Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:37 WIB. Meizu - Meizu garap 3 ponsel Snapdragon 855, salah satunya ponsel gaming.
  • 19:35 WIB. Huawei - Jaksa AS investigasi dugaan Huawei mencuri rahasia dagang.
  • 19:35 WIB. Xiaomi - Xiaomi rambah ekosistem AIoT.
  • 19:34 WIB. Huawei - Jerman ingin singkirkan Huawei dari proyek jaraingan 5G.
  • 19:33 WIB. Facebook - Facebook bantah main licik dalam 10 Years Challenge.
  • 16:18 WIB. Perusahaan Pembiayaan - Izin usaha perusahaan pembiayaan, PT Pracico Multi Finance resmi dicabut OJK.
  • 16:18 WIB. Dana Pinjaman - Asiaplast Industries berikan dan apinjaman Rp1,3 miliar kepada PT Tiga Berlian Electric.
  • 16:18 WIB. Pembatasan Usaha - Perusahaan pialang asuransi, PT Maju Anugerah Proteksi dijatuhi sanksi pembatasan kegiatan usaha oleh OJK.
  • 14:11 WIB. SKK - SKK Migas genjot empat proyek strategis di 2019.
  • 14:10 WIB. Bisnis - Pelaku bisnis Indonesia-Thailand gelar business matching saling memperluas jejaring.
  • 14:09 WIB. HET - Harga beras eceran Indonesia menempati urutan ke-81 dari harga beras eceran termahal di dunia.
  • 14:07 WIB. Wisman - Kunjungan wisatawan mancanegara dari kawasan ASEAN hingga November 2018 sebanyak 4,861 juta atau tumbuh 21,02%.
  • 14:05 WIB. PAP - BPD Riau membukukan realisasi pendapatan PAP periode selama 2018 sebesar Rp28,7 miliar, meningkat Rp1,3 miliar.
  • 14:04 WIB. Padi - Bulog Riau targetkan serap padi 4.000 ton hasil produksi petani setempat di 2019.
  • 14:03 WIB. Harga - Musim hujan di Makassar memicu harga bawang merah naik menjadi Rp35.000/kg.

BPBD Catat Seribu Lebih Hektare Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2018

Foto Berita BPBD Catat Seribu Lebih Hektare Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2018
Warta Ekonomi.co.id, Banjarmasin -

Kebakaran lahan di Kalimantan Selatan(Kalsel) selama 2018 telah mencapai 1.500 hektare yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di provinsi ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kalsel, Wahyuddin, di Banjarmasin, Selasa mengatakan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel yang terbagi dalam 13 kabupaten dan kota disebabkan musim kemarau sehingga menimbulkan cuaca panas dan kekeringan.

"Musim kemarau dan kekeringan yang melanda Kalsel membuat hutan maupun lahan yang banyak ditumbuhi semak belukar menjadi mudah terbakar sehingga menimbulkan asap yang dampaknya mengganggu seluruh sektor," katanya.

Apalagi, tambah dia, kawasan yang paling banyak terbakar, yaitu di sekitar bandara adalah lahan gambut sehingga membuat personel satuan tugas penanggulangan Karhutla sulit memadamkannya.

"Pemadaman kebakaran lahan gambut sangat sulit karena kobaran api yang ada di permukaan dipadamkan, tetapi di lapisan bawahnya bisa menyala sewaktu-waktu dan api berkobar lagi," katanya.

Salah satu upaya untuk menanggulangi Karhutla, menurut dia, adalah melakukan pemadaman lewat udara dengan menggunakan helly Water Bombing dengan melakukan pemadaman melalui udara di titik kebakaran.

"Pengeboman air menggunakan "Helly Water Bombing" dilakukan langsung ke titik lahan terbakar, terutama di kawasan yang sulit dijangkau dan didatangi untuk dipadamkan," katanya.

Selain mengantisipasi Karhutla, pihaknya juga telah mempersiapkan sejumlah logistik jika terjadi bencana masih tersedia di gudang.

Antisipasi bencana juga dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, antara lain dengan meninjau ke gudang logistik kantor BPBD Kalsel , Jl Dharma Praja, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Usai memimpin apel gabungan pegawai di lingkungan Pemprov Kalsel, didampingi Sekdaprov, H Abdul Haris Makkie, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Perkasa Alam dan Kabiro Humas dan Protokol Setdaprov Kalsel, Kurnadiansyah, Gubernur meluncur ke Kantor BPBD Kalsel dengan sepeda motor.

Di gudang tersebut, gubernur mengecek satu persatu jenis pangan dan sarana prasarana yang tersedia DI gudang logistik sebagai langkah siaga persiapan jika terjadi bencana.

"Kalau dalam kemasan kotak ini, apa isinya ? tanya Gubernur kepada staf pengelola logistik BPBD Kalsel. Kemudian sarana pendukung lain, seperti selimut, handuk dan kebutuhan penting korban bencana apa cukup tersedia?" kata gubernur.

Hal lain yang tidak luput dari perhatian Gubernur adalah, masa berlaku makanan atau minuman yang dikemas dalam bentuk kotakan.

Gubernur berharap petugas rutin melakukan pengecekan untuk memastikan masa berlaku makanan agar aman dikonsumsi .

"Saya ingin memastikan ketersediaan dan kesiapan logistik kita, Alhamdulilah persediaan kita masih ada, jika ada bencana, logistik itu bisa segera diserahkan, jangan sampai masyarakat kita terlantar," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga meninjau Posko karhutla.

Gubernur mengungkapkan, tujuan mengunjungi Kantor BPBD untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan sarana dan prasarana serta logistik yang dimiliki BPBD maupun bantuan dari BNPB.

Tag: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Rony Muharrman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14