Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:10 WIB. Inas Nasrullah - Penurunan harga pangan oleh Prabowo secara tangan besi.
  • 09:09 WIB. Inas Nasrullah - Yang ditakuti oleh petani dan peternak, Prabowo dikenal ganas dan telengas.
  • 09:09 WIB. Inas Nasrullah - Cara Prabowo turunkan harga pangan, bakal ada petani dan peternak merugi.
  • 09:09 WIB. Inas Nasrullah - Upaya turunkan harga telur hingga beras dalam waktu 100 hari bakal ugal-ugalan.
  • 08:59 WIB. Saleh Daulay - Pengalaman Sandiaga selama berkampanye bakal dipaparkan pada debat nanti.
  • 08:59 WIB. Saleh Daulay - Sandiaga bakal menguasai tema debat ketiga berhadapan Ma'ruf Amin.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Sandiaga punya pengetahuan cukup soal kehidupan sosial Indonesia.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Persoalan bangsa hanya bisa diselesaikan dengan pendekatan umum.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Bahasa agama biasanya bicara secara umum hingga level moral, sedang teknis tidak.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Kami tak khawatir sedikitpun untuk debat ketiga, meski Ma'ruf Amin menggunakan ayat Al-Quran.
  • 08:47 WIB. Jokowi - Jika diberikan pada bulan Maret, maka namanya tunjangan Maret.
  • 08:46 WIB. Jokowi - Namanya THR pasti diberi mendekati hari raya.
  • 08:39 WIB. Irma Chaniago - Harusnya setiap jawaban diberi solusi masuk akal dan data.
  • 08:39 WIB. Irma Chaniago - Bilang saja tak punya program, seperti disampaikan Prabowo.
  • 08:39 WIB. Irma Chaniago - Bilang saja tak punya program, seperti disampaikan Prabowo.

Nasdem Akan Layangkan Somasi ke Rizal Ramli

Foto Berita Nasdem Akan Layangkan Somasi ke Rizal Ramli
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Partai Nasdem akan melayangkan somasi atau peringatan hukum kepada Rizal Ramli atas pernyataan yang dianggap telah memfitnah Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh, terkait kebijakan impor. Partai Nasdem memberi waktu 3x24 jam kepada Ramli untuk mengklarifikasi pernyataannya.

"Kami akan melakukan somasi kepada Rizal Ramli (RR) untuk menarik pernyataannya," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Syahrul Yasin Limpo, saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Nasdem di Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Dalam pernyataannya di sejumlah media massa dan media sosial, RR menilai Paloh berada di belakang kebijakan impor serta mengatur-atur dan 'bermain' dalam impor yang dilakukan pemerintah. Akibatnya, kata dia, masyarakat mendapatkan informasi sesat dan tidak benar.

Syahrul menegaskan pernyataan RR itu adalah fitnah keji, tidak berdasar, mengarah kepada pembunuhan karakter Paloh. Dalam pernyataannya, RR juga telah merendahkan martabat Presiden Jokowi dengan menggambarkan sosok yang mudah ditekan pihak lain.

Menurut dia, Paloh baik dalam kapasitas sebagai ketua partai maupun pribadi, tidak pernah turut campur dengan kebijakan impor yang dilakukan pemerintah apalagi hingga ikut mengatur ataupun mengambil keuntungan.

"Bapak Surya Paloh juga tidak memiliki bisnis terkait impor beras, impor guIa, impor garam seperti yang dikesankan dalam pernyataan RR bahwa seolah-olah Bapak Surya Paloh 'bermain' dalam kebijakan impor itu," katanya.

Ia menambahkan Partai Nasdem selalu memegang komitmen tanpa syarat dalam mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Ketua umum DPP Partai Nasem juga tidak pernah memintah jatah menteri, apalagi proyek kepada pemerintah.

"Surya Paloh juga tidak pernah bermasalah jika menteri yang berasal dari Partai Nasdem tidak bagus kinerjanya dan oleh karenanya harus dirombak. Selama terjadi perombakan kabinet, sudah beberapa kali menteri dari Partai Nasdem diganti dan hal itu tidak menjadi masalah," ucapnya.

Terkait dengan kebijakan impor komoditas oleh pemerintah, tegas Syahrul, Partai Nasdem sama sekali tidak memiliki sangkut-paut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Kebijakan impor yang diputuskan pemerintah memiliki dasar dan alasan yang kuat berdasarkan data dan situasi pasar.

Penetapannya dilakukan atas kesepakatan lintas kementerian yang dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution. "Kebijakan impor itu bagian dari tugas pemerintah mengelola kondisi perekonomian bangsa dengan perhitungan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya 

Tag: Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Rizal Ramli

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93