Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:55 WIB. Mandiri - Mandiri mengintegrasikan portal lelangnya dengan portal www.lelang.go.id.
  • 18:55 WIB. PGN - PGN masih menghadapi tekanan harga dan risiko dari kebijakan pemerintah.
  • 18:54 WIB. Garuda - Garuda mengambil-alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN menandatangani PPA PLTA Merangin 350 MW.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN area Timika melakukan pemadaman aliran listrik secara total menyusul stok BBM di tangki mesin PLTD sudah habis.

Lelang Surat Utang, Pemerintah Serap Rp16,21 Triliun

Foto Berita Lelang Surat Utang, Pemerintah Serap Rp16,21 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah menyerap dana Rp16,21 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total penawaran mencapai Rp36,88 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu (12/9/2018), menyebutkan, lelang ini memenuhi target indikatif sebesar Rp10 triliun.

Untuk seri SPN03181213, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,57%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 13 Desember 2018 ini mencapai Rp12,2 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto mencapai 5,3% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,74%.

Untuk seri SPN12190913, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp4,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,34756%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 13 September 2019 ini mencapai Rp7,85 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,18% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,5%.

Untuk seri FR0063, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp4,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,52820%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2023 ini pada mencapai Rp8,29 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 5,625% ini mencapai 8,39% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,8%.

Untuk seri FR0064, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,66918%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2028 ini pada mencapai Rp3,83 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,125% ini mencapai 8,63% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,25%.

Untuk seri FR0065, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,80531%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2033 ini pada mencapai Rp1,84 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,625% ini mencapai 8,75% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,5%.

Untuk seri FR0075, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,7 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 9,15981%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2038 ini pada mencapai Rp2,48 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,5% ini mencapai 9,02% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,75%.

Untuk seri FR0076, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,31 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 9,21923%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2048 ini pada mencapai Rp0,38 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,375% ini mencapai 9,14% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,35%.

Sebelumnya, pemerintah menyerap dana Rp20 triliun dari lelang enam seri Surat Utang Negara pada Selasa (28/8), dengan total penawaran masuk mencapai Rp59,28 triliun.

Tag: Surat Utang Negara (SUN)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00