Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:53 WIB. Malaysia - 21 orang tewas karena miras oplosan di Malaysia.
  • 17:52 WIB. Kolera - Zimbabwe butuh Rp525 miliar untuk basmi wabah kolera.
  • 17:51 WIB. Suriah - Hizbullah akan kurangi pasukan di Suriah.
  • 17:50 WIB. World Bank - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.
  • 17:48 WIB. Myanmar - Inggris umumkan dukungan untuk Muslim Rohingya.
  • 17:47 WIB. United States - Satu dari tiga rumah di AS kesulitan bayar listrik.
  • 17:40 WIB. KPU - Selain OSO juga ada Juventus G May yang dicoret dari daftar calon DPD.
  • 17:40 WIB. KPU - OSO belum menyerahkan surat pengunduran diri dari partai Hanura.
  • 17:14 WIB. KPU - Nama Oesman Sapta Ondang dicoret dari daftar calon DPD.
  • 17:13 WIB. Rohingya - Muhammadiyah minta Presiden Jokowi suarakan Rohingya di PBB.
  • 17:12 WIB. Kemiskinan - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.
  • 16:50 WIB. UMKM - KPw BI cabang Gorontalo ajak UMKM menangkan pasar dengan memanfaatkan E-Commerce.
  • 16:46 WIB. Beras - 2,4 juta ton beras di gudang Bulog belum termasuk beras impor yang akan masuk pada Oktober sebesar 400 ribu ton.
  • 16:45 WIB. Beras - Buwas menyebutkan, saat ini cadangan beras di gudang Bulog mencapai 2,4 juta ton.
  • 16:42 WIB. Impor - Menko Perekonomian akan mempertemukan Mendag dengan Dirut Perum Bulog serta Mentan terkait polemik impor beras.

Kunker ke Korsel, Jokowi Boyong Investasi Senilai US$6,2 Miliar

Foto Berita Kunker ke Korsel, Jokowi Boyong Investasi Senilai US$6,2 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan kesepakatan bisnis yang merupakan hasil dari kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Korea Selatan (Korsel) senilai US$6,2 miliar atau setara Rp81,7 triliun.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menyampaikan, kunjungan Presiden Jokowi kali ini dimaknai dengan  penandatanganan 15 nota kesepahaman dan enam komitmen investasi bersifat business to business antara sektor swasta Indonesia dan Korsel, serta satu nota kesepahaman antara BKPM dan Hyundai Motor Company.

"Dengan ditandatanganinya 15 nota kesepahaman dan enam komitmen investasi tersebut, diharapkan sentimen pelaku usaha luar terhadap pasar nasional dapat menjadi lebih baik," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/9/2018).

Thomas menyambut baik upaya-upaya untuk meningkatkan kerja sama dan investasi Korsel pada sektor-sektor industri utama dan otomotif.

"Tentu saja hal ini harus direspons secara positif. Apalagi kerja sama-kerja sama tersebut dapat membidik pasar Asean dan Australia. Hal ini harus kami manfaatkan, ditambah lagi Indonesia akan punya Free Trade Agreement (FTA) dengan Australia," lanjutnya. 

Kerja sama Korsel dan Indonesia, khususnya di sektor otomotif, diharapkan dapat mendukung masterplan  industri otomotif di Indonesia dan dapat menumbuhkan industri komponen dan supply chain-nya di dalam negeri.

"Yang paling penting itu adalah meyakinkan investor bahwa Indonesia adalah tempat yang nyaman untuk berinvestasi. Kebanyakan negara, ekonominya sedang terpuruk karena tidak bisa menjaga sentimen pasar atau pelaku usaha," imbuh Thomas.

Kunjungan Presiden Jokowi merupakan balasan dari kunjungan Presiden Korsel Moon Jae In ke Indonesia November tahun lalu. Dalam kunjungan tersebut, salah satunya dilakukan melalui kegiatan Business Forum "Indonesia-Korea Business and Investment Forum 2018: Enhancing Industrial Cooperation".

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan beberapa hal untuk penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korsel, khususnya di bidang industri manufaktur, serta mengundang pelaku usaha Korsel berpartisipasi dalam program "Making Indonesia 4.0" yang merupakan visi industri di  Indonesia yang akan merangkul perubahan-perubahan yang terjadi dalam revolusi industri. Selain itu, Jokowi mengajak pelaku usaha Korsel memanfaatkan potensi besar Indonesia di sektor pariwisata, industri lifestyle dan industri kreatif.

Tag: indonesia-korea, Investasi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Jeon Heon-kyun/Pool via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97