Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:19 WIB. Facebook - Facebook luncurkan fitur petisi online.
  • 07:17 WIB. Youtube - Youtube larang video challenge dan prank yang berbahaya.
  • 07:16 WIB. AS - Parlemen AS rancang RUU larangan penjualan komponen ke ZTE dan Huawei.
  • 07:13 WIB. Apple - Perselisihan Apple dan Qualcomm ternyata gara-gara software.
  • 06:30 WIB. WeChat - WeChat kabarnya segera ekspos pengutang di China.
  • 06:19 WIB. Netflix - Pelanggan Netflix tembus 139 juta.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple obral murah iPhone SE, harganya lebih murah dari Pocophone.

Reaksi Aung San Suu Kyi Soal Pemenjaraan 2 Jurnalis Reuters

Foto Berita Reaksi Aung San Suu Kyi Soal Pemenjaraan 2 Jurnalis Reuters
Warta Ekonomi.co.id, Yangon -

Pemimpin pemerintah Myanmar Aung San Suu Kyi pada Kamis (13/9/2018) menyatakan dua wartawan Reuters yang dipenjara dapat mengajukan banding tujuh tahun penjara mereka, dan bahwa pemenjaraan mereka tidak ada hubungannya dengan kebebasan berekspresi di Myanmar.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya memenjarakan jurnalis yang notabene Suu Kyi sendiri adalah seorang pemimpin demokratis, Suu Kyi berkata: "Mereka tidak dipenjara karena mereka wartawan, mereka dipenjara karena pengadilan memutuskan bahwa mereka telah melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi," tuturnya. seperti dikutip Reuters, Kamis (13/9/2018).

Suu Kyi membuat komentarnya di Forum Ekonomi Dunia tentang ASEAN di Hanoi sebagai tanggapan atas pertanyaan dari moderator forum yang bertanya apakah dia merasa nyaman dengan wartawan yang dipenjara.

Wa Lone, (32), dan Kyaw Soe Oo, (28), dinyatakan bersalah atas tuduhan rahasia resmi dan dijatuhi hukuman awal bulan ini dalam sebuah kasus penting yang dilihat sebagai ujian kemajuan menuju demokrasi di Myanmar.

Aksi pemenjaraan mereka telah mendorong dukungan internasional, termasuk panggilan untuk pembebasan mereka oleh Wakil Presiden AS Mike Pence.

Kedua jurnalis Reuters tersebut sedang menyelidiki pembunuhan penduduk desa Rohingya oleh pasukan keamanan pada saat penangkapan mereka Desember lalu, dan telah mengaku mereka tidak bersalah.

"Saya bertanya-tanya apakah sangat banyak orang yang benar-benar membaca ringkasan penghakiman yang tidak ada hubungannya dengan kebebasan berekspresi, pemenjaraan mereka ada hubungannya dengan Undang-undang Rahasia Resmi," ungkap Suu Kyi.

"Jika kita percaya pada aturan hukum, mereka memiliki hak untuk mengajukan banding atas putusan dan untuk menunjukkan mengapa penilaian itu salah," imbuhnya.

Ketika diminta untuk mengomentari ajakan Pence untuk membebaskan para jurnalis, Suu Kyi menanggapi dengan menanyakan apakah para kritikus merasa ada ketidakadilan yang terjadi.

"Kasus ini telah diselenggarakan di pengadilan terbuka dan semua dengar pendapat telah terbuka untuk semua pihak dan jika ada yang merasa ada ketidakberesan keadilan, saya ingin mereka menunjukkannya," pungkasnya.

Tag: Myanmar, Aung San Suu Kyi

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Athit Perawongmetha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56