Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:33 WIB. UMKM -  LPDB-KUMKM sejak 2008 hingga saat ini telah menyalurkan dana bergulir lebih dari Rp8,5 triliun kepada lebih dari 1juta pelaku UKM.
  • 14:31 WIB. UMKM -  LPDB-KUMKM optimistis dapat menyalurkan dana begulir sesuai target, Rp1,2 triliun.
  • 14:31 WIB. UMKM - Moratorium penyaluran dana bertujuan benahi peraturan dan kebijakan sesuai Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2018.
  • 14:29 WIB. UMKM - LPDB-KUMKM: moratorium tidak dilakukan setahun penuh, hanya 4-5 bulan saja.
  • 14:28 WIB. UMKM - LPDB-KUMKM: moratorium pencairan dana bergulir tidak merugikan UMKM.
  • 14:26 WIB. Beras - Bulog Riau-Kepri miliki stok beras 24.000 ton.
  • 14:24 WIB. IKM - Pemkot Kediri: perekonomian Kediri berkembang akibat tumbuhnya IKM.
  • 14:23 WIB. Harga - Disperindag: harga cengkih dan pala mulai turun.
  • 14:22 WIB. WFD - Kalbar hadirkan produk pangan unggulan daerah di WFD.
  • 14:20 WIB. Ekspor - Pemerintah Jateng targetkan ekspor 6,151 miliar dolar AS.
  • 14:19 WIB. Beras - Perum Bulog: kalau sebelumnya penyerapan bisa 100 ribu ton setiap hari, kini turun d ibawah 100 ribu ton/hari.
  • 14:17 WIB. Beras - Bulog: penyerapan beras nasional saat ini menurun karena faktor harga yang tinggi dan panen mulai berkurang.
  • 13:22 WIB. Bamsoet - Semua peluru yang bersarang di ruangan kerja anggota DPR berasal dari satu pistol Glock 17.
  • 13:22 WIB. Ketua DPR - Saya tak menyalahkan mereka yang memanaskan situasi politik, dengan peluru nyasar.
  • 13:22 WIB. Bamsoet - Hasil rekonstruksi, peluru nyasar di gedung DPR murni unsur tak sengaja.

Turun Tipis, Neraca Dagang Agustus Defisit US$1,02 Miliar

Foto Berita Turun Tipis, Neraca Dagang Agustus Defisit US$1,02 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2018 mengalami defisit sebesar US$1,02 miliar.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, nilai ekspor mencapai US$15,82 miliar dan impor US$16,84 miliar. Dengan demikian, neraca perdagangan Januari-Agustus 2018 masih mengalami defisit US$4,09  miliar.

"Defisit US$1,02 miliar jauh lebih kecil dari bulan lalu. Kami berharap ke depan tidak lagi defisit, tetapi bisa mengalami surplus," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta,Senin (17/9/2018).

Ia mengatakan bahwa selama Juli-Agustus 2018, pergerakan komoditas nonmigas masih mengalami ketidakpastian. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, antara lain minyak kernel dan jagung. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga, yakni cokelat dan tembaga.

"Harga minyak mentah mengalami penurunan tipis. Jika pada Juli 2018 sebesar US$70,86 per barel, maka pada Agustus 2018 sebesar US$69,36 per barel. Dengan demikian, perkembangan harga ini akan berpengaruh pada nilai ekspor dan impor Indonesia," ujarnya.

Suhariyanto mengatakan, nilai ekspor Agustus 2018 sebesar US$15,82 miliar atau mengalami penurunan sebesar 2,90% dibandingkan ekspor Juli 2018 yang sebesar US$16,24 miliar. Berbanding terbalik bila dibanding Agustus 2017 yang meningkat 4,15% (US$15,19 miliar).

"Capaian ekspor Agustus masih kuat. Kami harapakan dengan berbagai kebijakan pemerintah, ke depan ekspor kita akan semakin menguat," tambahnya.

Ia mengungkapkan, penurunan ekspor disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas 2,86% dan migas yang turun 3,27%.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Agutus 2018 mencapai US$120,10 miliar atau meningkat 10,39% dibanding periode yang sama pada 2017. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$108,69 miliar atau meningkat 10,02%.

Sementara itu, nilai impor nasional pada Agustus 2018 sebesar US$16,84 miliar atau turun 7,97% dibanding impor pada Juli 2018 sebesar US$18,27 miliar. Berbanding terbalik jika dibandingkan Agustus 2017 yang meningkat 24,65% atau sebesar US$13,49 miliar.

Hal tersebut disebabkan oleh  naiknya nilai impor migas 14,5%, sebaliknya impor nonmigas mengalami penurunan 11,79%. Sehingga nilai impor kumulatif Januari–Agustus 2018 adalah US$124,19 miliar atau meningkat 25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$99,73 miliar.

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca Perdagangan

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94