Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:24 WIB. PTPP - PT PP mengantongi kontrak baru Rp10,75 triliun per akhir April 2019.
  • 06:23 WIB. PNM - PNM bakal menaikkan target tahunan seiring dengan peningkatan kinerja yang berlipat.

Jalur Kereta Api Khusus Batubara Servo Railway Mulai Dibangun

Jalur Kereta Api Khusus Batubara Servo Railway Mulai Dibangun - Warta Ekonomi
WE Online, Palembang -

Ground Breaking Ceremony pembangunan jalur Kereta Api khusus Batubara Servo Railway di Jalan Prabumulih-Baturaja KM. 68 Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim Sumsel dilaksanakan menyusul penandatangan prasasti dan pemotongan rangakaian bunga melati oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersama Direktur Pengusahaan Batubara, Kementerian ESDM RI, Dodik, Komisaris PT. BME, Apri Reza Fachtoni, Durektur Infrastruktur PT. PP Tbk, Toha Fauzi dan Comisioner Servo Railway, Widhi Hartono.

"Ini Ground Breaking Servo yang kedua kalinya saya hadiri, pertama pada 2012 untuk jalan PT Servo dan sekarang jalur kereta api khusus PT. Servo,” ungkap Alex Noerdin dalam sambutannya, Rabu (19/9/2018).

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Beli Tiket KAI yang Perlu Anda Ketahui

Menurut Alex, Provinsi Sumsel sangat luar biasa selain memiliki kekayaan Batubara sebesar 45,20 % cadangan Batubara Indonesia, Sumsel juga memiliki berbagai kekayaan energi lainnya, seperti listrik yang surplus.

Untuk itu, Alex sangat mengapresiasi dilaksanakannya pembangunan jalur kereta khusus Batubara Servo.

Dia menjelaskan Batubara yang dikeluarkan hanya sekitar 30 juta ton per tahun dengan dibangunnya jalur khusus kereta api ini Batubara bisa dikeluarkan hampir 140 juta ton per tahun belum ditambah yang lain-lainnya.

Selama ini, Sumsel sudah tertinggal jauh dengan Kalimantan karena sejak bertahun-tahun yang lalu Kalimantan sudah mengeluarkan sekitar 200 juta ton Batubara per tahunnya sedangkan Sumsel baru mulai merangkap antara 25 sampai 30 juta ton per tahun. Padahal,  cadangan Batubara Indonesia hampir separuhnya ada di Sumatera Selatan.

“Ini berpacu dengan waktu karena pada saatnya nanti Batubara sudah tidak diminati lagi penggunaannya karena tergantikan dengan energi terbaharukan, ini untuk 10 sampai 20 tahun kedepan. Jadi, se-segera mungkin mengeluarkan Batubara itu karena jika tidak akan mendapat kerugian yang luar biasa,” terangnya.

“Jadi harus secepat mungkin, saya sangat mengapresiasi pembangunan jalur kereta khusus ini agar mempercepat Batubara kita dikeluarkan, sayang kalau 22,4 miliar ton batubara yang ada di bumi Sriwijaya ini hanya dikeluarkan separuhnya,” lanjut Alex.

Comisioner Servo Railway Widhi Hartono mengatakan, pembangunan jalur kereta api khusus tersebut sepanjang 150 KM dari Tanjung Enim Baru sampai ke Tarahan Prabumulih. Pembangunan tahap awal dilaksanakan double track dan akan dilanjutkan secara bertahap sampai double track secara keseluruhan.

“PembangunanJalur kereta ini rasanya mengingatkan kembali masa kolonial dimana adanya perusahaan swasta yang melakukan pembangunan jalur kereta api,” ujar Widhi Hartono.

lanjut ia mengatakan, strategisnya pembangunan jalur kereta api servo dilaksanakan untuk mendukung Sumsel menjadi Provinsi yang super makmur dan sejahtera, karena diyakini dengan adanya jalur kereta api yang melintasi 3 Kabupaten tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi masyarakat sekitar.

"Jika sudah siap berpoerasi kita akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk operasionalnya serta terus meningkatkan sinergi yang tinggi dengan berbagai pihak lainnya. Dengan Servo Railway ini akan berdampak pada peningkatan Batubara sebesar 1,5 juta ton per tahunnya. Untuk itu, saya mewakili PT. Servo sebagai perusahaan swasta nasional, mohon izin untuk melaksanakan pembangunan ini,” pungkasnya.

Tag: Kereta Api

Penulis: Irwan Wahyudi

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10