Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:18 WIB. Nasional - Pemerintah bangun 256 Puskesmas di daerah tertinggal-perbatasan tahun ini
  • 21:18 WIB. Nasional - Pemerintah salurkan Rp187 triliun dana desa dalam empat tahun.
  • 21:18 WIB. Megapolitan - 41.869 TKI di wilayah Jakarta sudah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.
  • 21:17 WIB. Nasional - Indonesian Institute soroti defisit Rp16,5 T BPJS Kesehatan.
  • 21:17 WIB. Hukum - Penyidik KPK memeriksa sejumlah pejabat Pegunungan Arfak Papua Barat.
  • 21:17 WIB. Nasional - Mendagri minta pemilik KTP-E ganda proaktif melapor.
  • 21:17 WIB. Politik - Ketua MPR ingatkan pemilu ajang memilih pemimpin terbaik.
  • 21:16 WIB. Hukum - Musisi Ahmad Dhani dicegah ke luar negeri enam bulan.
  • 20:31 WIB. Audi - Audi tunda penjualan SUV listrik perdananya, e-tron.
  • 20:30 WIB. Jeff Tran - Mantan Bos Microsoft, Jeff Tran dituduh menggelapkan uang senilai Rp22,7 miliar.
  • 20:28 WIB. Line - AI milik Line bisa dinikmati di mobil-mobil Toyota tahun depan.
  • 20:27 WIB. Suzuki - Produksi Suzuki tembus 2,5 juta unit.
  • 20:26 WIB. Uber - Uber disebut akan pakai drone untuk antar makanan pada 2021.
  • 20:24 WIB. Samsung - Samsung akan luncurkan laptop layar lipat tahun depan.
  • 20:23 WIB. Facebook - 9 Eksekutif Facebook mengundurkan diri selama 2018.

Ini Isu Besar yang Dibahas dalam Pertemuan IMF WB

Foto Berita Ini Isu Besar yang Dibahas dalam Pertemuan IMF WB
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo, mengungkapkan ada sejumlah isu penting di pasar keuangan yang akan dibahas dalam pertemuan tahunan IMF – WB (Bank Dunia) 2018 yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 8-14 Oktober 2018 mendatang.

Dia menilai ada dua hal penting annual meeting ini dilaksanakan di tengah turbulance keuangan yang tinggi dan pada saat yang sama 20 tahun negara-negara Asia melepas tekanan.

"Dengan demikian assesmen di sisi global diangkat bahwa pertama terjadi kebijakan normalisasi ekonomi negara maju yang sifatnya kenaikan suku bunga. Kemudian soal ketidakpastian perdagangan. kebijakan perdagangan negara-negara besar yang langsung mengena konteks pasar keuangan global. Pada akhirnya currency negara-negara besar berkembang mengalami tekanan," ujar Dody di Jakarta, Senin (17/09/2018).

Dengan kondisi tersebut lanjut Dody, maka isu besar yang akan diangkat terkait isu-isu pasar keuangan saat ini dan yang terkait pertumbuhan pembangunan kemiskinan, pengangguran dan lain-lain.

"Terkait pasar keuangan bagaimana sekarang terjadi kerjasama di semua negara atasi persoalan global tadi. Dalam bentu kooperasi regional atau dengan negara maju. Bagaimana kita angkat isu normalisasi kebijakan dari sisi setiap kebijakan itu yang dampaknya terhadap negara-negara berkembang," jelas Dody.

Kemudian terkait trade war, dalam forum ini nanti juga dibahas bagaimana konteks kebijakan perdangan ini tidka spill over ke negara lain secara global. Pasalnya dampak menengah panjang dapat menurunkan pertumbuhan dunia.

Lalu dari sisi meningkatkan ketahanan sektor keuangan akan dibahas apa ada aturan-aturan nantinya di jangka menengah panjang untuk menghadapi ketidakpastian global. Pasalnya pada akhirnya gejolak ini akan mengena ke perbankan maupun non bank.

"Kemudian sustainability utang luar negeri karena dengan gejolak ini beberapa negara kena utang luar negerinya. Alhamdulillah Indonesia aman tapi ini jadi konteks makro,"

Dan isu yang terakhir ialah bagaimana memperkuat ekonomi melalui ekonomi syariah dan meningkatkan fiskal buffer.

"Syariah ekonomi dan syariah finance akan di muncukkan salah satunya pendanaan wakaf, zakat untuk perekonomian. Forum nanti juga forum showcase bagaimana kita memperlihatkan ekonomi Asean setelah 20 tahun krisis," tukasnya.

Tag: International Monetary Fund–Word Bank Group Annual Meetings (IMF-WBG AM)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72