Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Jasnita - Kemenkominfo belum tetapkan waktu pelelangan frekuensi PT Jasnita.
  • 20:30 WIB. Bolt - Bolt hentikan sementara isi ulang dan paket berlangganan.
  • 20:29 WIB. Samsung - Usung 4 kamera, Samsung Galaxy A9 dibanderol Rp7,9 juta.
  • 20:26 WIB. Zuckerberg - Mark Zuckerberg takkan mundur dari Facebook.
  • 20:23 WIB. Android - Tingkat kecerahan layar Android Pie diatur pakai AI.
  • 20:21 WIB. Xiaomi - Xiaomi masuk buku rekor dunia berkat 500 Mi Store.
  • 19:43 WIB. Bitcoin - Nilai Bitcoin kini setara 4 iPhone XS Max.
  • 19:27 WIB. Xiaomi - Pendapatan Xiaomi tembus Rp106,7 triliun di kuartal III 2018.
  • 19:12 WIB. Huawei - Huawei gandakan jumlah personel di Indonesia.
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Serangan DDoS Meningkat 500%, Nexusguard Anjurkan Perlindungan Bandwidth

Foto Berita Serangan DDoS Meningkat 500%, Nexusguard Anjurkan Perlindungan Bandwidth
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Para peneliti keamanan siber menganjurkan perlindungan lebar pita (bandwidth) terhadap botnet IoT. Pasalnya rata-rata serangan DDoS meningkat lima kali lipat menjadi lebih dari 26 Gbps dan serangan maksimum meningkat empat kali lipat menjadi 359 Gbps dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Menurut Nexusguard dalam Laporan Ancaman Kuartal 2-2018, ribuan serangan DDoS di seluruh dunia meningkat secara dramatis terhadap eksploitasi botnet IoT dan perangkat perusak Satori (varian dari Mirai yang terkenal berbahaya).

"Para penyedia layanan komunikasi (CSP) dan organisasi perlu meningkatkan perlindungan bandwidth jika mereka ingin tetap terdepan, mengingat ukuran serangan tersebut melonjak," tulis Nexusguard dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi Warta Ekonomi, Kamis (20/9/2018).

Dijelaskan bahwa sebab peningkatan eksploitasi perangkat perusak yang berhubungan dengan IoT dan pertumbuhan serangan DDoS skala besar merajalela adalah penggunaan botnet IoT yang berkelanjutan. Sebagai contoh, serangan pada Verge Network (XVG) mengakibatkan kerugian 35 juta token XVG senilai lebih dari US$1,7 juta.

Para analis Nexusguard memperingatkan, CSP dan pengoperasian yang rentan harus meningkatkan kesiapan untuk mempertahankan bandwidth, terutama jika infrastruktur mereka tidak memiliki redundansi penuh dan rencana failover (kemampuan sistem untuk berpindah ke sistem cadangan jika sistem utama mengalami kegagalan).

"Risiko terbesar serangan pada celah keamanan yang belum diketahui (zero-day) bisa berasal dari berbagai tipe perute rumah, dari sini si penyerang melakukan eksploitasi menciptakan serangan DDoS ekspansif terhadap jaringan dan layanan yang sangat vital, sehingga menghasilkan serangan jumbo untuk melumpuhkan target selama jam puncak saat menghasilkan pendapatan," ujar Juniman Kasman, pejabat teknologi tertinggi Nexusguard.

"Penyedia layanan telekomunikasi dan komunikasi lain perlu melakukan tindakan pencegahan ekstra untuk melindungi bandwidth dari serangan super ini untuk memastikan layanan pelanggan dan pengoperasian tetap tidak terganggu," imbuhnya.

Para peretas menyerang menggunakan protokol datagram universal (Universal Datagram Protocol/UDP), dengan lebih dari 31% serangan yang mendayagunakan strategi volumetrik ini. Protokol tanpa koneksi ini membantu meluncurkan botnet yang dibuat secara massal, yang juga melemahkan sumber daya host dan bisa membuat mereka tak bisa diakses.

Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai sepertiga dunia, AS dan Tiongkok merupakan dua tempat teratas yang menjadi sumber trafik serangan, dengan masing-masing sebesar 20% dan lebih dari 16%.

Tag: DDoS

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: F5 Labs

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5948.052 -57.245 616
2 Agriculture 1420.064 -22.607 20
3 Mining 1752.232 -92.706 47
4 Basic Industry and Chemicals 794.852 4.282 71
5 Miscellanous Industry 1405.848 -7.667 45
6 Consumer Goods 2338.754 0.545 49
7 Cons., Property & Real Estate 427.067 3.402 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.304 -6.551 71
9 Finance 1128.672 -17.324 91
10 Trade & Service 795.747 -11.763 150
No Code Prev Close Change %
1 HOME 123 166 43 34.96
2 MPRO 860 1,075 215 25.00
3 POLA 284 354 70 24.65
4 MINA 535 665 130 24.30
5 NIPS 350 428 78 22.29
6 AKSI 260 310 50 19.23
7 MPPA 157 184 27 17.20
8 ABMM 1,885 2,190 305 16.18
9 AMAG 272 314 42 15.44
10 GOLD 510 560 50 9.80
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,950 1,465 -485 -24.87
2 PALM 254 220 -34 -13.39
3 PTIS 380 330 -50 -13.16
4 TRUK 202 176 -26 -12.87
5 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
6 GLOB 218 194 -24 -11.01
7 GEMA 316 282 -34 -10.76
8 INDY 2,430 2,180 -250 -10.29
9 MAIN 1,300 1,170 -130 -10.00
10 LEAD 66 60 -6 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
2 PTBA 4,660 4,350 -310 -6.65
3 PGAS 2,030 1,945 -85 -4.19
4 UNTR 34,400 31,950 -2,450 -7.12
5 BBRI 3,520 3,430 -90 -2.56
6 ERAA 1,980 2,010 30 1.52
7 ITMG 22,025 20,025 -2,000 -9.08
8 TRUK 202 176 -26 -12.87
9 BMRI 7,475 7,275 -200 -2.68
10 TLKM 3,950 3,960 10 0.25