Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:09 WIB. Papua - Indonesia pastikan tak gunakan bom untuk kelompok bersenjata Papua.
  • 19:09 WIB. Australia - OKI minta Australia tinjau kembali keputusannya tentang Yerusalem.
  • 19:09 WIB. Google - Google menghabiskan $1 miliar untuk mendirikan kampus baru di New York.
  • 19:08 WIB. Uni Eropa - Komisi Uni Eropa mengatakan masih dalam pembicaraan dengan Italia mengenai anggaran.
  • 19:08 WIB. Jerman - Bundesbank: Industri mobil Jerman mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari keterpurukan.
  • 19:07 WIB. WTO - China mengatakan AS telah membawa kembali 'hantu unilateralisme' ke WTO.
  • 19:07 WIB. Nestle - Nestle memangkas sekitar 380 karyawan di empat lokasi pabriknya di Jerman.
  • 19:06 WIB. India - India memberikan bantuan $1,4 miliar ke Maladewa di tengah kekhawatiran atas utang China.
  • 19:06 WIB. ABB - ABB akan menjual saham mayoritas di divisi Power Grids ke Hitachi.
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,90% ke level 6.114,45 pada akhir perdagangan sesi II, Senin (17/12/2018). 
  • 15:42 WIB. Produksi - TPIA targetkan produksi polyethylene meningkat menjadi 736 KTA.
  • 15:42 WIB. Kredit - TPIA terima kredit US$380 juta dari The Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan BNP Paribas (cabang Tokyo).

Jual Kapal, PSSI Bakal Kantongi Tambahan Dana US$13 Juta

Foto Berita Jual Kapal, PSSI Bakal Kantongi Tambahan Dana US$13 Juta
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) perusahaan yang bergerak di solusi logistik dan transportasi laut berencana melakukan penjualan satu unit aset Floating Loading Facility (FLF), fasilitas pemindahmuatan batu bara lepas pantai yang dibuat pada 2007. Hal tersebut untuk mempertahankan posisi pangsa pasar perseroan di logistik batu bara yang sejalan dengan strategi usahanya. 

Direktur Utama PT Pelita Samudera Shipping Tbk, Iriawan Ibarat mengatakan bahwa langkah strategis tersebut sebagai bagian dari divestasi usaha untuk mengoptimalkan utilisasi aset. Penjualan ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi perseroan memperoleh dana untuk diinvestasikan ke aset yang lebih menguntungkan. 

"Ini Sejalan dengan strategi usaha kami untuk ekspansi armada kapal yang telah dilakukan selama dua tahun terakhir dan target ke depan sesuai dengan kebutuhan pasar domestik dan ekspor batu bara yang diprediksi akan tetap stabil ke negara-negara Asia, terutama Asia Tenggara," jelasnya di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Menurutnya, perseroan telah mendapatkan penawaran bagus atas transaksi penjualan senilai US$12 juta yang direncanakan akan dijual ke PT Maritim Barito Perkasa.

"Penjualan ini akan berdampak positif terhadap kegiatan operasional, di mana perseroan masih memiliki aset tiga unit FLF dan satu Floating Crane untuk pemindahmuatan batu bara, sehingga bisa menambah utilisasi keempat aset tersebut, di samping satu unit kapal induk Handymax (Mother Vessel), 37 unit Tugboat, dan 37 unit Barge untuk jasa pengangkutan batu bara dengan rata-rata utilisasi di atas 90%," terangnya. 

Ia mengungkapkan jika penjualan aset FLF bernama Ratu Barito ini telah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa hari ini, Kamis (20/9/2018) di Fairmont Hotel, Jakarta.

"Kami tetap optimistis dapat mencapai target dobel digit growth dari 2017 setelah mencapai kinerja keuangan yang melesat signifikan di semester I-2018 dibandingkan semester I-2017 dengan naiknya laba bersih sebesar 2,859%," pungkasnya.

Tag: PT Pelita Samudera Shipping

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6089.305 -80.538 621
2 Agriculture 1529.475 7.439 20
3 Mining 1740.264 -24.661 47
4 Basic Industry and Chemicals 823.102 -18.496 71
5 Miscellanous Industry 1396.496 -21.778 46
6 Consumer Goods 2485.433 -44.232 49
7 Cons., Property & Real Estate 447.566 -6.607 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1048.350 -7.984 71
9 Finance 1161.972 -11.642 91
10 Trade & Service 783.053 -8.539 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 226 282 56 24.78
2 KONI 340 424 84 24.71
3 ARTA 488 600 112 22.95
4 SSTM 396 478 82 20.71
5 TIRA 125 150 25 20.00
6 ASBI 282 336 54 19.15
7 APEX 1,300 1,530 230 17.69
8 AHAP 60 68 8 13.33
9 PNSE 1,100 1,240 140 12.73
10 PTSN 965 1,085 120 12.44
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 690 555 -135 -19.57
2 RIMO 172 140 -32 -18.60
3 OCAP 226 185 -41 -18.14
4 RELI 228 189 -39 -17.11
5 MERK 7,500 6,450 -1,050 -14.00
6 AKSI 444 398 -46 -10.36
7 KICI 300 270 -30 -10.00
8 SOTS 444 408 -36 -8.11
9 MSKY 785 730 -55 -7.01
10 PSDN 200 187 -13 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 352 360 8 2.27
2 RIMO 172 140 -32 -18.60
3 UNTR 29,425 28,700 -725 -2.46
4 BBRI 3,680 3,600 -80 -2.17
5 TLKM 3,730 3,710 -20 -0.54
6 BMRI 7,575 7,400 -175 -2.31
7 MNCN 780 745 -35 -4.49
8 LPPF 5,625 5,825 200 3.56
9 ASII 8,450 8,300 -150 -1.78
10 PGAS 2,100 2,060 -40 -1.90