Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:55 WIB. Mandiri - Mandiri mengintegrasikan portal lelangnya dengan portal www.lelang.go.id.
  • 18:55 WIB. PGN - PGN masih menghadapi tekanan harga dan risiko dari kebijakan pemerintah.
  • 18:54 WIB. Garuda - Garuda mengambil-alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN menandatangani PPA PLTA Merangin 350 MW.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN area Timika melakukan pemadaman aliran listrik secara total menyusul stok BBM di tangki mesin PLTD sudah habis.

IMF-WB Diyakini Berikan Sentimen Positif Bagi Ekonomi

Foto Berita IMF-WB Diyakini Berikan Sentimen Positif Bagi Ekonomi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) meyakini perhelatan akbar IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang bakal diadakan di Bali pada 8-14 Oktober 2018 mendatang, akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pasar keuangan nasional.

Kepala Departemen Internasional BI Doddy Zulverdi mengatakan, tidak menutup kemungkinan pertemuan tahunan IMF-WB Annual Meeting 2018 akan meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.

"Kalau sukses dan sesuai rencana, apalagi kalau melihat kondisi ekonomi Indonesia, tentu kami berharap ada hal-hal yang dapat mendukung ini. Tentu jika sukses akan menjadi confidence tersendiri bagi mereka. Sehingga ini bisa memberikan sentimen positif di tengah kondisi yang bergejolak," ujarnya di kompleks perkantoran BI di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Selain dampak langsung ke perekonomian, kata dia, IMF-WB Annual Meeting 2018 diyakini akan meningkatkan kerja sama antarnegara yang akan hadir dalam pertemuan tersebut. Diakuinya, sejauh ini sudah ada beberapa lembaga negara yang tergabung dalam IMF-WB untuk melakukan pertemuan, baik dengan pemerintah Indonesia maupun BI.

"Yang hadir di sini pemimpin ekonomi dari negara-negara IMF. Dengan kehadiran mereka, petinggi-petingginya itu akan bertemu. Pasti juga akan bertemu dengan perusahaan lembaga keuangan negara lain. Kita akan punya kesempatan di situ. Dan BI telah menerimanya," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Unit Khusus Pertemuan Tahunan IMF-WB BI Peter Jacobs menambahkan, pertemuan tahunan negara-negara yang tergabung dalam IMF ini akan memberikan pengaruh positif, terutama dari sektor pariwisata. Nantinya akan berdampak ke semua sektor dan mendorong perekonomian.

"Kami banyak sekali pengaruh positifnya. Ini jelas ada pengaruhnya ke perekonomian, yang tentu ada quick wins-nya. Di situ ada sektor pariwisata, mereka pasti bawa valas, ad spending di sana, sewa hotel, ruangan, kendaraan, bikin event dan sebagainya. Itu jelas akan memberikam dampak ekonomi nasional," paparnya.

Untuk diketahui, kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan bahwa dampak langsung pertemuan tahunan IMF-WB pada Oktober mendatang, baik dari sisi pengeluaran pengunjung, biaya konstruksi, dan biaya operasional, diperkirakan mencapai Rp6,9 triliun. Sedangkan dampak langsung pengeluaran peserta IMF-WB 2018 mencapai Rp943,5 miliar. 

Sebanyak 95,2% pengeluaran tersebut berasal dari wisatawan mancanegara dan sisanya 4,8% berasal dari wisatawan nusantara. Sedangkan biaya operasional penyelenggaraan IMF-WB Annual Meetings 2018 sebesar Rp1,1 triliun. Untuk biaya konstruksi diperkirakan mencapai Rp4,9 triliun.

Tag: World Bank (Bank Dunia), Ekonomi Indonesia

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00