Portal Berita Ekonomi Rabu, 14 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:20 WIB. Narasi TV - Narasi TV jalin kerja sama strategis dengan GDP dan Go-Jek.
  • 06:01 WIB. XL - XL resmikan X-Camp, laboratorium IoT terlengkap di Indonesia.
  • 05:56 WIB. SMS - Pemerintah sedang siapkan prosedur pemblokiran SMS spam.
  • 05:55 WIB. Tiongkok - Tiongkok rekrut 31 anak jenius untuk kembangkan senjata berbasis AI.
  • 05:52 WIB. Twitter - Twitter bakal kedatangan fitur edit cuitan.
  • 05:51 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ancam cabut izin First Media dan Bolt pada 17 November.
  • 05:49 WIB. DNS - Aplikasi DNS Cloudflare kini tersedia di Android dan iOS.

Awal September 2018, Produksi Sukowati Field Telah Capai 10.010 BOPD

Foto Berita Awal September 2018, Produksi Sukowati Field Telah Capai 10.010 BOPD
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKKMIGAS, membuktikan komitmen untuk mendongkrak target produksi melalui kinerja salah satu lapangan yang berada di wilayah Asset 4 yaitu Sukowati Field.

Sukowati Field yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur semakin menunjukkan kinerja yang cemerlang.

"Setelah alih kelola 20 Mei 2018 yang lalu dengan rata-rata produksi sekitar 6.800 BOPD, alhamdulillah tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kemampuan dan komitmen Pertamina EP, kini per 3 September 2018 produksi minyak berhasil menembus angka 10.000 BOPD tepatnya di 10.010 BOPD", jelas Production & Operation Director PT Pertamina EP Chalid Said Salim dalam keterangann, di Jakarta, Selasa (03/09/2018).

Dirinya melanjutkan, angka produksi minyak ini melebihi target produksi sukowati field yang telah ditetapkan yaitu 6.214 BOPD.

"Dengan semangat dan sinergi seluruh jajaran kami optimis dan yakin bisa meningkatkan produksi di seluruh wilayah operasi PT Pertamina EP sehingga target 83.000 BOPD bisa kami capai", ujarnya.

Sementara itu, Agus Amperianto, selaku Asset 4 General Manager menjelaskan bahwa peningkatan produksi Sukowati Field tersebut diperoleh antara lain dari aktivitas optimasi program sumuran, acid wash, servis sumur, perbaikan cement bonding dan reaktifasi sumur-sumur yang masih berpotensi.

"Kami memiliki 27 Sumur minyak dengan lima  Sumur diantaranya memiliki produksi terbesar antara lain SKW 27 dengan produksi sekitar 1.659 BOPD, SKW 7 dengan produksi sekitar 672 BOPD, SKW 25 dengan produksi sekitar 743 BOPD, SKW 8C dengan produksi sekitar 927 BOPD dan SKW 18 dengan produksi sekitar 572 BOPD", kata Agus saat acara syukuran peningkatan produksi Sukowati Field.

Lebih lanjut, Agus Amperianto menambahkan bahwa dengan tambahan produksi dari Sukowati Field tersebut juga semakin menambah total produksi PT Pertamina EP Asset 4 hingga 17.203 BOPD atau sekitar 123 % dari target produksi 2018 sebesar 14.032 BOPD.

Ditemui ditempat terpisah, Nanang Abdul Manaf selaku President Director PT Pertamina EP mengaku bersyukur atas peningkatan produksi di lapangan Sukowati.

"Tentu kami bersyukur sekaligus memberi apresiasi kepada seluruh tim yang bisa memberikan sumbangan produksi untuk perusahaan dan negara hingga diatas target. Namun demikian kami akan terus mencoba mencari sumber cadangan baru untuk menjaga sustainability dari lapangan - lapangan kami", tegas Nanang.

Lebih lanjut , Nanang menambahkan bahwa terkait kegiatan eksplorasi di wilayah asset 4, saat ini tengah berlangsung pemboran Sumur Wolai - 01, Sumur Morea dan kegiatan Seismik 3D dan 2D di Kabupaten Luwuk Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kami sangat menyadari dengan tingkat produksi yang tinggi harus disertai dengan temuan cadangan yang potensial untuk beberapa waktu kedepan," pungkasnya.

Tag: Sukowati Field

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.56 3,951.00
British Pound GBP 1.00 19,257.62 19,065.73
China Yuan CNY 1.00 2,149.82 2,128.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,969.00 14,821.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.73 10,642.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.02 1,892.05
Dolar Singapura SGD 1.00 10,824.35 10,713.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,814.68 16,646.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,569.15 3,530.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,166.51 13,032.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5835.198 58.145 615
2 Agriculture 1443.790 -27.403 20
3 Mining 1861.322 11.301 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.011 4.484 71
5 Miscellanous Industry 1341.419 17.562 45
6 Consumer Goods 2278.563 23.314 49
7 Cons., Property & Real Estate 414.177 3.741 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1059.066 3.668 71
9 Finance 1103.474 16.174 90
10 Trade & Service 799.263 8.563 150
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,000 1,250 250 25.00
2 TCPI 7,550 8,925 1,375 18.21
3 IBFN 254 300 46 18.11
4 MYOH 970 1,100 130 13.40
5 DEAL 250 282 32 12.80
6 TIRA 140 157 17 12.14
7 TNCA 175 196 21 12.00
8 ABMM 2,020 2,260 240 11.88
9 DYAN 81 90 9 11.11
10 LPPS 86 95 9 10.47
No Code Prev Close Change %
1 BBLD 500 402 -98 -19.60
2 BAYU 2,210 1,950 -260 -11.76
3 GSMF 113 101 -12 -10.62
4 ALMI 350 318 -32 -9.14
5 HDFA 134 122 -12 -8.96
6 PGLI 214 195 -19 -8.88
7 SATU 137 125 -12 -8.76
8 KPAL 414 380 -34 -8.21
9 ERTX 139 128 -11 -7.91
10 SIMA 104 96 -8 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 86 95 9 10.47
2 HMSP 3,300 3,300 0 0.00
3 TLKM 3,860 3,830 -30 -0.78
4 PTBA 4,420 4,650 230 5.20
5 SMCB 1,905 1,985 80 4.20
6 KPAS 472 498 26 5.51
7 UNVR 39,375 39,950 575 1.46
8 BBCA 23,700 24,075 375 1.58
9 PGAS 2,070 2,070 0 0.00
10 ADRO 1,510 1,515 5 0.33