Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Prabowo CS Masih Santai Meski ada "Pelakor" di Demokrat

Foto Berita Prabowo CS Masih Santai Meski ada
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Koalisi partai politik pengusung dan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno santai menanggapi isu ketidaksolidan Partai Demokrat mendukung pasangan tersebut.

Hal itu terkait gubernur asal Demokrat yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Apa yang terjadi di Demokrat adalah realita politik dalam setiap event demokrasi seperti Pilkada maupun Pilpres," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Rumah Pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta, Senin (10/9/2018) malam.

Dia mengatakan terkait gubernur asal Demokrat yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019, itu merupakan persoalan rumah tangga Demokrat.

Muzani meyakini setiap parpol pasti menanggapi persoalan internalnya dengan cara masing-masing.

"Setiap pemilihan bupati, wali kota, gubernur tidak ada satu partai pun yang solid mendukung bupatinya wali kotanya yang direkomendasi karena selalu ada pembelahan-pembelahan," ujarnya.

Dia menilai kondisi itu merupakan realitas politik yang biasa terjadi sama seperti ada pendukung koalisi Jokowi-Ma'ruf yang hendak berpindah dukungan ke Prabowo-Sandiaga. Namun dirinya enggan mengungkap orang yang mau beralih dukungan tersebut.

Sekjen PAN Eddy Soeparno di tempat yang sama mengatakan, PAN tidak ingin mencampuri urusan internal Demokrat, namun hal yang mirip terjadi di internal PAN.

Dia menjelaskan ada kepala daerah asal PAN yang mengatakan kepada DPP PAN bahwa yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan keberpihakan secara nyata kepada pasangan Prabowo-Sandiaga karena harus bersikap netral.

"Mereka sebagai kepala daerah harus netral dan punya kewajiban kepada warga untuk menjaga kondusifitas agar tidak terjadi perpecahan dan Pemilu berjalan lancar serta adil. Mereka sebagai kepala daerah junjung tinggi prinsip tersebut, itu kami pahami," katanya.

Eddy mencontohkan Walikota Bogor Bima Arya yang telah menyampaikan bahwa sebagai kepala daerah memiliki kewajiban kepada warga Bogor untuk tidak berpihak dan mementingkan kepentingan warga.

Sikap itu menurut dia merupakan bentuk keteladanan kepala daerah untuk tidak berpihak dalam kontestasi demokrasi.

"PAN, Gerindra, Demokrat, PKS dan Partai Berkarya kompak dalam memenangkan Prabowo-Sandiaga. Kalau di arus bawah ada dinamika, jangankan di Pilpres, di Pilkada saja belum tentu semua cocok 100%," ujarnya.

Tag: Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Partai Demokrat

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing