Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:13 WIB. IHSG - Menjelang akhir perdagangan sesi I, IHSG berbalik melemah 0,02% ke level 5.836,07.
  • 12:02 WIB. SPKU - OJK berikan sanksi pencabutan Izin usaha kepada PT Gelora Karya Jasatama.
  • 11:40 WIB. Pengacara - Rubangi diperiksa sebagai saksi atas tersangka Ratna Sarumpaet.
  • 11:40 WIB. Polisi - Hari ini pemeriksaan asisten Ratna Sarumpaet, Ahmad Rubangi.
  • 11:38 WIB. PAN - Jokowi 'tenar' karena diliput media 24 jam non-stop.
  • 11:37 WIB. PAN - Jokowi merasa selalu mendekati warga, sebab memakai fasilitas negara.
  • 11:37 WIB. PAN - Berbuat tanpa publikasi luas jauh lebih ikhlas.
  • 11:37 WIB. PAN - Banyak tokoh politik berbuat dan berkeliling memenui warga tanpa fasilitas negara.
  • 11:34 WIB. OJK - OJK targetkan penawaran saham berbasis teknologi (equity crowdfunding) hadir di akhir tahun ini. 
  • 11:34 WIB. LSI Denny JA - Media sosial paling banyak meraih 30 hingga 40 persen pemilih di Pilpres 2019.
  • 11:33 WIB. LSI Denny JA - Tiga cara mengejar elektabilitas Jokowi yakni momentum, media, dan 'money'.
  • 11:33 WIB. LSI Denny JA - Jokowi punya banyak kelebihan yang sulit disalit penantang tanpa upaya serius.
  • 11:33 WIB. LSI Denny JA - Prabowo-Sandiaga sulit mengejar elektabilitas Jokowi.
  • 11:29 WIB. PSI - Kalau Sandiaga tak setuju dengan program Jokowi, apa solusi alternatif?
  • 11:29 WIB. PSI - Sandiaga setuju dengan dana kelurahan program Jokowi?

Fujitsu Indonesia Dukung Rencana Industri 4.0 Milik Pemerintah

Foto Berita Fujitsu Indonesia Dukung Rencana Industri 4.0 Milik Pemerintah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Fujitsu Indonesia berkomitmen untuk mendukung implementasi dari rencana pemerintah Indonesia menerapkan Making Indonesia 4.0 di sektor industri. Sektor manufaktur adalah satu dari lima sektor yang menjadi fokus pemerintah untuk mewujudkan Indonesia 4.0. Beberapa komponen yang akan menunjang terciptanya Industri 4.0 diantaranya Artificial Inteligence (AI), Internet of Things, Advanced Robotics, Wearables/Augmented Reality, 3D Printing.

Bagi perusahaan IT asal Jepang ini, rencana Making Indonesia 4.0 yang bertujuan untuk memajukan sektor industri di Indonesia, merupakan terobosan yang dapat menciptakan ruang baru bukan hanya bagi para pelaku industri semata. Di sektor lain pun akan menciptakan inovasi-inovasi yang menunjang terimplementasinya Making Indonesia 4.0.

Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan langkah kolaboratif yangmelibatkan beberapa pemangku kepentingan, mulai dari lembaga pemerintah, asosiasi dan industri, hingga akademisi.

Managing Director Fujitsu Indonesia, Odi Susilo Handoko, mengatakan bahwa keputusan pemerintah Indonesia mencanangkan Making Indonesia 4.0 menjadi pemicu bagi perusahaan-perusahaan IT untuk mendukung dari sisi inovasi teknologi.

Fujitsu Indonesia pun memperkenalkan sejumlah solusi andalan yang bisa diimplementasikan di industri manufaktur, untuk mendorong terwujudnya Smart Factory dalam program Making Indonesia 4.0.

“Fujitsu Indonesia siap mendukung terciptanya Smart Factory, yang akan menciptakan lingkungan industri yang sarat teknologi tanpa mengesampingkan peran manusia. Dengan memaksimalkan teknologi baru yang terdapat dalam komponen teknologi seperti IoT, maka dapat menyatukan operasi fisik dan digital dalam proses produksi. Sementara proses otomatis secara robotic akan membantu manusia menjalankan proses produksi”, ujar Odi, dalam keterangan resminya, Senin (17/09/2018).

Menurutnya, sistem keamanan di dalam pabrik pun tak luput dari Fujitsu Indonesia untuk menciptakan solusi teknologi di sektor manufaktur. Dengan teknologi Real Time Locator System (RTLS) besutan Fujitsu, maka sistem pemantauan dan keamanan di pabrik dapat dilakukan secara otomatis. Dengan solusi ini setiap individu yang berada di dalam pabrik dapat terpantau keberadaannya hanya dengan memonitor dari sistem.

Terobosan teknologi di industri manufaktur bagi Fujitsu Indonesia bukan hal baru. Beberapa solusi yang sudah diciptakan Fujitsu Indonesia sudah diterapkan diantaranya di pabrik sepeda motor, pabrik perakitan mobil niaga, serta sistem pemantauan keamanan pengunjung (RTLS) di lembaga pemerintahan.

Di pabrik pembuatan sepeda motor, Fujitsu Indonesia menawarkan solusi teknologi yang dapat membantu proses dokumen dari hulu ke hilir. “Dengan solusi yang kami namakan Order Management, maka proses dokumen seperti Purchase Order, Account Payable, dan dokumen lain yang butuh diarsipkan secara digital akan lebih mudah diproses”, tambah Odi.

Dengan solusi ini juga Fujitsu Indonesia menawarkan sejumlah keuntungan bila diterapkan di industry manufaktur. Diantaranya dapat mengurangi kesalahan manusia ketika mengarsip dan memproses dokumen secara digital. Selain itu, Fujitsu Indonesia juga mengklain dengan solusi ini dapat meningkatan produktivitas kinerja individu, karena dapat mengurangi hingga 95 persen waktu yang dibutuhkan untuk memproses seluruh dokumen.

Bagi Fujitsu Indonesia, implementasi Making Indonesia 4.0 yang erat kaitannya dengan penerapan teknologi, justru akan mendorong sumber daya manusia untuk lebih maju dan berinovasi.

“Dalam penerapan Indonesia 4.0 tidak akan menyingkirkan manusia, artinya manusia justru menjadi penggerak utama teknologi yang akan diterapkan di seluruh sektor industri,” tutup Odi.

Tag: Fujitsu

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Kumairoh

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46