Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:55 WIB. Gempa - BMKG mengatakan gempa di Palu tidak berpotensi tsunami.
  • 07:54 WIB. Gempa - BMKG: gempa berada di sembilan kilometer Barat Laut Palu - Sulteng dengan kedalaman 10 kilometer.
  • 07:53 WIB. Gempa - Menurut BMKG, lokasi gempa Kota Palu terletak di 0.83 Lintang Selatan (LS) dan 119.83 Bujur Timur (BT).
  • 07:50 WIB. Gempa - Kota Palu diguncang gempa 5,1 SR.
  • 21:47 WIB. Politik - Hinca: Kampanye Prabowo-Sandiaga banyak dekat masyarakat.
  • 21:47 WIB. Pilpres - Nomor urut peserta pilpres, Jokowi-Ma'ruf 1 dan Prabowo-Sandiaga 2.
  • 21:46 WIB. Hukum - MRT Jakarta usut pelaku vandalisme kereta.
  • 21:45 WIB. Nasional - ICRP: Silaturahim jangan terputus gara-gara pilpres.
  • 21:45 WIB. INKA - INKA mulai membangun pabrik pembuatan kereta api di Banyuwangi pada November 2018.
  • 21:45 WIB. Politik - Jokowi tetap ingin bisa bertelpon dengan Prabowo-Sandiaga.
  • 21:44 WIB. INKA - INKA tengah membangun pabrik pembuatan kereta api di Desa Ketapang, Banyuwangi.
  • 21:43 WIB. AP I - AP I mendapatkan tawaran khusus dari ACI Asia-Pacific untuk duduk di komite.
  • 21:39 WIB. WIKA - WIKA tengah mencari pinjaman untuk mengakuisisi PT Ingako Energy.
  • 21:37 WIB. Bio Farma - Bio Farma tidak mengimpor vaksin dari China karena proses produksinya tidak berstandar WHO.
  • 21:36 WIB. Bio Farma - Bio Farma memperhatikan standar WHO terkait produksi yang dilakukan oleh produsen vaksin.

Kader Dukung Jokowi, Jawaban Demokrat 'Membingungkan'

Foto Berita Kader Dukung Jokowi, Jawaban Demokrat 'Membingungkan'
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sejumlah elite Partai Demokrat banyak berbalik mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 dan tidak mengikuti arahan partai. Hal itu membuat politisi partai tidak tinggal diam, bahkan menilai petahana membajak kader partai.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, menjelaskan tidak akan mengkhianati mitra koalisi meski sejumlah kader mereka di beberapa daerah menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amien di Pilpres 2019 nanti. Hal itu dilakukan karena terdesak demi mengamankan suara dan dukungan masyarakat dari para calon anggota legislatif.

"Kan ada kebutuhan caleg juga untuk nyaleg, jadi fleksibel movement saja, gerakan yang fleksibel," ujarnya di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Ia mengakui mayoritas masyarakat di sejumlah daerah memang tidak mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, hal itu bukan berari pengkhianatan yang dilakukan oleh kader demokrat.

"Kalau namanya pengkhianatan dari kami adalah kalau di basis pak Prabowo kami enggak dukung dia. Itu baru pengkhianatan," katanya.

Andi menyebut beberapa daerah yang merupakan basis massa Jokowi adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua. Oleh karena itu, meskipun kepala daerah tersebut merupakan kader Demokrat yang telah menegaskan sikap dukungannya terhadap Jokowi, namun hal itu tidak berarti sebagai bentuk penghianatan. Karena daerah tersebut merupakan bassis massa Jokowi.

"Tapi memang misalnya kayak di NTT atau di Bali atau di Papua, kan memang di sana juga bukan basis Prabowo," jelasnya.

Oleh karena itu meski para kader berbelok, namun partai tidak memberi sanksi. Sebab, para caleg atau kepala daerah setempat juga mengikuti aspirasi masyarakat. Dukungan terhadap Jokowi ini juga demi memuluskan langkah para caleg tersebut meraih dukungan warga setempat. Ia juga mengklaim hal ini tidak mengganggu keharmonisan Partai Demokrat dengan mitra koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga.

"Waktu sebelum ditetapkan pasangan itu sudah dibicarakan bahwa internalnya ada 5 atau 6 daerah yang punya karakter yang sangat sulit tentunya kan," terangnya.

Diketahui beberapa kepala daerah yang merupakan kader Demokrat menyatakan mendukung Jokowi di antaranya Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Tag: Partai Demokrat

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22