Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Republik Nauru Tuntut Pemintaan Maaf dari China, Apa Sebabnya?

Foto Berita Republik Nauru Tuntut Pemintaan Maaf dari China, Apa Sebabnya?
Warta Ekonomi.co.id, Beijing -

Presiden Nauru Baron Waqa mencari permintaan maaf resmi dari China untuk apa yang dia sebut perilaku kurang ajar dari seorang pejabat China di sebuah forum internasional.

Dia mengatakan kepada wartawan pada Rabu (5/9/2018) bahwa negara pulau Pasifik Selatan juga akan membawa  permasalahan tersebut ke level PBB.

Kritik Waqa diarahkan pada kepala delegasi China ke Forum Kepulauan Pasifik di Nauru.

Waqa mengatakan pada hari Selasa (4/9/2018) bahwa diplomat China menuntut untuk berbicara ketika perdana menteri negara lain akan memberikan pidato. Dia menyebut langkah itu sebagai bullying, seperti dikutip dari NHK, Kamis (6/9/2018).

Kementerian Luar Negeri China menolak kritik itu sebagai aksi yang tidak berdasar. Waqa bertanya apakah diplomat China akan berperilaku seperti itu di depan presiden negaranya sendiri.

Dia mengatakan negara-negara besar seharusnya tidak meremehkan negara-negara kepulauan Pasifik, dengan menambahkan bahwa China hanya membutuhkan mereka untuk kepentingannya sendiri.

Nauru adalah salah satu negara pulau Pasifik yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, bukan China.

Kritik Waqa muncul ketika China meningkatkan pengaruh politiknya di beberapa negara di kawasan itu karena berusaha membangun hubungan dengan menggunakan bantuan keuangan.

Tag: Republik Nauru, China (Tiongkok)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Lintao Zhang/Pool via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing