Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:06 WIB. JSMR - Jasa Marga menyebutkan jumlah rest area di tol Trans Jawa sudah memadai.
  • 14:03 WIB. Transportasi - Trayek bus Jakarta-Surabaya melalui tol Trans Jawa akan diluncurkan pada 27 Mei 2019.
  • 13:41 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo membuka wacana memanfaatkan tower masjid sebagai pengganti BTS.
  • 12:44 WIB. Ferrari - Penjualan Ferrari sepanjang Januari-Maret 2019 tumbuh kuat 22,7% (482 unit).
  • 12:44 WIB. Transportasi - Batik Air segera membuka penerbangan langsung Jakarta–Luwuk.
  • 12:42 WIB. Mazda - Mazda memperkenalkan mobil CX-3 edisi terbatas dengan mesin 2.0 liter.
  • 12:41 WIB. Subaru - Subaru telah merilis harga dan informasi resmi untuk Ascent 2020 di AS.
  • 12:40 WIB. Boeing - Boeing mengakui telah memperbaiki kelemahan pada piranti lunak simulator 737 MAX.
  • 12:39 WIB. Kemenpar - Kemenpar menjalin kerja sama dengan Visa demi gaet wisatawan.
  • 12:38 WIB. Kemenpar - Kemenpar mendorong SDM kembangkan wisata halal.
  • 09:13 WIB. LaLiga Spanyol - Real Valladolid 0 vs 2 Valencia
  • 09:12 WIB. LaLiga Spanyol - RCD Espanyol 2 vs 0 Real Sociedad
  • 09:12 WIB. LaLiga Spanyol - Levante 2 vs 2 Atletico Madrid
  • 09:10 WIB. Serie A Italia - Sassuolo 0 vs 0 Roma
  • 09:08 WIB. Serie A Italia - Genoa 1 vs 1 Cagliari

Target 10 Juta Lapangan Kerja, Pemerintah Diminta Perbaiki Regulasi

Target 10 Juta Lapangan Kerja, Pemerintah Diminta Perbaiki Regulasi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Target pemerintah menciptakan 10 juta lapangan pekerjaan hingga akhir 2018 harus diikuti perbaikan berbagai regulasi. Target yang masuk RPJMN 2015-2019 ini dapat terwujud karena berdasarkan data BPS pada 2016, 2017, dan 2018, jumlah pengangguran berkurang, yaitu sebesar 5,6%, 5,5%, dan 5,1%.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Imelda Freddy mengatakan, ada beberapa regulasi yang perlu diperbaiki terkait penciptaan lapangan pekerjaan. Pertama, regulasi kemudahan pendaftaran izin usaha.

"Semakin mudah suatu unit usaha mendaftarkan legalitas institusinya, maka akan semakin cepat pula mereka dapat menjalankan aktivitasnya dan semakin besar kesempatan untuk menyerap tenaga kerja formal," jelas dia dalam rilis yang diterima redaksi Warta Ekonomi.

Imelda menjelaskan, pembenahan di fase tersebut penting karena membentuk kesan awal dan menentukan keputusan investasi. Berdasarkan laporan Ease of Doing Business (EODB) 2018, indikator ini menduduki peingkat 144, sehingga patut menjadi fokus utama perbaikan peringkat kemudahan berbisnis secara umum.

"Pembenahan berikutnya, mengenai besaran pajak yang dikenakan kepada UMKM. Pemerintah sebaiknya mengevaluasi ulang pemberlakuan pajak tersebut dengan mengimplementasikan Flat Tax Policy, yang akan menciptakan insentif kuat bagi investasi, sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan," imbuhnya.

Pembenahan terakhir, mengenai kesiapan infrastruktur Indonesia. Dengan infrastrukur yang baik, lanjut Imelda, maka semakin mudah suatu unit usaha beroperasi.

"Kemudahan beroperasi ini berpengaruh positif terhadap peningkatan profit perusahaan, sehingga perusahaan semakin berkembang dan otomatis akan membutuhkan lebih banyak lapangan pekerjaan," terang Imelda.

Dia menyoroti pentingnya perbaikan regulasi mengenai pengupahan karena hal ini sangat terkait keberlangsungan sebuah unit usaha. Wewenang penetapan besaran upah sebaiknya diberikan kembali kepada kepala daerah.

"Penetapan upah juga sebaiknya melibatkan serikat pekerja. Pelibatan kepala derah dan serikat pekerja setempat diharapkan bisa memberikan cerminan besaran upah yang layak dengan kondisi di daerah tersebut," tukasnya.

Tag: Center for Indonesian Policy Studies (CIPS)

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Risky Andrianto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10