Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:57 WIB. AP II - AP II menambah area Airports Digital Lounge di Bandara Soekarno-Hatta.
  • 22:56 WIB. WIKA - Tak hanya konstruksi, WIKA juga akan fokus mengembangkan beberapa bisnis properti.
  • 22:55 WIB. Mandiri - Mandiri akan mempertahankan CASA.
  • 22:54 WIB. Mandiri - NIM Mandiri pada kuartal III-2018 tercatat sebesar 5,76%, yakni lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu sebesar 5,86%.
  • 22:52 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan tol Semarang-Batang akan beroperasi pada Desember 2018 mendatang.
  • 22:51 WIB. BNI - BNI mengembangkan sistem pembayaran non-tunai berbasis QR code melalui aplikasi yap!.
  • 22:49 WIB. PP - PT PP memperoleh proyek Pertamina Warehouse senilai Rp933,1 miliar.
  • 22:49 WIB. PP - PT PP mengantongi total kontrak baru sepanjang Januari-September 2018 sebesar Rp32,45 triliun.
  • 22:05 WIB. Jasa Raharja - Laba Jasa Raharja tahun ini bakal mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
  • 22:01 WIB. BNI - BNI dan Traveloka akan mengadakan travel fair pada akhir Oktober 2018.
  • 21:40 WIB. Hukum - Kekayaan bupati Bekasi Dalam setahun naik Rp9,3 miliar.
  • 21:39 WIB. Hukum - Polri: Kaca film antipeluru Gedung DPR perlu dikaji.
  • 21:39 WIB. Olahraga - Kemenpora: Event esports internasional di Indonesia masih terbatas.
  • 21:39 WIB. Politik - Ma'ruf Amin bicara Islam moderat di Singapura.
  • 21:39 WIB. Hukum - KPAI: Video pramuka ganti presiden eksploitasi anak.

Mundur dari Rais Aam PBNU, Ma'ruf Amin Tetap Ketua MUI

Foto Berita Mundur dari Rais Aam PBNU, Ma'ruf Amin Tetap Ketua MUI
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Setelah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai cawapres pada Pemilu 2019 mendatang, Ma'ruf Amin langsung menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Rais Aam PBNU. Meski begitu, jabatannya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), belum dilepaskannya.

Ma'ruf mengaku, selama beberapa bulan lalu, ia dihadapkan dengan pilihan sulit, antara bertahan sebagai Rais Aam atau menerima tawaran sebagai cawapres berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2019.

"Saya dihadapkan pada situasi amat sulit yang harus saya pilih salah satunya," ujarnya di Jakarta, Sabtu (22/9/2018).

Namun, pada akhirnya setelah melakukan konsultasi dan meminta arahan serta saran kepada masyaikh (guru) dan para kiai, Ma'ruf memantapkan diri menerima tawaran sebagai cawapres.
Sebab, hal itu merupakan kesempatan membawa manhajul fikr (metode berpikir) dan manhajul harakah (metode gerakan) NU ke ranah yang lebih luas yaitu bangsa dan negara.

"Saya dididik di lingkungan pesantren yang memegang teguh keyakinan bahwa apabila bangsa dan negara memanggil untuk mengabdi maka siapa pun harus tunduk dan patuh," tegasnya.

Namun, Ma'ruf mengakui belum sepenuhnya menjalankan seluruh amanat sejak menjabat sebagai Rais Aam pada 2015 lalu. Untuk itu, ia meminta KH Miftachul Akhyar sebagai Wakil Rais Aam untuk meneruskan perjuangannya.

"Dalam hitungan saya selama lima tahun periode kepengurusan, program kerja amanah muktamar NU di Jombang harus sudah terlaksana semua. Tapi rupanya Allah SWT berkehendak lain. Azam saya untuk menuntaskan amanah tersebut sulit untuk terlaksana," terangnya.

Meski telah mengundurkan diri, Ma'ruf menegaskan dirinya tetap menjadi kader NU sampai kapan pun. Sebab pilihannya merupakan perjuangan baru untuk kemaslahatan yang lebih luas.

"Perlu saya sampaikan bahwa di mana pun dan sampai kapan pun saya adalah kader Nahdlatul Ulama," tegasnya.

Tag: Joko Widodo (Jokowi)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74