Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.

Tiga Reaktor BATAN, Setia Berikan Layanan ke Masyarakat

Foto Berita Tiga Reaktor BATAN, Setia Berikan Layanan ke Masyarakat
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Tiga reaktor riset yang dimiliki Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yakni Reaktor TRIGA 2000, Reaktor Kartini , dan Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy hingga kini beroperasi dengan baik dan tetap setia memberikan layanan kepada masyarakat.

Kepala Batan, Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan layanan yang diberikan ketiga reaktor riset tersebut yakni jasa iradiasi, pengujian sampel untuk penelitian, dan produksi radioisotop yang sangat berguna di bidang pertanian, kesehatan, industri dan lingkungan.

"Untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat penggunanya, BATAN menggelar temu pelanggan di Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT), Bandung," katanya kepada wartawan di Bandung, belum lama ini.

Selain itu, kegiatan temu pelanggan ini juga digunakan sebagai ajang mempromosikan keunggulan pemanfaatan teknologi nuklir dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. 

Djarot menjelaskan reaktor TRIGA 2000 merupakan reaktor pertama yang miliki bangsa Indonesia, berlokasi di Jl. Tamansari Bandung. Reaktor yang dibangun pada tahun 1965 ini berkapasitas 2MW diperuntukkan memberikan layanan kepada masyarakat dalam memproduksi radioisotop dan melakukan analisis dengan Analisis Aktivasi Neutron (AAN). 

"Analisis ini sangat bermanfaat dalam melakukan pengujian terhadap sampel makanan maupun lingkungan," jelasnya.

Saat ini pemanfaatan reaktor TRIGA 2000 belum optimal mengingat reaktor ini baru saja mendapatkan perpanjangan izin operasi yakni pada bulan Mei 2017. Selain itu, terdapat beberapa komponen yang mengalami penuaan yang menyebabkan fungsi reaktor TRIGA 2000 tidak optimal.

Namun demikian, kendala tersebut dapat diatasi dengan melakukan perbaikan atau penggantian komponen yang telah menua, sehingga diharapkan reaktor TRIGA 2000 dapat dimanfaatkan secara optimal oleh berbagai pihak, diantaranya perguruan tinggi, rumah sakit, industri, dan bahkan pemerintah daerah. 

"Belum meluasnya jumlah stakeholder yang dapat memanfaatkan teknologi nuklir juga menjadi kendala tersendiri dalam mengoptimalkan fungsi reaktor TRIGA 2000," ujarnya.

Sedangkan Reaktor Kartini merupakan reaktor kedua, yang dibangun pada tahun 1979 dan berlokasi di yogyakarta dengan daya 100kW. Reaktor ini diperuntukkan sebagai tempat pelatihan bagi para operator reaktor dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan penelitian dan pengembamgan di bidang fisika dan teknologi reaktor, melakukan peningkatan keselamatan operasi dan pendayagunaan fasilitas reaktor, dan melakukan layanan iradiasi.

Selain kedua reaktor tesebut, bangsa Indonesia, dalam hal ini BATAN mempunyai Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG GAS) sebagai reaktor riset terbesar di kawasan asia tenggara. Dengan kapasitas 30MW, RSG GAS memberikan jasa layanan dan produk iptek nuklirnya berupa layanan iradiasi dan produksi isotop. 

Berdasarkan tahun pembuatannya, usia ketiga reaktor tersebut bukan usia yang muda lagi. Berbagai penuaan komponen menjadi perhatian khusus pihak BATAN. Oleh karena itulah dilakukan revitalisasi pada beberapa komponen yang dirasa perlu untuk menjamin keberlangsulan layanan iradiasi dan produksi radioisotop yang dibutuhkan masyarakat.

Pemanfaatan reaktor nuklir tidak hanya untuk kegiatan litbang saja, melainkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itulah, dengan adanya kegiatan temu pelanggan ini diharapkan, masyarakat lebih mengenal pemanfaatan reaktor riset dengan baik.

"Kegiatan temu pelanggan ini diharapkan proses diseminasi dapat berjalan dan jumlah stakeholder semakin bertambah, dengan demikian pemanfaatan teknologi nuklir dapat semakin optimal," pungkasnya.

Tag: Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35