Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,01% ke level 6.448,54 di awal pekan ini.
  • 08:31 WIB. Fortnite - Fortnite raih pendapatan Rp34 triliun di 2018, lebih tinggi dari PUBG.
  • 08:30 WIB. WhatsApp - Pasang stiker di WhatsApp bakal bisa lewat keyboard Google.
  • 07:19 WIB. Facebook - Facebook luncurkan fitur petisi online.
  • 07:17 WIB. Youtube - Youtube larang video challenge dan prank yang berbahaya.
  • 07:16 WIB. AS - Parlemen AS rancang RUU larangan penjualan komponen ke ZTE dan Huawei.
  • 07:13 WIB. Apple - Perselisihan Apple dan Qualcomm ternyata gara-gara software.
  • 06:30 WIB. WeChat - WeChat kabarnya segera ekspos pengutang di China.
  • 06:19 WIB. Netflix - Pelanggan Netflix tembus 139 juta.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple obral murah iPhone SE, harganya lebih murah dari Pocophone.

Survei LSI Prediksi Golkar Turun Kelas, Sekjen Punya Pembelaan Sendiri...

Foto Berita Survei LSI Prediksi Golkar Turun Kelas, Sekjen Punya Pembelaan Sendiri...
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

DPP Partai Golkar menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menempatkan partai itu diposisi ketiga dengan elektabilitas 11,3 persen.

"Kekuatan Golkar ada pada jaringan, bukan hasil survei," kata Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus dihubungi di Jakarta, Jumat.

Lodewijk mengatakan survei pada Juli lalu, elektabilitas Golkar masih berada di posisi kedua. Sehingga jika survei terbaru LSI menempatkan Golkar pada posisi kedua, kata dia, artinya pergeseran belum terlampau lama dan dapat segera bergeser kembali. Dia pun meminta seluruh kader Golkar yang menjadi calon legislatif untuk segera terjun turun ke bawah menemui konstituen.

Sebelumnya hasil lembaga survei LSI Denny JA menunjukkan Golkar berada di posisi ketiga di bawah PDI Perjuangan dan Gerindra dari sisi elektabilitas.

Sebanyak 24,8 persen responden memilih PDI Perjuangan, sebanyak 13,1 persen memilih Gerindra, Golkar 11,3 persen, PKB 6,7 persen, Demokrat 5,2 persen, PKS 3,9 persen, PPP 3,2 persen, Nasdem 2,2 persen, dan sisa partai lain masing-masing dipilih oleh responden dengan jumlah di bawah dua persen.

Turunnya elektabilitas Golkar menurut LSI disebabkan karena kasus korupsi yang sempat dilakukan kader partai itu, termasuk yang terakhir terkait kasus korupsi PLTU Riau 1.Terkait hal ini Lodewijk menegaskan bahwa kasus korupsi yang dilakukan kader Golkar termasuk suap proyek PLTU Riau 1, dilakukan atas inisiatif pribadi bukan atas instruksi Partai Golkar.

Lodewijk juga membantah kabar yang menyebutkan uang suap proyek PLTU Riau 1 mengalir untuk kegiatan Munaslub Golkar 2017.

"Jadi apa yang dilakukan oknum kita serahkan ke KPK. Golkar selalu antiterhadap praktik korupsi," tegas dia.

Tag: Partai Golongan Karya (Golkar)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56