Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:14 WIB. Kebakaran - Kebakaran Plaza Kalibata sudah dalam penanganan petugas. 
  • 19:13 WIB. Industri - Industri makanan dan minuman siap saji tetap ekpansif di tahun 2019. 
  • 19:12 WIB. Akuntansi - Radana Finance siap implementasikan standar akuntansi PSAK 71.
  • 19:12 WIB. Alumunium - Harga alumunium berpotensi menguat di tengah polemik perang dagang. 
  • 17:23 WIB. Infrastruktur - Menhub cek kesiapan penerapan one way dari Cikarang hingga Brebes. 
  • 17:21 WIB. Finansial - BCA naikkan pencadangan pembiayaan BCA Finance 1,7%.
  • 17:21 WIB. Batubara - PTBA jual batubara kalori tinggi 526.000 ton hingga April 2019.
  • 17:20 WIB. Pajak - Sri Mulyani: Gerakan boikot bayar banyak penolakan.
  • 17:18 WIB. Hijab - Produsen hijab Marbi rilis produk hijab anti tembem baru.
  • 14:06 WIB. JSMR - Jasa Marga menyebutkan jumlah rest area di tol Trans Jawa sudah memadai.
  • 14:03 WIB. Transportasi - Trayek bus Jakarta-Surabaya melalui tol Trans Jawa akan diluncurkan pada 27 Mei 2019.
  • 13:41 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo membuka wacana memanfaatkan tower masjid sebagai pengganti BTS.

Dari Gerobak Kaki Lima, Ayam Gepuk Pak Gembus Sukses Jadi Bisnis Waralaba

Dari Gerobak Kaki Lima, Ayam Gepuk Pak Gembus Sukses Jadi Bisnis Waralaba - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rido Nurul Adityawan (30), yang sukses dengan bisnis waralabanya, mengaku sempat bekerja sebagai karyawan di salah satu tempat pencucian motor di Yogyakarta, kemudian mencoba usaha ternak lele, hingga merantau ke Kalimantan untuk bekerja di sebuah perkebunan kelapa sawit. Namun semuanya tidak mampu membawa kesuksesan dalam hidup Rido.

Akhirnya Rido memutuskan berhenti dari pekerjaan dan memilih membuka usaha. Terinspirasi dari makanan kegemarannya, yakni sambal bawang, ia berpikir untuk membuka warung ayam goreng dengan sambal bawang khas buatannya. 

Pria kelahiran Magelang 29 Januari 1988 itu mengundang teman-teman kerjanya untuk mencoba makanan yang akan ia jual. Dari riset sederhana tersebut, ternyata respons positif dari teman-temannya membuat ia optimistis untuk berbisnis. 

Mulailah pada Oktober 2013 di Srengseng, Rido membuat gerobak dan membuka tenda ukuran 3x3 meter untuk berjualan menu ayam yang ia racik sendiri, yaitu ayam goreng gepuk dengan sambal bawang kacang yang menjadi kekhasan bisnis kulinernya.

Dengan keterbatasan Rido pun melakukan segala sesuatu sendiri, mulai dari pemasangan gerobak sampai melayani konsumen, termasuk mengulek dan menyajikan menu ayam gepuk sendiri.

Warung ayam goreng Rido pun ramai diserbu pembeli setiap hari. Sampai akhirnya di Januari 2015, seorang pelanggan laki-laki dan perempuan menghampirinya, yang menanyakan mengenai usaha ayam gepuk Rido.

"Mas, ini warung ayamnya punya mas ya? Bisa di-franchise-in enggak mas?" ungkap Rido menirukan pelanggan itu.

Rido, yang saat itu awam dengan istilah franchise atau waralaba, mengaku bingung dengan pertanyaan pelanggan tersebut. Dia pun meminta waktu kepada pelanggan itu untuk memberi jawaban. Ia lantas pergi ke warnet untuk mencari tahu mengenai bisnis franchise. Dari pencariannya, dia mulai memahami bisnis waralaba dan belajar membuat proposal dari contoh proposal franchise bisnis donat. 

Akhirnya, Rido menjual franchise bisnis ayam gorengnya dengan merek 'Ayam Gepuk Pak Gembus' seharga Rp15 juta per franchise. Franchise pertamanya langsung dibuka di dua lokasi, yaitu Lokasari dan Tanjungduren, Jakarta Barat. Banyak pengunjung berdatangan, meski tempatnya hanya sebuah warung kaki lima. 

Ramainya Ayam Gepuk Pak Gembus membuat banyak orang terus berdatangan untuk membeli bisnis warabalanya yang kini ia bandreol seharga Rp35-40 juta. Kini ia tidak lagi mampu menjaga warungnya karena harus bertemu dengan para calon franchisee. Dari sanalah, bisnis warabala Rido bersinar dan melebar. Hingga saat ini, jumlah cabang Ayam Gepuk Pak Gembus mencapai 700 di seluruh Indonesia. 

Ke depan, Rido akan membuat standarisasi produk dan pelayanan di Ayam Gepuk Pak Gembus. Ia mengaku tidak fokus pada jumlah cabang, melainkan pada penyeragaman kualitas di seluruh cabangnya.

Sementara untuk ekspansi ke luar Indonesia, ia mengaku menerima banyak permintaan dari berbagai negara. Namun bahan baku yang harus dikirim dari Indonesia menjadi kendalanya untuk ekspansi, ditambah proses pengirimannya tidaklah mudah. Menurutnya, rasa cabai dan bahan baku lain di negara luar tidak sama dengan rasa bahan baku Indonesia. 

Tag: Ayam Gepuk Pak Gembus

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10