Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:59 WIB. Microsoft - Pendiri Microsoft, Paul Allen meninggal dunia.
  • 07:57 WIB. Google - Google kembangkan kecerdasan buatan deteksi kanker.
  • 06:15 WIB. UEFA Nations League - Luksemburg 3 vs 0 San Marino
  • 06:14 WIB. Meizu - Meizu rilis ponsel Rp1 juta hingga Rp8 juta.
  • 06:10 WIB. UEFA Nations League - Belarusia 0 vs 0 Moldova
  • 06:07 WIB. UEFA Nations League - Finlandia 2 vs 0 Yunani
  • 06:04 WIB. UEFA Nations League - Estonia 3 vs 3 Hungaria
  • 05:55 WIB. Jamal Khashoggi - Kasus wartawan Saudi yang hilang menciptakan kekhawatiran besar di pasar minyak.
  • 05:53 WIB. Minyak - Minyak mentah AS naik 44 sen, menetap di $71,78 per barel, di tengah ketegangan Saudi.
  • 05:53 WIB. Saudi - Raja Saudi memerintahkan penyelidikan dalam kasus Khashoggi.
  • 05:52 WIB. United States - Defisit anggaran Amerika melonjak 17% karena lonjakan belanja.
  • 05:52 WIB. Riyadh - Arab Saudi tetap mengadakan forum investasi meskipun para pembicara utama menarik diri.
  • 05:51 WIB. Korea Utara - Perancis siap membantu Korea Utara untuk upaya denuklirisasi.
  • 05:50 WIB. JP Morgan - JP Morgan dan Ford membatalkan rencana untuk hadir dalam acara investor oleh Saudi.
  • 05:50 WIB. Bahrain - Bahrain lakukan boikot terhadap Uber karena menolak hadir dalam konferensi investor di Riyadh.

Pertamina EP Asset 4 Optimis Tingkatkan Produksi Sukowati

Foto Berita Pertamina EP Asset 4 Optimis Tingkatkan Produksi Sukowati
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Unit usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamina EP, melalui unit Asset 4 menegaskan kesiapannya dalam upaya peningkatan produksi di lapangan Sukowati.

"Sesuai dukungan, dorongan & tantangan dari Kepala Divisi Exploitation SKK Migas Wahju Wibowo, saat berkunjung ke Lapangan Sukowati pd 13-Sept 2018 lalu, kami siap untuk melaksanakan amanat tersebut dengan semaksimal mungkin", ujar Agus Amperianto selaku Asset 4 General Manager, Senin (17/09/2018).

Dirinya menambahkan bahwa terkait dengan dukungan semangat dari SKK Migas untuk meningkatkan produksi di lapangan Sukowati tersebut, pihaknya akan mematangkan dalam pembahasan Rencana Kerja & Anggaran di WP&B 2019, dimana pembahasan awal dalam Pre WP&B 2019 sudah dilaksanakan beberapa hari lalu.

"Harapannya agar upaya peningkatan produksi bisa berjalan lancar, kendala operasi & perijinan dapat diminimalisir, sesuai dukungan kebijakan & anggaran yg didukung penuh oleh BOD PEP dan unsur pimpinan SKK Migas", lanjutnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan kunjungan lapangan, SKK Migas mendorong produksi Lapangan Sukowati naik dua kali di Tahun 2019 hingga 20 ribu bopd.

Pertimbangannya adalah kinerja produksi dalam beberapa bulan terakhir. Sejak dikelola PT Pertamina EP Mei lalu, produksi minyak Lapangan Sukowati bisa mencapai 10 ribu barel per hari (bopd). Padahal awalnya hanya bisa memproduksi 6.800 bopd.

Menurut Kepala Divisi Exploitation Skk Migas Wahju Wibowo, ada tiga langkah prioritas terkait kegiatan operasi & produksi migas. Pertama, upaya peningkatan produksi dari lapangan eksisting. Kedua, Percepatan produksi lapangan baru atau yang sedang dalam tahap pengembangan. Dan yang ketiga, peningkatan jumlah cadangan migas (reserves).

Khusus terhadap lapangan Sukowati yang dikelola oleh Pertamina EP Asset-4, Wahju melihat kondisi dan hasil pekerjaan well services pada dua sumur sebelumnya, dan Wahju merasa yakin & optimis produksi Lapangan Sukowati bisa meningkat secara signifikan tahun depan. Adapun, target tahun ini yang hanya 6.214 bopd.

“Kami menantang sekaligus mendorong agar produksi Lapangan Sukowati pada 2019 bisa mencapai 20.000 bopd," jelas Wahju.

Tag: PT Pertamina EP

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Reno Esnir

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,071.78 4,031.14
British Pound GBP 1.00 20,215.95 20,005.65
China Yuan CNY 1.00 2,209.20 2,187.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,270.00 15,118.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,875.29 10,764.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,948.90 1,929.37
Dolar Singapura SGD 1.00 11,118.39 11,003.71
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,722.36 17,544.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,677.75 3,637.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.99 13,469.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5727.256 -29.234 610
2 Agriculture 1509.830 -12.368 20
3 Mining 1893.607 -32.593 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.721 -27.621 70
5 Miscellanous Industry 1188.324 -0.762 45
6 Consumer Goods 2415.354 -13.287 49
7 Cons., Property & Real Estate 400.482 -4.050 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.524 -8.265 70
9 Finance 1048.064 10.116 91
10 Trade & Service 788.569 -6.051 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 785 970 185 23.57
2 RBMS 144 174 30 20.83
3 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
4 APEX 1,510 1,760 250 16.56
5 VRNA 109 127 18 16.51
6 MFMI 680 770 90 13.24
7 GMFI 272 304 32 11.76
8 TMPO 126 140 14 11.11
9 SONA 4,950 5,500 550 11.11
10 TIRA 138 153 15 10.87
No Code Prev Close Change %
1 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
2 PANI 248 210 -38 -15.32
3 ASJT 392 332 -60 -15.31
4 LPCK 1,625 1,385 -240 -14.77
5 DIGI 930 805 -125 -13.44
6 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
7 KONI 238 210 -28 -11.76
8 AKPI 930 825 -105 -11.29
9 MLPT 890 790 -100 -11.24
10 LPIN 1,005 900 -105 -10.45
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 1,310 1,185 -125 -9.54
2 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
3 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
4 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
5 RBMS 144 174 30 20.83
6 PGAS 2,120 2,040 -80 -3.77
7 KPIG 131 133 2 1.53
8 MNCN 755 745 -10 -1.32
9 BBRI 2,950 3,000 50 1.69
10 TLKM 3,680 3,660 -20 -0.54