Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Pimpinan Vale Temui Gubernur dan Wagub Sulsel, Bahas Apa?

Pimpinan Vale Temui Gubernur dan Wagub Sulsel, Bahas Apa? - Warta Ekonomi
WE Online, Makassar -

Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Nico Kanter, dan rombongan bertandang ke Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di Jalan Urip Sumihardjo, Kota Makassar, Selasa kemarin. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas dan memaparkan perkembangan investasi pertambangan dari Vale Indonesia yang beroperasi di Sulsel. 

Dalam kunjungan tersebut, pertemuan pertama berlangsung antara Nico dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di ruang kerja gubernur. Sedangkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menghadiri berbagai agenda kerja terlebih dahulu sebelum menemui pimpinan Vale Indonesia. 

Sudirman sendiri menyampaikan dalam pertemuan itu, pihaknya meminta data terkait Vale Indonesia yang sebelumnya telah diberikan kepada Kementerian ESDM. "Kita minta data yang diberikan ke ESDM juga diberikan ke kami (Pemprov Sulsel). Kedua meminta saran mereka, memberikan informasi tentang PT Vale karena kita baru di sini, kita belum tahu datanya sudah sampai mana," katanya. 

Vale Indonesia selanjutnya, Sudirman menyampaikan akan memberikan data-data yang diperlukan oleh Pemprov Sulsel. Terkait apakah ada pembahasan tentang penambahan investasi pertambangan, Sudirman mengaku akan menggali informasi terlebih dahulu terkait potensi yang ada untuk dikaji. 

"Masih informasi dulu. Gali dulu apa-apa yang cocok atau tidak. Setelah itu baru ada kajian," sebutnya. 

Kajian diperlukan, kata Sudirman, mengingat pihaknya tidak bisa serta-merta menyetujui pertambangan. "Harus ada kajian dan duduk bersama. Semua harus ada matematisnya. Hitungannya ada, nilai komersialnya bagaimana. Berpeluang atau tidak. Kita baru mau melihat," jelasnya. 

Sementara itu, Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Nico Kanter, membenarkan kunjungan tersebut dalam rangka perkenalan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.  Dalam kesempatan tersebut, Nico juga menjelaskan visi PT Vale Indonesia. "Kita diminta untuk kerjasama, memberikan data yang kita tahu. Juga untuk memperkenalkan diri," ungkapnya. 

Pemaparan tentang perusahaan tambang nikel ini juga diberikan secara general. 

"Beliau ingin tahu kendala apa yang dihadapi dalam operasi. Beliau hanya ingin membantu kita melihat adakah kendala yang dihadapi untuk lebih optimal dalam beroperasi maupun investasi," sebutnya. 

Terkait ada tidaknya komitmen baru dengan Pemprov Sulsel, Nico menyampaikan bahwa tidak ada yang berubah. Upaya sinergitas terus dilakukan. Adapun soal rencana pembentukan Perusda Pertambangan, Nico mengatakan belum ada perbincangan terkait hal tersebut. 

"Saya rasa belum ke situ. Itu sedang dijajaki oleh Pemprov. Kalau memang ada yang baik, kenapa tidak. Semua ide perlu dicoba. Coba ditanyakan ke Pak Wagub," jelas Nico. 

Ia menambahkan dalam pertemuan itu, pihaknya juga memberi data investasi bidang pertambangan. Kata Nico, Pemprov Sulsel memang ingin melihat kondisi pertambangan yang lebih terbuka. 

Nico dan rombongan juga pada sore harinya bertemu dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di rumah jabatan. "Lebih ke silaturahmi, karena sejak dilantik belum pernah bertemu," pungkasnya. 

Tag: PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Nurdin Abdullah

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62