala daerah atau badan inovatif lakukan terobosan, karena persoalan daerah ini tidak bisa selesai hanya dengan kerja reguler atau biasa-biasa saja." katanya.

"Ya memang dibutuhkan manuver dan terobosan, sesuai perkembangan situasi dan potensi," sambung Sumarsono yang saat ini juga bertindak selaku Penjabat Gubernur Sulsel.

Ia mengimbuhkan untuk melahirkan inovasi, kepala daerah tidak perlu ragu dan tidak perlu khawatir. Pemerintah mampu dan bisa membedakan antara aktivitas rutin dengan aktivitas yang sifatnya inovatif. Kalau yang dilakukan memang inovasi, apalagi sebuah yang bentuknya proyek atau rencana pekerjaan, maka kegagalan bukanlah sebuah peristiwa hukum. 

"Karena kegagalan merupakan sebuah hasil inovasi proyek, merupakan hasil sebuah proyek dan penelitian. Ya karena mencoba yang baru itu ada dua risiko berhasil atau tidak berhasil. Nah kalau tidak berhasil dan dianggap kerugian itu membuat kepala daerah enggan berinovasi dan enggan untuk mencoba melakukan inovasi," tuturnya. 

Karena itu, pemerintah dalam hal ini Kemendagri RI bekerja sama dengan penegak hukum, Sumarsono menyebut berupaya melindungi dan mendorong aktivitas inovasi di daerah masing-masing.

Tag: Soni Sumarsono

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.56 3,951.00
British Pound GBP 1.00 19,257.62 19,065.73
China Yuan CNY 1.00 2,149.82 2,128.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,969.00 14,821.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.73 10,642.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.02 1,892.05
Dolar Singapura SGD 1.00 10,824.35 10,713.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,814.68 16,646.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,569.15 3,530.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,166.51 13,032.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5835.198 58.145 615
2 Agriculture 1443.790 -27.403 20
3 Mining 1861.322 11.301 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.011 4.484 71
5 Miscellanous Industry 1341.419 17.562 45
6 Consumer Goods 2278.563 23.314 49
7 Cons., Property & Real Estate 414.177 3.741 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1059.066 3.668 71
9 Finance 1103.474 16.174 90
10 Trade & Service 799.263 8.563 150
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,000 1,250 250 25.00
2 TCPI 7,550 8,925 1,375 18.21
3 IBFN 254 300 46 18.11
4 MYOH 970 1,100 130 13.40
5 DEAL 250 282 32 12.80
6 TIRA 140 157 17 12.14
7 TNCA 175 196 21 12.00
8 ABMM 2,020 2,260 240 11.88
9 DYAN 81 90 9 11.11
10 LPPS 86 95 9 10.47
No Code Prev Close Change %
1 BBLD 500 402 -98 -19.60
2 BAYU 2,210 1,950 -260 -11.76
3 GSMF 113 101 -12 -10.62
4 ALMI 350 318 -32 -9.14
5 HDFA 134 122 -12 -8.96
6 PGLI 214 195 -19 -8.88
7 SATU 137 125 -12 -8.76
8 KPAL 414 380 -34 -8.21
9 ERTX 139 128 -11 -7.91
10 SIMA 104 96 -8 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 86 95 9 10.47
2 HMSP 3,300 3,300 0 0.00
3 TLKM 3,860 3,830 -30 -0.78
4 PTBA 4,420 4,650 230 5.20
5 SMCB 1,905 1,985 80 4.20
6 KPAS 472 498 26 5.51
7 UNVR 39,375 39,950 575 1.46
8 BBCA 23,700 24,075 375 1.58
9 PGAS 2,070 2,070 0 0.00
10 ADRO 1,510 1,515 5 0.33