Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:15 WIB. Google - Google prediksi pemilu dan tokoh politik bakal jadi trending di 2019.
  • 07:02 WIB. California - California berencana kenakan pajak untuk SMS. 
  • 07:00 WIB. Fintech - Kemenkominfo telah blokir 400 Fintech ilegal dari OJK. 
  • 06:58 WIB. YLKI - YLKI sebut perlindungan konsumen belanja online rendah. 
  • 06:54 WIB. Apple - Apple investasikan Rp14,5 triliun untuk kampus di Texas. 

AP I Bakal Percantik 12 Bandara Ini

Foto Berita AP I Bakal Percantik 12 Bandara Ini
Warta Ekonomi.co.id, Hong Kong -

PT Angkasa Pura I Persero yang mengelola bandara di kawasan tengah dan timur Indonesia, fokus melakukan pengembangan 12 bandara tahun ini dengan memanfaatkan potensi-potensi ekonomi daerah sehingga mampu menggerakan roda perekonomian secara optimal.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT AP I Devi Suradji kepada jurnalis di Hong Kong, Sabtu, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengembangkan 12 dari 13 bandara yang dikelola dengan cara mengekspansi kapasitas, melakukan beautifikasi atau mempercantik bandara, dan juga penambahan terminal.

Devi mengatakan untuk membuat keberadaan bandara mampu optimal dalam menggali potensi ekonomi daerah, pengembangan tidak hanya terfokus pada pasar penumpang pesawat. Namun juga destinasi wisata di kota lokasi bandara, layanan infrastruktur menuju bandara, dan layanan bagi masyarakat sekitar.

"Destinasi, infrastruktur juga dibangun sesuai peruntukkan dan fungsi bandara. Termasuk juga sasaran layanan pengelola bandara adalah pengunjung yang bukan penumpang pesawat," ujar Devi.

Pengembangan bandara yang dalam waktu dekat terus dilakukan di antaranya, Bandara Ahmad Yani, Semarang.

Devi mengatakan AP I sedang mengoptimalkan pembangunan multi-moda transportasi untuk masuk ke Bandara Ahmad Yani. Dengan rencana konektivitas multi-moda tersebut, pengelola sedang menyiapkan Bandara Ahamd Yani untuk turut menjadi destinasi wisata bagi masyarakat setempat yang bukan penumpang pesawat.

"Karena kemudahan akses ke Bandara Ahmad Yani jadi banyak orang yang masuk. Kita juga harus tanggung jawab untuk menyediakan layanannya," ujar dia.

Bandara Ahmad Yani juga disiapkan sebagai salah satu bandara yang kaya akan khazanah budaya untuk menyambut perhelatan rapat tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) di Bali, Oktober 2018.

"Dengan adanya IMF-WB di Bali, apakah Semarang ditinggal ? tidak! Nanti akan buka juga. Bisa menjadi pusat kebudayaan," ujar dia.

Selain Bandara Ahmad Yani, Bandara di Solo yakni Adi Soemarmo juga akan menjadi bandara yang akan berperan sebagai destinasi wisata bagi masyarakat sekitar. Devi memperkirakan hal itu dengan layanan transportasi kereta yang akan mencapai Bandara Adi Somearmo.

"Dengan adanya kereta yang masuk ke bandara, ingat hanya butuh Rp10-20 ribu, dia udah bisa dateng naik kereta dari Jogjakarta. Akan semakin beragam pengunjung bandara dan itu menjadi potensi ekonomi," ujar dia.

Kemudian, pengembangan bandara juga menyasar Bandara internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan. AP I berencana menambah terminal baru karena terminal yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas penumpang. Pada dini hari, penumpang pesawat yang hendak transit ke wilayah timur Indonesia kerap membludak dan memadati terminal di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Saat ini AP I mengelola 13 bandara yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara Sam Ratulangi Manado.

Kemudian juga ada Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

Direktur Pelayanan dan Pemasaran PT Angkasa Pura I Devi W Suradji memberikan suvenir usai berdiskusi dengan Kepala Bidang Teknik dan Industri Dewan Bandara Internasional (Airport Council International/ACI) Asia Pasifik, S.L Wong di Kantor ACI Asia Pasifik di Hong Kong, Jumat. (Indra Arief Pribadi) AP I juga berencana menambah bandara yang dikelola, dengan mengambil alih bandara yang di antaranya adalah Bandara Samarinda Baru, Bandara Labuan Bajo, Bandara Tarakan, Bandara Sentani dan Bandara Luwuk.

Tag: PT Angkasa Pura I (Persero), Bandara

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00