Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:02 WIB. Youtube - Youtube hapus 58 juta video spam.
  • 14:02 WIB. Grab - Grab yakin bakal jadi Decacorn pertama di Asia Tenggara.
  • 14:01 WIB. Fintech - Sejumlah situs fintech ilegal masih bisa diakses.
  • 14:01 WIB. Jepang - Cegah monopoli, Jepang akan perketat regulasi untuk Google cs.
  • 14:01 WIB. Renault - Renault pilih tak pecat Carlos Ghosn.
  • 13:34 WIB. Voucher - Baru dibuka, gerai Matahari di Gresik tawarkan promo voucher diskon Rp500.000.
  • 13:34 WIB. Matahari - Matahari resmi buka gerai baru di Gress Mall, Gresik. 
  • 11:33 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,06% ke level 6.173,94 di jeda Jumat siang. 
  • 11:20 WIB. Fintech - Per Desember 2018, total ada 78 fintech yang terdaftar dan berizin di OJK.
  • 10:37 WIB. Waskita - Waskita Toll Road tingkatkan modal Rp79,2 miliar untuk konsesi jalan tol ruas Ngawi--Kertosono.

Ini Kata Pengamat Soal Kebijakan Ganjil-Genap

Foto Berita Ini Kata Pengamat Soal Kebijakan Ganjil-Genap
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Djoko Setijowarno menyarankan kebijakan ganjil-genap kendaraan di DKI Jakarta diterapkan selamanya.

"Selamanya. Lebih ideal lagi kalau disertai dengan 'electronic road pricing'," katanya di Jakarta, Selasa.

Djoko menilai kebijakan ganjil-genap bisa diteruskan dan diperluas dan akan menjadi penguat Pereaturan Presiden tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek yang memiliki target pengguna angkutan umum sebanyak 40 persen pada 2019 dan 60 persen pada 2029.

"Bisa juga ditambah kebijakan lain, seperti tarif parkir tinggi, pajak kendaraan tinggi dan ada kewajiban memiliki garasi," ujarnya.

Dia menambahkan dengan adanya opsi LRT Jabodebek dan MRT Jakarta, bisa menambah moda transportasi umum.

"Kebijakan ini sebenarnya peluang menata angkutan barang dan angkutan 'online'," katanya.

Djoko menuturkan, kelanjutan ganjil-genap dapat dengan meniru keberhasilan Tiongkok saat penyelenggaraan Olimpiade ke-29 di Beijing pada 2008.

"Selama penyelenggaraan Olimpiade XXIX, lalu lintas terasa lebih lancar, titik-titik kemacetan berkurang, udara terasa lebih nyaman," katanya.

Selain itu menggunakan transportasi umum tarifnya murah, seperti menggunakan kereta membayar dua Yuan (Rp4.000) dan bus 1 Yuan (Rp2.000), tarif parkir melambung tinggi, kisaran 20-40 kali tarif transportasi umum.

Kemudian, lahan parkir dikurangi, sepeda motor dilarang digunakan kecuali antara pukul 24.00-06.00.

Sepeda listrik yang diizinkan beroperasi tanpa batasan waktu dan diberikan jalur terpisah dengan kendaraan bermotor.

"Usai Olimpiade, Pemerintah Kota Beijing akan mengakhiri kebijakan ganjilgenap. Namun, masyarakat sudah terlanjur dalam satu bulan merasakan manfaatnya, sehingga meminta kebijakan itu untuk dilanjutkan, tidak hanya saat Olimpiade XXIX berlangsung. Hingga kini kebijakan itu masih tetap berlangsung dengan dilengkapi aturan setiap tiga bulan sekali dilakukan rotasi," katanya.

Sistem pembatasan lalu lintas ganjil-genap mulai berlaku 3 September-13 Oktober 2018 mulai pukul 06.00-21.00 WIB Sistem pembatasan lalu lintas ganjil-genap tidak berlaku di segmen persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk tol dan segmen pintu keluar tol sampai dengan persimpangan terdekat.

Selain itu, tidak berlaku pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan Keputusan Presiden.

Pemberlakuan sistem ganjil-genap di Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, sebagian Jalan S Parman (Tomoang raya-Simpang KS Tubun), Jenderal MT Haryono, HR Rasuna Said, Jenderal DI Panjaitan, Jenderal Ahmad Yani, dan sSebagian Jalan Benyamin Sueb (Bundaran Angkasa sampai dengan Kupingan Ancol) hanya 1 hingga 13 Oktober 2018.

Tag: Ganjil Genap

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00