Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Emas Naik Dua Hari Berturut-turut Akibat Dolar AS Melemah

Foto Berita Emas Naik Dua Hari Berturut-turut Akibat Dolar AS Melemah
Warta Ekonomi.co.id, Chicago -

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi untuk hari kedua berturut-turut pada, Jumat (7/9/2018) pagi WIB, didukung oleh pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 3,0 dolar AS atau 0,25%, menjadi ditutup pada 1.204,3 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,13% menjadi 95,09 pada pukul 19.40 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sementara untuk saham-saham, Indeks Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan tipis pada Kamis (6/9), tetapi pasar yang lebih luas berada di bawah tekanan, sehingga membantu meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe-haven.

Sehari sebelumnya, harga emas berjangka juga naik karena kekhawatiran tentang negosiasi perdagangan antara AS dan Kanada dan pelemahan dalam dolar AS membantu meningkatkan daya tarik investasi logam mulia.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 3,9 sen AS atau 0,27%, menjadi menetap di 14,181 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik 6,6 dolar atau 0,84%, menjadi ditutup pada 790,9 dolar AS per ounce.

Tag: Emas

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Novrian Arbi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing