Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Cirebon Didera Kemarau Hingga Oktober

Foto Berita Cirebon Didera Kemarau Hingga Oktober
Warta Ekonomi.co.id, Cirebon -

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, memprediksi untuk musim kemarau di wilayah Cirebon terjadi hingga awal bulan Oktober dan untuk puncaknya yaitu pada Agustus-September.

"Musim kemarau (di wilayah Cirebon) hingga awal Oktober," kata prakirawan BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Iziyn di Majalengka, Senin.

"Sedangkan pada pertengahan sampai dengan akhir bulan Oktober merupakan musim pancaroba atau transisi," katanya lagi.

Dengan kondisi seperti itu masyarakat dan pemerintah perlu mewaspadai adanya daerah yang rawan kekeringan, untuk itu harus ada persiapan, agar semua bisa dihadapi.

Menurut Faa Iziyn, di wilayah Cirebon yang terdiri dari Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, bulan September ini merupakan puncak musim kemarau.

"Harus ada persiapan dari berbagai pihak, untuk meminimalkan kekurangan air bersih," ujarnya.

Dia mengatakan selama musim kemarau juga berpotensi adanya angin kencang serta gelombang laut tinggi.

Untuk itu BMKG mengimbau masyarakat waspada, karena angin kencang yang kecepatannya sampai 40 kilometer per jam itu bisa menumbangkan pohon dan juga baligho.

"Angin yang berhembus selama musim kemarau ini bisa mencapai 40 kilometer per jam, sementara untuk normalnya hanya 20 kilometer per jam," katanya.

Tag: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Kornelis Kaha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing