Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:59 WIB. Microsoft - Pendiri Microsoft, Paul Allen meninggal dunia.
  • 07:57 WIB. Google - Google kembangkan kecerdasan buatan deteksi kanker.
  • 05:55 WIB. Jamal Khashoggi - Kasus wartawan Saudi yang hilang menciptakan kekhawatiran besar di pasar minyak.
  • 05:53 WIB. Saudi - Raja Saudi memerintahkan penyelidikan dalam kasus Khashoggi.
  • 05:52 WIB. United States - Defisit anggaran Amerika melonjak 17% karena lonjakan belanja.
  • 05:52 WIB. Riyadh - Arab Saudi tetap mengadakan forum investasi meskipun para pembicara utama menarik diri.
  • 05:51 WIB. Korea Utara - Perancis siap membantu Korea Utara untuk upaya denuklirisasi.
  • 05:50 WIB. JP Morgan - JP Morgan dan Ford membatalkan rencana untuk hadir dalam acara investor oleh Saudi.
  • 05:50 WIB. Bahrain - Bahrain lakukan boikot terhadap Uber karena menolak hadir dalam konferensi investor di Riyadh.
  • 05:48 WIB. Microsoft - Co-founder Microsoft, Paul Allen, meninggal pada usia 65 tahun.
  • 10:00 WIB. Apple - 53% iPhone cs sudah pakai iOS 12.
  • 09:21 WIB. Youtube - Youtube bakal beri sanki untuk konten video duplikat.

Tambang Bawah Tanah Freeport Sedot Investasi Rp103,6 Triliun

Foto Berita Tambang Bawah Tanah Freeport Sedot Investasi Rp103,6 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Untuk menggarap proyek tambang bawah tanah, PT Freeport Indonesia menganggarkan investasi US$7 miliar untuk periode 2014-2021. Jika dikonversi dengan kurs rupiah Rp14.800, maka dana investasi tersebut mencapai Rp103,6 triliun.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Bambang Susigit mengatakan, investasi itu di luar proyek Smelter. Adapun skenario investasi sebagai gambaran dari perencanaan Freeport yang disampaikan kepada pemerintah 2014-2021 membutuhkan US$7 miliar, terutama untuk pengembangan tambang dalam (bawah tanah), di luar kewajiban pembangunan Smelter.

"Setelah periode 2021, PT Freeport membutuhkan dana investasi US$10 miliar atau sekitar Rp148 triliun dengan asumsi kurs Rp14.800. Untuk itu, saya harap kegiatan investasi itu memaksimalkan sumber daya lokal, baik menyangkut sumber daya manusia maupun alat produksi buatan dalam negeri," kata dia di sela diskusi terbatas bertajuk Skenario Bisnis Pasca-Akuisisi Freeport di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Ditambahkan, dari sisi produksi, peralihan tambang terbuka di Grasberg menuju pertambangan dalam (bawah tanah) membuat produksi PT Freeport Indonesia menurun. Rata-rata produksi Freeport dalam rentang 2014-2018 sebesar 240.000 ton bijih per hari. Sekarang, berkisar 180.000 ton bijih per hari.

Tahun depan, Freeport fokus menggarap proyek pertambangan bawah tanah dengan sistem Block Caving. Selain tambang terbuka, Freeport memiliki lima tambang bawah tanah dengan cadangan yang sangat besar.

Sebagian blok tambang terbuka itu sudah beroperasi dan menghasilkan bijih yang akan diolah menjadi konsentrat, yakni Deep Ore Zone, Deep Mill Level Zone, Big Gossan, dan Grasberg Block Cave.

Sementara itu, Blok Kucing Liar diperkirakan baru beroperasi pada 2025. Tambang bawah tanah akan menjadi fokus Freeport, sementara produksinya untuk bijih cenderung turun. Secara keseluruhan, Freeport menargetkan memproduksi 2.005 miliar ton hingga 2041. 

"Secara perizinan, produksi Freeport sekitar 300.000 ton bijih, tapi tahun ini Freeport hanya memproduksi 240.000 ton bijih. Produksi dari open pit berkisar 76.000-80.000 ton, sementara sisanya dari tambang dalam. Tidak semua bisa dibilang flat, kalau kadarnya relatif tinggi, bijinya sedikit, kalau kadarnya sedikit, bijinya banyak.Yang pasti, 2019 sudah tambang dalam semua," tambah dia. 

Sementara Chairman Indonesia Mining Institute, Irwandy Arif menyatakan, Freeport perlu berhati-hati terkait masalah teknis dan meminta Freeport lebih fleksibel dengan rencana itu. Dia memberikan contoh fleksibilitas perencanaan di Rio Tinto, dan bahkan Freeport Amerika Serikat selaku induk PT Freeport Indonesia.

"Kehati-hatian aspek teknis sangat mempengaruhi proses produksi. Dalam perencanaan yang dibuat Rio Tinto dan Freeport di Amerika, mereka  berubah 9 kali, ini yang menjadi pertanyaan terkait dengan rencana produksi 2.005 miliar ton pada 2041 tersebut," kata dia.

Tag: PT Freeport Indonesia, Investasi

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: Yosi Winosa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,072.49 4,031.33
British Pound GBP 1.00 20,101.94 19,900.49
China Yuan CNY 1.00 2,210.97 2,188.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,282.00 15,130.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,908.29 10,796.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,950.28 1,930.86
Dolar Singapura SGD 1.00 11,111.76 10,999.64
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.78 17,526.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,682.41 3,641.40
Yen Jepang JPY 1.00 13,649.52 13,512.55

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5727.256 -29.234 610
2 Agriculture 1509.830 -12.368 20
3 Mining 1893.607 -32.593 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.721 -27.621 70
5 Miscellanous Industry 1188.324 -0.762 45
6 Consumer Goods 2415.354 -13.287 49
7 Cons., Property & Real Estate 400.482 -4.050 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.524 -8.265 70
9 Finance 1048.064 10.116 91
10 Trade & Service 788.569 -6.051 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 785 970 185 23.57
2 RBMS 144 174 30 20.83
3 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
4 APEX 1,510 1,760 250 16.56
5 VRNA 109 127 18 16.51
6 MFMI 680 770 90 13.24
7 GMFI 272 304 32 11.76
8 TMPO 126 140 14 11.11
9 SONA 4,950 5,500 550 11.11
10 TIRA 138 153 15 10.87
No Code Prev Close Change %
1 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
2 PANI 248 210 -38 -15.32
3 ASJT 392 332 -60 -15.31
4 LPCK 1,625 1,385 -240 -14.77
5 DIGI 930 805 -125 -13.44
6 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
7 KONI 238 210 -28 -11.76
8 AKPI 930 825 -105 -11.29
9 MLPT 890 790 -100 -11.24
10 LPIN 1,005 900 -105 -10.45
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 1,310 1,185 -125 -9.54
2 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
3 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
4 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
5 RBMS 144 174 30 20.83
6 PGAS 2,120 2,040 -80 -3.77
7 KPIG 131 133 2 1.53
8 MNCN 755 745 -10 -1.32
9 BBRI 2,950 3,000 50 1.69
10 TLKM 3,680 3,660 -20 -0.54