Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup menguat 0,74% ke level Rp6.101,94 di akhir sesi I. 
  • 11:33 WIB. Snapchat - Karyawan Snapchat diam-diam intai data pengguna.
  • 11:31 WIB. Oppo - Oppo Reno 10x Zoom Pink dirilis 18 Juni.
  • 11:30 WIB. Lenovo - Lenovo bawa laptop 5G ke Taipei.
  • 11:28 WIB. Google - Google tutup aplikasi YouTube Gaming.
  • 11:27 WIB. Renault - Grup otomotif blasteran Italia dan AS, Fiat Chrysler Automabiles (FCA) akan jalin kerja sama dengan Renault.
  • 11:24 WIB. Instagram - Instagram TV kini dukung format video landscape.
  • 08:00 WIB. Oppo - Oppo luncurkan Reno Z bertenaga Snapdragon 710, harganya Rp3,1 juta.
  • 07:57 WIB. Asus - Asus kirim update Android Pie untuk tiga Zenfone.
  • 07:56 WIB. Medsos - Rudiantara tegaskan pembatasan akses medsos tak langgar HAM.
  • 07:54 WIB. Sony - Sony mulai ungkap kemampuan PS5: loading game lebih cepat dari PS4.
  • 07:53 WIB. Telkomsel - Ulang tahun ke-24, Telkomsel sudah punya 168 juta pelanggan dan 197.000 BTS.
  • 07:52 WIB. Google - Google hapus smartphone Huawei Mate X dan P30 Pro dari website Android. 
  • 07:50 WIB. NASA - NASA temukan lapisan es di permukaan Bulan.
  • 07:49 WIB. Facebook - Facebook disebut rilis uang virtualnya bernama GlobalCoin tahun depan.

Prestasi Indonesia Setelah Asian Games

Prestasi Indonesia Setelah Asian Games - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Meraih 31 medali emas dan berada pada poaisi empat besar dalam Asian Games 2018 merupakan kesuksesan yang dicatat Indonesia selaku tuan rumah pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Capaian prestasi itu melewati target yang dicanangkan sebelumnya oleh pemerintah yakni 16 emas dan peringkat 10 besar Asia.

Adalah wajar jika para atlet yang berhasil meraih medali pada Asian Games 2018 tersebut mendapat bonus ratusan juta rupiah dari pemerintah dan sejumlah pihak.

Bahkan sejumlah pemerintah daerah juga turut memberi hadian bagi atlet-atlet asal daerahnya yang mampu mencatat prestasi terbaik pada Asian Games 2018 itu.

Medali emas Indonesia masing-masing diraih melalui cabang pencak silat dengan prestasi terbaik (14 emas), panjat tebing (3), paralayang (2), bulu tangkis (2), sepeda gunung (2), serta wushu, angkat besi, taekwondo, jetski, tenis, dayung, sepak takraw, karate masing-masing satu medali emas.

Dalam peringkat umum, Indonesia hanya berada di bawah tiga raksasa olahraga Asia yakni China, Jepang dan Korea Selatan.

Prestasi Indonesia pada Asia Games 2018 juga bisa disebut sebagai sejarah baru olahraga Indonesia, yang mungkin akan sulit dicapai kembali jika tidak dilanjutkan dengan pembinaan yang konsisten.

Kini Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September lalu sudah usai.

Catatan prestasi Indonesia sudah resmi masuk dalam sejarah olahraga Asia, seperti halnya yang pernah diraih pada Asian Games 1962 ketika Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya.

Namun catatan prestasi seharusnya tidak hanya berhenti pada Asian Games 2018 namun masih ada event-event bergengsi berikutnya, yakni Indonesia harus mampu menunjukkan diri bahwa mereka pantas masuk empat besar Asia.

Seperti dikemukanan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani, para atlet dan pembina olahraga Indonesia jangan berpuas diri dengan hasil di Asian Games 2018 karena masih ada puncak-puncak prestasi berikutnya yang harus dikejar.

"Asian Games 2018 sudah selesai, baru saja ditutup 2 September lalu. Meskipun demikian, saya berpesan kepada semua atlet agar terus meningkatkan prestasinya masing-masing," kata Puan baru-baru ini.

Sudah ada sejumlah tantangan di depan mata yang bisa menjadi ujian bagi atlet-atlet Indonesia yang telah mencatat kesuksesan pada Asian Games 2018.

Misalnya SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina.

Pada pesta olahraga tingkat Asia Tenggara atau SEA Games, posisi Indonesia terus melorot. Bahkan pada tahun 2017 berada di urutan kelima dari 10 negara peserta.

Dalam SEA Games yang tingkat persaingannya lebih rendah dari Asian Games, Indonesia masih sulit untuk setidaknya bisa menjadi tiga besar di Asia Tenggara.

Jika pada Asian Games 2018 peringkat umum Indonesia jauh di atas negara-negara Asia Tenggara, maka tentunya atlet Indoneisa harus membuktikan bahwa prestasi pada Asian Games lalu pun bisa berlanjut dalam SEA Games mendatang.

Kemudian setahun berikutnya ada Olimpiade 2020 di Tokyo. Event tersebut tentunya menjadi tantangan bagi Indonesia untuk memperbaiki prestais pada Olimpiade sebelumnya di Rio de Janeiro 2016

Indonesia hanya meraih satu medali emas pada Olimpiade 2016 melalui pasangan ganda campuran bulu tangkis.

Tentunya cabang-cabang olimpik harus menjadi perhatian pembina olahraga Indonesia agar bisa berkiprah lebih jauh lagi di pesta olahraga sejagat itu.

Legasi olahraga Asian Games 2018 tidak hanya mencatatkan sejarah prestasi olahraga Indonesia dengan torehan 31 medali emas, namun juga meninggalkan legasi bagi pembinaan olahraga nasional ke depannya, selain juga memberi manfaat bagi masyarakat.

Kebanggaan tak ternilai sebagai juara di Asian Games, dan juga bonus-bonus dari berbagai pihak tentunya turut merangsang generasi muda Indoesia untuk menekuni bidang olahraga.

Kemudian dilihat dari faktor infratruktur Asian Games yhang dibangun atau direhabiltas dengan biaya puluhan triliun rupiah, ke depannya juga akan mendukung prestasi para atlet Indonesia dalam jangka panjang.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan, kini Indonesia sudah punya arena olahraga yang berstandar internasional, di Jakarta, Palembang, Jawa Barat dan Banten.

"Venue-venue milik kita ini termasuk yang terbaik di dunia. Oleh karena itu sudah sepatutnya kita bangga dan menjaga semangat, serta lebih optimistis dapat meraih pencapaian lebih baik lagi di masa depan," kata Menpora.

Dengan fasilitas kelas dunia yang dimiliki, maka pembina cabang-cabang olahraga pun semakin siap dan percaya diri untuk menyelenggarakan event-event internasional.

Dengan demikian para atletnya makin termotivasi untuk mengejar pencapaian-pencapai puncak lainnya setelah Asian Games 2018.

Momentum Hari Olahaga Nasional (Haornas) 2018 yang mengambil tema Ayo Olahraga Bangun Indonesia, juga diharapkan juga menjadi penyatuan tekad masyarakat Indonesia untuk melanjutkan sukses Asian Games 2018 dengan meraih puncak-puncak prestasi berkutnya.

Tag: Asian Games

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,849.05 3,809.73
British Pound GBP 1.00 18,377.71 18,192.91
China Yuan CNY 1.00 2,093.90 2,073.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,432.00 14,288.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,008.59 9,905.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.96 1,820.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.52 10,401.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,184.04 16,018.28
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.16 3,413.28
Yen Jepang JPY 100.00 13,185.93 13,050.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62