Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Venezuela Klaim Eksodus Warganya Hal yang Normal

Foto Berita Venezuela Klaim Eksodus Warganya Hal yang Normal
Warta Ekonomi.co.id, Caracas -

Pemerintah Venezuela menyatakan pada Senin (4/9/2018) pola migrasi keluar dari negara OPEC adalah "normal" dan situasi itu hanya dibesar-besarkan untuk membenarkan intervensi oleh kekuatan asing di Venezuela.

Lembaga migrasi PBB mengatakan bulan lalu, eksodus warga dari Venezuela, yang menderita keruntuhan ekonomi hiperflasial, mendekati "saat krisis" yang sebanding dengan situasi pengungsi di Mediterania.

"Ada niat untuk mengubah aliran migrasi normal menjadi krisis kemanusiaan untuk membenarkan intervensi internasional di Venezuela," ungkap Wakil Presiden Delcy Rodriguez pada konferensi pers, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/9/2018).

"Kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi," tambahnya.

Dia mengkritik agen-agen asing karena mengandalkan angka emigrasi Venezuela yang disediakan oleh negara lain tetapi tidak memberikan angka-angka Venezuela sendiri.

Organisasi migrasi dan pengungsi AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada Agustus, sebanyak 2,3 juta warga Venezuela saat ini tinggal di luar negeri dan bahwa lebih dari 1,6 juta orang telah meninggalkan negara tersebut sejak tahun 2015.

Presiden Nicolas Maduro mengatakan dalam siaran televisi pada Senin (3/9/2018) malam, bahawa protes jalanan oposisi dan sanksi keuangan AS telah menyebabkan warga Venezuela "mencoba keberuntungan mereka" di negara lain tetapi banyak yang mempertimbangkan kembali keputusan itu.

"Lebih dari 90 persen menyesalinya, dari kelompok ini yang tidak lebih dari 600.000 warga Venezuela yang telah meninggalkan negara itu dalam dua tahun terakhir," jelasnya tanpa menawarkan rincian lebih lanjut.

Tag: Venezuela

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Adrees Latif

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35