Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:05 WIB. BRI - BRI salurkan kredit senilai Rp1,2 triliun kepada PLN.
  • 23:03 WIB. PPRO - PP Properti yakin bukukan marketing sales Rp3,8 triliun tahun ini.
  • 23:01 WIB. WSBP - Waskita Beton memangkas target kontrak baru menjadi Rp6,6 triliun.
  • 22:59 WIB. JSMR - Jasa Marga mendapat fasilitas kredit sindikasi sebesar Rp1,2 triliun dari Bank Mandiri, BRI, dan BNI.
  • 22:58 WIB. KAI - KAI disebutkan siap membuka akses skybridge menuju Stasiun Tanah Abang.
  • 22:58 WIB. Pertamina - BBM Satu Harga saat ini hadir di Papua Barat.
  • 22:57 WIB. PTBA - PTBA tertarik untuk mengambil alih wilayah tambang yang saat ini dikelola oleh pemegang PKP2B.
  • 22:54 WIB. PLN - PLN optimistis pendapatan penjualan listrik regional Jawa bagian Barat tahun ini dapat tumbuh 15%.
  • 22:53 WIB. PTBA - PTBA memiliki kelebihan kuota pemenuhan market domestic obligation dan berpotensi melakukan transfer kuota.
  • 22:51 WIB. PGN - PGN mengkalim dapat menyelesaikan pembangunan 4.695 jargas rumah tangga di Tarakan hingga akhir 2018.
  • 22:49 WIB. Jamkrindo - Jamkrindo melakukan pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan UMKM di Yogyakarta.
  • 22:48 WIB. AP I - AP I membuka peluang kerja sama dengan mitra usaha di Bandara Internasional Yogyakarta.
  • 22:46 WIB. Pelindo I - Pelindo I melakukan modernisasi Pelabuhan Tanjung Balai Asahan.

Wah, Jadi Wirausaha Ternyata Banyak Keuntungannya. Apa Saja, Ya?

Foto Berita Wah, Jadi Wirausaha Ternyata Banyak Keuntungannya. Apa Saja, Ya?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tidaklah benar untuk menyimpulkan bahwa mengejar kesuksesan kewirausahaan lebih baik atau malah lebih buruk daripada mengejar peran pekerjaan di perusahaan? Menjadi wirausahawan bukan untuk semua orang. Namun, tidak setiap pengusaha sukses memiliki keterampilan untuk berkembang dalam lingkungan perusahaan.

Hidup sebagai pengusaha, terutama pada tahap awal bisnis, sangat menantang. Ada unsur ketidakpastian dan risiko yang tidak akan dihadapi ketika memilih untuk pekerjaan yang stabil dengan perusahaan besar. Lebih jauh lagi, keistimewaan di kantor dan gaya hidup biasanya tidak terlalu boros.

Ada berbagai alasan seperti yang dilansir dari entrepreneur.com, mengapa orang lebih memilih untuk mengejar jalur kewirausahaan?

Memecahkan masalah/Mengatasi kebutuhan

Akar kewirausahaan sering kali didasarkan pada pemecahan masalah tertentu. Bagi banyak pengusaha, ide didorong oleh masalah kehidupan nyata yang mereka hadapi. Contoh utama untuk ini adalah Brian Chesky dan Joe Gebbia, pendiri Airbnb.

Kebutuhan untuk akomodasi ramah-saku selain hotel membuat mereka menciptakan model ini. Pengusaha mengidentifikasi kebutuhan atau mencari cara inovatif untuk memecahkan masalah. Namun, fokus mereka untuk resolusi bersifat makro. Solusi yang mereka buat tidak terbatas pada diri mereka sendiri tetapi memiliki dampak luas.

Mengejar gairah

Semangatlah yang menjadi dorongan utama seorang pengusaha. Rasa ambisi yang mendalam untuk sebuah ide yang perlu diwujudkan. Fokus inilah yang memberi pengusaha kemampuan dan kekuatan untuk bergerak maju.

Di era keypad QWERTY, Steve Jobs membayangkan ponsel satu tombol. Semangatnya untuk desain dan fungsi adalah yang mendorong iPhone. Ketika para penentang datang berlimpah, semangatlah yang memberi pengusaha kemampuan untuk sukses.

Berikan kembali kepada masyarakat

Kewirausahaan sosial dan bisnis berdampak mendorong banyak pengusaha. Keuntungan sangat penting, tetapi begitu juga kebutuhan untuk memberi kembali kepada masyarakat. Contohnya adalah Toms Shoes, ketika sepasang sepatu dibeli, sepasang diberikan kepada yang membutuhkan. Demikian pula, ketika sepasang kacamata dibeli, pandangan orang lain dipulihkan melalui program perawatan mata mereka.

Pengusaha tidak mengubah hidup mereka, mereka membuat perubahan dalam masyarakat dan dunia. Microsoft Bill Gates adalah contoh lain dari pengusaha yang sadar sosial. Dia menghabiskan banyak waktu dan uangnya untuk filantropi melalui yayasannya.

Berkembang melampaui batasan

Menjadi pengusaha tandanya menjadi bos bagi dirinya sendiri. Keinginan mereka adalah hidup yang bebas, menjelajahi batas-batas, dan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik. Kreativitas dan ide mereka tidak terhalang oleh siapa pun. Perencanaan, risiko, dan kerusakan semuanya milik mereka pribadi.

Mereka tidak takut gagal. Bahkan, selama masa resesi, pengusaha dapat beradaptasi dengan cepat dan melakukan diversifikasi bisnis. Kewirausahaan adalah proses yang panjang. Ketekunan adalah kunci, yang membedakan mereka dari pesaing. Pengusaha didorong dan mau mengambil tantangan. Mereka membangun masa depan mereka dengan keberanian mereka sendiri. Kepercayaan diri mereka tinggi dan diarahkan untuk menciptakan sesuatu yang berarti. Contohnya adalah Richard Branson yang perusahaan ketiganya, Virgin, sukses ketika dua perusahaan lainnya tidak.

Pertumbuhan dan ekspansi yang konstan

Kewirausahaan dapat dikejar oleh generasi kedua atau ketiga juga. Seringkali mereka dibiarkan tanpa pilihan selain mengikuti bisnis keluarga. Di sini, pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya adalah faktor pendorong yang sangat besar. Mereka didorong oleh keinginan untuk tampil dan berhasil.

Pengusaha seperti itu menerima tantangan, menghadapi risiko, dan bermain dengan kekuatan mereka. Model termasyhur adalah Richard Eu, anggota generasi keempat dari keluarga Eu Yan Sang. Dia bersama dengan dua sepupu mengambil alih kendali dari perusahaan Eu Yan Sang Chinese Medicine (PTC) yang tersebar di Singapura. Mereka membangun kembali kekaisaran dengan pendekatan modern yang memberikannya identitas merek Asia yang disukainya saat ini.

Tag: Entrepreneur

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,953.45 3,913.79
British Pound GBP 1.00 19,296.98 19,098.51
China Yuan CNY 1.00 2,136.68 2,115.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,829.00 14,681.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,703.57 10,595.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,893.36 1,874.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,740.98 10,632.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,759.74 16,589.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.14 3,499.64
Yen Jepang JPY 100.00 13,025.03 12,891.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5858.293 23.095 615
2 Agriculture 1411.127 -32.663 20
3 Mining 1857.209 -4.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 773.140 27.129 71
5 Miscellanous Industry 1364.717 23.298 45
6 Consumer Goods 2299.221 20.658 49
7 Cons., Property & Real Estate 410.574 -3.603 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.152 -17.914 71
9 Finance 1105.944 2.470 90
10 Trade & Service 799.593 0.330 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,510 1,885 375 24.83
2 DEAL 282 352 70 24.82
3 SOSS 1,250 1,560 310 24.80
4 YPAS 492 595 103 20.93
5 BBLD 402 482 80 19.90
6 GLOB 150 178 28 18.67
7 PSDN 180 210 30 16.67
8 RIGS 206 238 32 15.53
9 LPPS 95 108 13 13.68
10 KKGI 350 394 44 12.57
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 216 166 -50 -23.15
2 DUTI 5,350 4,280 -1,070 -20.00
3 GMTD 15,900 12,725 -3,175 -19.97
4 IBST 9,800 8,000 -1,800 -18.37
5 TAMU 2,750 2,430 -320 -11.64
6 ATIC 905 805 -100 -11.05
7 TIRA 157 142 -15 -9.55
8 KONI 172 156 -16 -9.30
9 MYTX 121 110 -11 -9.09
10 LSIP 1,120 1,025 -95 -8.48
No Code Prev Close Change %
1 TKIM 11,150 12,325 1,175 10.54
2 PTBA 4,650 4,880 230 4.95
3 SRIL 366 366 0 0.00
4 WSKT 1,515 1,420 -95 -6.27
5 LPPF 4,790 4,550 -240 -5.01
6 HMSP 3,300 3,370 70 2.12
7 DEAL 282 352 70 24.82
8 TLKM 3,830 3,750 -80 -2.09
9 INKP 11,025 11,700 675 6.12
10 BHIT 78 78 0 0.00