Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Mbak Sri Ajak Pengusaha Dukung Penguatan Ekonomi Indonesia

Foto Berita Mbak Sri Ajak Pengusaha Dukung Penguatan Ekonomi Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak para pelaku usaha memperkuat ekonomi Indonesia dengan mendukung kepentingan pemerintah untuk mewujudkan neraca pembayaran menjadi lebih sehat.

"Kalau ada komunikasi yang erat antara pemerintah dan pengusaha, saya yakin Indonesia bisa mengatasi situasi yang sekarang berubah begitu cepat," kata Sri Mulyani dalam seminar nasional yang diselenggarakan Apindo dan Kadin Indonesia di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menjelaskan bahwa pemerintah dalam situasi tekanan eksternal saat ini berusaha untuk menumbuhkan ekspor lebih cepat dibandingkan impor.

"Kami ingin mengundang pengusaha untuk turut memperkuat ekonomi Indonesia dengan meningkatkan ekspor, mensubtitusi impor dan memperbaiki iklim usaha supaya capital inflow tetap bisa terjaga," ujar Sri Mulyani.

Selain itu, Menkeu juga menjelaskan bahwa Indonesia masih dikenal memiliki fondasi ekonomi yang positif oleh negara lain.

Menurut dia, dunia internasional yakin dengan narasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat, inflasi yang dijaga rendah, defisit APBN kecil, serta adanya komitmen melakukan reformasi.

"Oleh karena itu, supaya tidak bertepuk sebelah tangan, saya juga meminta para pengusaha menyampaikan optimisme yang lebih baik," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan gejolak ekonomi dunia memang telah menciptakan suasana kurang nyaman dalam berusaha.

Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya pelemahan rupiah, tren proteksi negara yang menjadi tujuan ekspor, dan peningkatan biaya dalam negeri.

Terkait pelemahan rupiah, Hariyadi mengajak para pelaku usaha yang berusaha di Indonesia untuk berkomitmen turut menjaga rupiah.

"Pengusaha yang menjalankan usaha di indonesia harus juga menjaga rupiah. Ini juga butuh dukungan pemerintah untuk menciptakan suasana kondusif dan kebijakan yang meningkatkan efisiensi ekonomi," ujar dia.

Menurut data Bank Indonesia, defisit transaksi berjalan telah mencapai US$13,7 miliar selama semester I-2018. Angka tersebut diperkirakan mampu mencapai US$25 miliar hingga akhir tahun.

Pertumbuhan impor mencapai 24,5% hingga Juli 2018 (year-to-date/ytd), atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekspor yang sebesar 11,4% pada periode yang sama, menjadi salah satu penyebab defisit transaksi berjalan.

Defisit transaksi berjalan dalam dua tahun terakhir mencapai sekitar 17 miliar dolar AS pada 2016 dan US$17,3 miliar (2017). Defisit tersebut diimbangi oleh neraca transaksi modal dan finansial yang berada pada kisaran 29 miliar dolar AS pada 2016 dan 2017.

Tag: Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00