Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:37 WIB. BNI - BNI Singapura mencatat laba tumbuh 21% menjadi US$7,2 juta sampai semester I-2018.
  • 06:35 WIB. BNI - BNI Singapura mencatat pembiayaan dan trade financing untuk ekspor senilai US$550 juta pada kuartal III-2018.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI menggandeng beberapa perusahaan di Singapura untuk mendorong ekspor.
  • 06:22 WIB. PTPN - PTPN III menargetkan ekspor CPO sekitar 300.000 ton pada tahun 2018.
  • 06:16 WIB. PTPN - PTPN III mengatakan akan menggenjot penjualan ekspor komoditas crude palm oil dan Karet pada tahun ini.
  • 06:10 WIB. Bulog - Ombudsman mendorong audit terhadap posisi stok serta kapasitas seluruh pergudangan Perum Bulog.

KKP-Ocean Conservancy Kolaborasi Lakukan Pembersihan Pesisir Internasional

Foto Berita KKP-Ocean Conservancy Kolaborasi Lakukan Pembersihan Pesisir Internasional
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama lembaga Ocean Conservacy asal Amerika Serikat dan Pemprov Bali menggelar kegiatan Internasional Coastal Cleanup atau pembersihan pesisir internasional di Pulau Dewata, Sabtu (15/9).

"KKP menyambut baik kerja sama yang dapat mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk turut serta dalam sebuah kegiatan yang memberikan dampak nyata dan langsung pada lingkungan pantai dan laut kita, melalui program Gita Laut atau Gerakan Cinta Laut," kata Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, Brahmantya Satyamurti Poerwadi.

Ia mengemukakan bahwa perairan Indonesia saat ini darurat sampah plastik, padahal sampah plastik dapat memengaruhi kesehatan satwa air dan manusia, bahkan berdampak buruk terhadap ekonomi lokal, serta satwa air yang tanpa sadar mengonsumsi mikroplastik dapat terkontaminasi dan mati.

Selain itu, ujar dia, sampah plastik juga berpotensi menarik dan memusatkan polutan air laut di sekitarnya sehingga semakin membahayakan.

Oleh karena itu, KKP, Pemprov Bali, Ocean Conservancy, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan ratusan relawan berkumpul di Pantai Padang Galak, Bali, Sabtu (15/9) untuk mengumpulkan sampah yang mengotori lautan. Sebanyak 1.287 orang relawan berpartisipasi membersihkan pantai dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 841,53 kg.

Sampah yang terkumpul ini selanjutnya akan dicatat dalam Index Sampah Laut Ocean Conservancy, sebuah basis data sampah laut terbesar di dunia. Ribuan kegiatan bersih laut serupa juga akan diselenggarakan serentak di seluruh dunia.

Upaya serupa sebelumnya juga telah dilakukan pada 19 Agustus lalu melalui kegiatan bersih pantai dan laut bersama Pandu Laut Nusantara.

Setidaknya ada 91 titik lokasi di seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke ikut dalam kegiatan bertajuk "Menghadap Laut" serempak tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi KKP dengan berbagai organisasi civil-society dan Pemda tersebut melibatkan kurang lebih 50.000 peserta, dan berhasil mengumpulkan sekitar 360 ton sampah laut dan pesisir.

Tak hanya membersihkan sampah laut, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman bakau, transplantasi karang, panen garam, pemberian kacamata selam untuk anak-anak, serta pelepasan benih ikan dan penyu.

Namun, menurut Brahmantya, tak berhenti begitu saja, penanganan sampah laut terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang dapat menjangkau lebih banyak kalangan. "Kolaborasi dengan organisasi seperti Ocean Conservancy sangat membantu upaya pemerintah Indonesia dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan, khususnya dalam mengatasi masalah sampah plastik di laut," pungkasnya.

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading