Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:05 WIB. Jasindo - Jasindo memanfaatkan tingginya minat umroh dan liburan untuk menjual produk asuransi perjalanan.
  • 06:26 WIB. Pertamina - Pertamina bekerja sama dengan Bank Sumut menggelar promo untuk menggaet pendaftar baru aplikasi MyPertamina.
  • 06:23 WIB. AP II - Pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua menelan dana sekitar Rp100 triliun.
  • 06:22 WIB. AP II - AP II menargetkan pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua bisa direalisasikan mulai 2021.
  • 06:06 WIB. ADHI - Target harga saham ADHI berada pada level Rp3.000 per saham.
  • 06:04 WIB. ADHI - Analis menilai bahwa pertumbuhan laba bersih yang dibukukan ADHI pada kuartal III/2018 menjadi yang tertinggi dalam rerata 5 tahun terakhir.
  • 06:01 WIB. Mandiri - Mandiri menyarankan pemerintah meningkatkan porsi pendapatan di luar komoditas misalnya manufaktur.
  • 06:00 WIB. Mandiri - Bank Mandiri masih menyalurkan KPR di beberapa daerah dengan jumlah terbatas.

Investree Capai Rp65 Miliar pada Penjualan Savings Bond Ritel SBR004

Foto Berita Investree Capai Rp65 Miliar pada Penjualan Savings Bond Ritel SBR004
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Investree (PT Investree Radhika Jaya), salah satu Mitra Distribusi (MiDis) Penjualan untuk pemasaran Savings Bond Ritel seri SBR004 yang dihadirkan oleh Kementerian Keuangan, hari ini, Senin (17/9/2018) mengumumkan realisasi pencapaian nilai penjualan SBR004 yang mencapai Rp65 miliar setelah penutupan masa penawaran. Realisasi tersebut meningkat dua (2) kali lipat dari target awal Investree untuk penjualan SBR004 sebesar Rp30 miliar. Hingga penutupan masa penawaran kemarin, tercatat sebanyak 841 pemesanan SBR004 yang dilakukan oleh 644 investor melalui platform Investree.

Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree, mengatakan, Kami bersyukur atas pencapaian ini karena merupakan bentuk nyata dari sinergi yang terjadi antara industri teknologi finansial dengan program Kementerian Keuangan. Hal ini ternyata mampu menjangkau masyarakat secara luas dengan penggunaan teknologi sehingga upaya mewujudkan keuangan inklusif pun dapat segera terwujud.

Untuk penjualan SBR004, Investree juga mencatat kenaikan empat (4) kali lipat dari penjualan SBR003 lalu yaitu sebesar Rp14,8 miliar dengan tetap menawarkan promo cash back 1% seperti pada penjualan SBR003 sebelumnya. Data yang tercatat oleh Investree selama masa penawaran SBR004 juga menunjukkan bahwa investor SBR004 di Investree didominasi oleh generasi langgas atau millennial dengan usia kisaran 21  30 tahun dan rata-rata nilai pemesanan naik dari Rp4 juta pada SBR003 menjadi rata-rata Rp 10 juta pada SBR004.

Dari data tersebut, kami melihat minat investor terhadap instrumen investasi pemerintah Savings Bond Ritel semakin tinggi. Terlebih dengan mudahnya pembelian karena menggunakan teknologi, antusiasme yang tinggi juga datang dari kalangan milenial yang artinya visi dan misi kami bersama dengan Kementerian Keuangan untuk mengajak generasi muda berinvestasi juga tercapai. Kami berharap dapat terus menjadi mitra distribusi untuk penjualan surat utang negara lainnya dan bersama-sama memberikan edukasi yang meluas, sehingga pengetahuan masyarakat, khususnya generasi muda akan manfaat investasi di instrumen investasi pemerintah juga semakin meningkat demi pembangunan negara dan kemajuan perekonomian, tambah Adrian.

SBR004 merupakan Surat Berharga Negara (SBN) yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia sebagai alternatif investasi. Melalui SBR004, Pemerintah mengajak setiap Warga Negara Indonesia untuk berinvestasi sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan nasional khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung kemajuan pendidikan Indonesia yang menyeluruh. Masa penawaran Savings Bond Ritel seri SBR004 diluncurkan oleh Kementerian Keuangan bersama 11 Mitra Distribusi pada 20 Agustus 2018 lalu dan ditutup pada 13 September 2018.

Tag: Investree

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Investree

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35