Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:28 WIB. ACES - Per Februari 2019, Ace Hardware miliki 178 gerai di Indonesia. 
  • 16:26 WIB. Gerai - Ace Hardware resmikan gerai baru di Mall Botania, Batam. 
  • 16:23 WIB. Akuisisi - Ophir dan Medco Energi sepakat patok harga penawaran sebesar 55 pence per saham. 
  • 16:22 WIB. Ophir - Harga akuisisi Ophir oleh Medco Energi dapat protes dari investor asal London. 
  • 16:21 WIB. Obligasi - Fifastra akan terbitkan obligasi senilai Rp2,36 triliun. 
  • 16:02 WIB. IHSG - Tutup pekan ini, IHSG memerah 0,56% ke level 6.501,38. 
  • 14:53 WIB. OJK - OJK dorong BPR penuhi modal inti minimum sesuai dengan peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2015.
  • 14:52 WIB. Timah - Pemerintah Republik Federal Jerman tanam sawit di lahan bekas penambangan biji timah di Babel.
  • 14:51 WIB. ESDM - Wamen ESDM meresmikan penerangan jalan umum tenaga surya di Universitas Andalas.
  • 14:50 WIB. Datascrip - PT Datascrip buka gerai ke-20 Canon Image Square di Kota Semarang.
  • 14:49 WIB. Pangan - Kab.Empat Lawang akan dijadikan sentra pangan terutama beras.
  • 14:48 WIB. Kopra - Harga kopra di Ambon Rp4.300/kg.
  • 14:47 WIB. Cengkih - Harga cengkih di Ambon bertahan Rp87.000/kg.
  • 14:46 WIB. Pariwisata - Kabupaten Kupang alokasikan Rp50 miliar untuk pembangunan sektor pariwisata.
  • 14:45 WIB. Padi - Solok targetkan produksi 17.000 ton padi.

DPR: Jokowi Tak Jadikan BUMN Korban Pencitraan

Foto Berita DPR: Jokowi Tak Jadikan BUMN Korban Pencitraan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPRRI Inas Zubir menilai bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru memberikan kompensasi bagi PT Pertamina (Persero), bukan menjadikan BUMN itu sebagai korban pencitraan.

"Banyak pengamat yang mengatakan bahwa Pertamina menjadi korban pencitraan Jokowi, padahal yang dilakukan oleh Jokowi adalah amanat konstitusi, tapi sayangnya pengamat-pengamat tersebut sengaja menutup mata terhadap kesejahteraan rakyat yang diamanatkan oleh pasal 33, UUD 45 kepada negara," kata Inas di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

ia mengakui bahwa memang benar perolehan laba bersih Pertamina turun dari US$3,15 miliar pada 2016 menjadi 2,4 miliar dolar pada 2017 atau Rp 36,4 triliun (kurs Rp13.500). Penurunan sebesar 23 persen tersebut lantaran belum ada penyesuaian harga untuk BBM bersubsidi seperti Premium dan Solar karena sesuai pasal 66 UU No. 19/2003 tentang BUMN, pemerintah dapat menugaskan Pertamina untuk menjalankan "public service obligation/PSO" sesuai amanat pasal 33 UUD 45.

"Berdasarkan pasal 66 juga, apabila tugas PSO tersebut tidak visibel, pemerintah harus memberikan kompensasi sesuai biaya yang dikeluarkan oleh BUMN yang ditugasi, katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Sebagai kompensasi atas kerugian Pertamina akibat bensin Premium, pemerintah memberikan pengelolaan 12 blok migas yang telah berproduksi sebagai beriku:  -1 blok ONWJ (Januari 2017) -1 blok Mahakam (awal 2018) -8 blok terminasi: Tengah, Attaka, East Kalimantan, North Sumatera Offshore, Sanga-sanga, Southeast Sumatera, Tuban, dan Ogan Komering (April 2018) -2 blok terminasi: Jambi Merang dan Raja/Pendopo (Mei 2018). Dengan demikian, produksi migas Pertamina secara nasional meningkat dari 21 persen pada 2017 menjadi 35% pada April 2018, dan setelah terminasi blok Rokan pada 2021, Pertamina akan menjadi tuan di negeri sendiri dengan menguasai 62 persen produksi nasional.

Dengan kenaikan produksi nyaris 3 kali lipat setiap tahun tersebut, PSO akan menjadi visibel, sedangkan untuk kompensasi solar, pemerintah sudah menaikan subsidi dari Rp500 per liter menjadi Rp2.500 per liter.

Tag: Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93