Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:49 WIB. Facebook - Kantor Facebook di AS dapat ancaman bom. 
  • 16:35 WIB. Samsung - Samsung kolaborasi dengan Tesla kembangkan mobil otonom. 
  • 16:32 WIB. Facebook - Facebook akui bertemu dengan kedua Paslon Pilpres 2019.
  • 16:30 WIB. GoPro - GoPro pindahkan pabrik keluar China.
  • 16:29 WIB. Grab - Grab sebar diskon ongkir hingga 80% saat Harbolnas. 
  • 16:00 WIB. IHSG - Penutupan sesi II, HSG menguat 0,64% ke level 6.115,58. 
  • 13:37 WIB. Tokopedia - Valuasi Tokopedia naik menjadi US$7 miliar. 
  • 13:37 WIB. Tokopedia - Tokopedia dapat suntikan dana US$1,1 miliar dari SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group.

Capaian Kampanye MR Tiga Kabupaten di Sumut Masih di Bawah 10%

Foto Berita Capaian Kampanye MR Tiga Kabupaten di Sumut Masih di Bawah 10%
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Capaian kampanye Measles Rubella (MR) sudah mencapai 34% di Sumatera Utara (Sumut). Namun ternyata masih ada kabupaten yang capaiannya dibawah 10%. Yakni Labuhanbatu Selatan sebesar 2,38%, Labuhanbatu sebesar 5,36% dan Tanjungbalai sebesar 6,84%. Target Kampanye akhir bulan September ini dapat diberikan minimal kepada 95% dari sasaran vaksin 4.291.857 anak pun terancam gagal.

Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Sumut, Suhadi mengatakan, capaian kampanye MR di Sumut tergolong rendah. Saat ini, meski sudah berjalan selama sekitar 46 hari masih belum menunjukan peningkatan berarti.

"Diatas kabupaten Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu dan Tanjungbalai ada Padangsidempuan dengan capaian 11,23%, Mandailingnatal sebesar 11,52%, Padanglawas sebesar 18,48%, Asahan sebesar 19,59%, Labuhanbatu Utara sebesar 20,36% dan Langkat sebesar 22,43%. Sedangkan yang lainnya berada di antara 30% hingga lebih dari 90%,” katanya, Senin (17/9/2018).

Dikatakannya, untuk kampanye MR ini, capaian tertinggi dilakukan kabupaten Samosir dengan capaian 92,6%, disusul Humbanghasundutan sebesar 87,98%, Dairi sebesar 84,89% dan Samosir sebesar 84,71%.

“Sampai saat ini cakupan rendah, terutama di wilayah dengan mayoritas Muslim seperti Madina (Mandailing Natal). Padahal, imunisasi ini tidak akan bermanfaat kalau cakupannya rendah dan tidak merata,” ujarnya.

Selain itu, kampanye MR penting dilakukan untuk memutus rantai penularan penyakit yang disebut juga campak jerman ini. Dengan pemberian vaksin kepada semua anak usia 9 bulan hingga 15 tahun, diharap timbul kekebalan tubuh sehingga penyakit tidak menjadi wabah.

Sementara Ketua Komda Pemantauan dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (PP-KIPI) Sumut, Munar Lubis mengatakan bahwa imunisasi dilakukan untuk mengunci atau menjadi antibodi agar tidak timbul penyakit. Meski sudah diimunisasi, kata dia, anak masih bisa tertular, tapi resikonya jauh lebih ringan. 

“Sedangkan yang belum diimunisasi, sakitnya akan lebih berat, lebih lama dan lebih berbahaya,” katanya. 

Dikatakanya, jika menulari anak, campak Jerman ini hanya menimbulkan gejala ringan. Namun, jika diidap wanita hamil maka cukup berbahaya karena dapat menimbulkan abortus atau bayi lahir dengan CRS atau sindrome kecacatan pada bayi.

"Program kampanye MR ini harus mencapai cakupan target 95% agar berhasil dan dapat mengeliminasi virus," pungkasnya.

Tag: Medan

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: PT Bio Farma (Persero)

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6076.587 -34.773 620
2 Agriculture 1506.543 8.473 20
3 Mining 1747.761 9.817 47
4 Basic Industry and Chemicals 820.676 -23.288 71
5 Miscellanous Industry 1382.059 4.150 45
6 Consumer Goods 2483.389 -20.063 49
7 Cons., Property & Real Estate 444.822 -4.105 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1031.916 -11.848 71
9 Finance 1162.012 -1.035 91
10 Trade & Service 790.383 -0.185 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 280 350 70 25.00
2 DEAL 394 492 98 24.87
3 OASA 246 298 52 21.14
4 TFCO 650 780 130 20.00
5 MERK 6,475 7,725 1,250 19.31
6 KPAS 505 600 95 18.81
7 RODA 388 450 62 15.98
8 PTSN 805 920 115 14.29
9 PDES 1,500 1,700 200 13.33
10 ARTA 406 458 52 12.81
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 290 220 -70 -24.14
2 YPAS 725 570 -155 -21.38
3 NUSA 158 136 -22 -13.92
4 RIMO 186 162 -24 -12.90
5 LUCK 705 615 -90 -12.77
6 MPOW 120 105 -15 -12.50
7 KPAL 338 300 -38 -11.24
8 CPIN 7,000 6,300 -700 -10.00
9 SILO 3,850 3,500 -350 -9.09
10 LPIN 950 865 -85 -8.95
No Code Prev Close Change %
1 RIMO 186 162 -24 -12.90
2 SRIL 366 370 4 1.09
3 KPAS 505 600 95 18.81
4 NUSA 158 136 -22 -13.92
5 PTBA 4,020 4,280 260 6.47
6 TLKM 3,680 3,620 -60 -1.63
7 WSKT 1,845 1,795 -50 -2.71
8 BHIT 57 60 3 5.26
9 BBRI 3,610 3,620 10 0.28
10 DEAL 394 492 98 24.87