Portal Berita Ekonomi Rabu, 14 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:11 WIB. Bukit Asam - Bukit Asam menargetkan penjualan batubara di tahun 2018 mencapai 25,88 juta ton.
  • 14:11 WIB. AISA - Sejak dipilih di RUPSLB, Tiga Pilar belum lakukan transisi direksi.
  • 14:11 WIB. Antam - Biaya eksplorasi preliminary Antam membengkak jadi Rp3,77 miliar di Oktober 2018. 
  • 13:29 WIB. UKM - Diskop-UKM Sleman berupaya melakukan pembinaan terhadap koperasi yang ada di wilayah setempat agar lebih berkualitas.
  • 13:28 WIB. Kadin - Kadin berharap pemerintah membuat kebijakan dan regulasi bidang kelautan dan perikanan pro dunia usaha.
  • 13:22 WIB. Beras - Disperindag Babel: stok beras mencapai 4.505 ton dan harga bertahan normal Rp12.000 per kilogram.
  • 13:20 WIB. Sembako - Disperindag Babel: kita pastikan stok cukup dan harga normal menjelang dan setelah natal dan tahun baru.
  • 13:19 WIB. Sembako - Stok sembilan bahan pokok di Provinsi Babel mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru.
  • 13:15 WIB. CPO - Harga tandan buah segar kelapa sawit yang biasanya mencapai Rp1.500 per kilogram, kini anjlok menjadi Rp500/Kg.
  • 13:15 WIB. CPO - Kadin Kotim prihatin dengan kondisi anjloknya harga sawit karena berdampak pada pendapatan dan kesejahteraan petani.
  • 13:13 WIB. CPO - Kadin Kotim dorong pemkab setempat untuk membangun pabrik CPO.
  • 13:12 WIB. Beras - Ada 70 persen masyarakat Indonesia menengah ke bawah yang mengonsumsi beras premium, kata Ketua DPR.
  • 13:10 WIB. Beras - Ketua DPR: fenomena kelangkaan dan kenaikan harga beras medium harus segera diatasi oleh tim ekonomi Kabinet Kerja dan Bulog.
  • 13:08 WIB. Beras - Pemerintah diharapkan dapat menghentikan laju kenaikan komoditas beras premium.
  • 13:06 WIB. Beras - Ketua DPR RI meminta pemerintah benar-benar memastikan ketersediaan beras premium di berbagai daerah.

Fakta dan Sejarah Mantan Gubernur Jabar

Foto Berita Fakta dan Sejarah Mantan Gubernur Jabar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pada Rabu pagi, Presiden Joko Widodo melantik sembilan gubernur, di mana satu diantaranya adalah Ridwan Kamil. Jalan Arsitektur telah membawanya menuju pintu gerbang Gedung Pakuan. Mimpi yang tidak pernah ia terpikirkan sebelumnya bisa menjadi orang nomor satu di Jawa Barat.

Ridwan Kamil resmi menjadi Gubernur Jawa Barat setelah menang dalam Pemilu menggantikan Ahmad Heryawan yang telah menjabat selama 10 tahun atau dua periode terhitung sejak 2008 hingga 2018. Pria yang akrab disapa Emil ini menjadi Gubernur ke-16 Jawa Barat. Namanya kini mengisi deretan tinta emas kepemimpinan Gedung Sate.

Jika ditarik ke belakang, kursi kepemimpinan Jawa Barat diisi dari berbagai macam kalangan dan latar belakang. Adapun Gubernur Jawa Barat dari masa ke masa sebagai berikut:

1. Mas Sutarjo Kertohadikusumo (18 Agustus 1945-Desember 1945) Mas Sutarjo Kertohadikusumo menjadi Gubernur Jabar pertama. Menurut UU No. 1 Tahun 1945, daerah Jawa Barat saat itu menjadi daerah otonom provinsi. Sekalipun ia adalah Gubernur Jawa Barat, namun ia tidak berkantor di Bandung, melainkan di Jakarta. Sutardjo merupakan tokoh nasional yaitu anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Ia juga penggagas Petisi Sutarjo. Petisi ini diajukan pada 15 Juli 1936, kepada Ratu Wihelmia serta parlemen Belanda. Petisi ini diajukan karena ketidakpuasan rakyat terhadap kebijakan politik Gubernur Jenderal De Jonge.

2. Datuk Djamin (Desember 1945-1946) Tokoh nasional ini menduduki jabatan Gubernur Jawa Barat ketika ibu kota negara Jakarta diduduki tentara sekutu dan kemudian ibu kota dipindahkan ke Yogyakarta.

3. Murjani (1946-1947) Murjani adalah Gubernur Jawa Barat ke-3. Ia adalah salah satu tokoh Parinda (Partai Indonesia Raya). Pada masa pendudukan Jepang, atas campur tangan Soekarno dan M. Hatta, ia ditunjuk sebagai Bupati Indramayu. Ia mendorong kaum terpelajar mengambil alih kedudukan Pangreh Praja sehingga orang Jepang tidak meragukan bahwa orang Indonesia tidak memiliki kepemimpinan.

4. Raden Mas Sewaka (1947-1948) Raden Tumenggung Aria atau Raden Mas Sewaka menjadi gubernur Jabar keempat dan keenam. Hampir seluruh hidupnya dihabiskan dalam bidang pemerintahan. Sebelum menjadi gubernur, ia bekerja sebagai juru tulis, mantri polisi, dan camat Jatiwangi.

5. Ukar Bratakusumah (1948-1950) Ukar Bratakusumah menjadi gubernur Jabar di masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai rektor institut Teknologi Bandung pada 1964-1965.

6. Raden Mas Sewaka (1950-1951) Raden Tumenggung Aria atau Raden Mas Sewaka kembali menjadi gubernur Jawa Barat keenam.

7. Mohamad Sanusi Hardjadinata (1951-1956) Dalam era Sanusi, menjadi titik emas bagi Bangsa Indonesia. Pasalnya, pada tahun 1955 sejarah mencatat Bandung sebagai tuan rumah penyelenggara Konferensi Asia Afrika. Sanusi menjadi salah satu tokoh KAA. Saat itu ia memiliki tugas sebagai ketua panitia lokal KAA.

8. Ipik Gandamana (1956-1960) Ipik menjadi gubernur ke-8 Jawa Barat menggantikan Sanusi. Ia mengisi posisi tersebut setelah Sanusi ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri dalam kabinet Djuanda.

9. Mashudi (1960-1970) Mashudi menjabat gubernur Jawa Barat selama dua periode. Mashudi adalah gubernur pertama yang berlatar belakang militer setelah kemerdekaan.

10. Solihin Gatutama Purwanegara (1970-1975) Solihin Gatutama Purwanegara atau yang lebih dikenal sebagai Solihin GP atau Mang Ihin dikenal sebagai gubernur rakyat. Ia memiliki perhatian besar untuk mengatasi rawan pangan di wilayah Indramayu dengan cara memasyarakatkan padi gogo rancah.

11. Aang Kunaefi (1975-1985) Sebelum menjadi gubernur Jawa Barat, Aang meniti karier di militer sebagai Komandan Kodim Kota Cirebon dan Panglima Kodam VI Siliwangi.

12. Yogie Suardi Memet (1985-1993) Di masa kepemimpinan Yogie ketika ia menjabat Komandan Yon 330 Kujang I Siliwangi dan ditugasi menghadapi DI/TII pimpinan Kahar Muzakkar di Sulawesi. Ia bertekad pasukannya tidak akan pulang ke Bandung sebelum Kahar ditangkap. Yogie akhirnya diangkat sebagai gubernur Jabar pada 1985 hingga 1993. Ia meninggal dunia pada Kamis 7 Juni 2007 akibat penyakit gagal ginjal.

13. Raden Nana Nuriana (1993-2003) Nuriana merupakan seorang purnawirawan dengan pangkat terakhir Mayjen TNI. Sebelum menjadi gubernur ia menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi pada 1991-1993.

14. Danny Setiawan (2003-2008) Danny Setiawan merupakan gubernur Jabar dari Partai Golkar. Ia sempat terjerat kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran pada tahun 2003. Akibat perbuatannya, negara dirugikan Rp2,5 miliar. Danny menjalani hukuman penjara di Lapas Sukamiskin Bandung pada 2009 dan dinyatakan bebas bersyarat pada 18 Februari 2011.

15. Ahmad Heryawan (2008-2018) Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Kang Aher terpilih sebagai gubernur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebelum menjadi gubernur ia banyak berkiprah di Senayan sebagai anggota parlemen DPR RI dua periode sejak 1998.

Tag: Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,953.45 3,913.79
British Pound GBP 1.00 19,296.98 19,098.51
China Yuan CNY 1.00 2,136.68 2,115.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,829.00 14,681.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,703.57 10,595.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,893.36 1,874.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,740.98 10,632.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,759.74 16,589.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.14 3,499.64
Yen Jepang JPY 100.00 13,025.03 12,891.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5835.198 58.145 615
2 Agriculture 1443.790 -27.403 20
3 Mining 1861.322 11.301 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.011 4.484 71
5 Miscellanous Industry 1341.419 17.562 45
6 Consumer Goods 2278.563 23.314 49
7 Cons., Property & Real Estate 414.177 3.741 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1059.066 3.668 71
9 Finance 1103.474 16.174 90
10 Trade & Service 799.263 8.563 150
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,000 1,250 250 25.00
2 TCPI 7,550 8,925 1,375 18.21
3 IBFN 254 300 46 18.11
4 MYOH 970 1,100 130 13.40
5 DEAL 250 282 32 12.80
6 TIRA 140 157 17 12.14
7 TNCA 175 196 21 12.00
8 ABMM 2,020 2,260 240 11.88
9 DYAN 81 90 9 11.11
10 LPPS 86 95 9 10.47
No Code Prev Close Change %
1 BBLD 500 402 -98 -19.60
2 BAYU 2,210 1,950 -260 -11.76
3 GSMF 113 101 -12 -10.62
4 ALMI 350 318 -32 -9.14
5 HDFA 134 122 -12 -8.96
6 PGLI 214 195 -19 -8.88
7 SATU 137 125 -12 -8.76
8 KPAL 414 380 -34 -8.21
9 ERTX 139 128 -11 -7.91
10 SIMA 104 96 -8 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 86 95 9 10.47
2 HMSP 3,300 3,300 0 0.00
3 TLKM 3,860 3,830 -30 -0.78
4 PTBA 4,420 4,650 230 5.20
5 SMCB 1,905 1,985 80 4.20
6 KPAS 472 498 26 5.51
7 UNVR 39,375 39,950 575 1.46
8 BBCA 23,700 24,075 375 1.58
9 PGAS 2,070 2,070 0 0.00
10 ADRO 1,510 1,515 5 0.33