Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:37 WIB. Pertamina - Pertamina MOR VIII mengopersikan DPPU Karel Sadsuitubun di Langgur, Maluku Tenggara.
  • 13:37 WIB. Bulog - Bulog Riau dan Kepri menargetkan untuk menyerap 4.000 ton produksi padi petani setempat pada 2019.
  • 13:36 WIB. PLN - PLN Regional Maluku-Papua menemui Pemkot Tidore membahas dampak polusi debut dari PLTU Tidore.
  • 13:22 WIB. Izin Usaha - OJK mencabut izin usaha perusahaan pialang asuransi, PT Bharatre Indonesia Insurance Brokers.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup¬†menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019).¬†
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.

Sebanyak 3.750 GTT dan PTT se Blitar Mogok Kerja, Berikut Tuntutannya

Foto Berita Sebanyak 3.750 GTT dan PTT se Blitar Mogok Kerja, Berikut Tuntutannya
Warta Ekonomi.co.id, Blitar -

Sebanyak 3.750 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se Kabupaten Blitar kompak melakukan mogok kerja massal selama sepekan, mulai tanggal 24 hingga 29 September 2018.

Aksi ini dipicu regulasi rekruitmen CPNS 2018 yang menurut mereka tidak berpihak pada keadilan. Utamanya bagi GTT/PTT yang sudah mengabdi puluhan tahun pada negara.

Korlap GTT/PTT Wonodadi, Dedi Churniawan, mengatakan aksi tersebut sudah dimulai sejak kemarin oleh 124 GTT/PTT. Bahkan hari ini mereka menggelar doa bersama di depan kantor UPTD.

"Mogok massal ini merupakan instruksi dari PGRI Kabupaten Blitar," katanya di Blitar, Senin (24/9/2018).

Ia menambahkan, aksi tersebut memang harus dilakukan guna memperjuangkan hak-hak, setelah puluhan tahun mengabdi pada negara. Karena itu, ia meminta pemerintah memberikan prioritas untuk menjadi PNS tanpa tes.

"Karena kalau melalui jalur tes, jelas kami sudah tidak memenuhi syarat semua," ujarnya.

Aksi serupa dikabarkan juga dilakukan GTT/PTT wilayah Kanigoro, Wlingi, Nglegok, Sanankulon dan Srengat. Sementara wilayah lain seperti Kademangan, Kesamben, Garum menyusul besok.

Dikonfirmasi terkait instruksi itu, Ketua PGRI Kabupaten Blitar, Munthohar, membantahnya pihaknya menginstruksikan dilakukan mogok kerja massal. Sebab, hanya sebatas menfasilitasi aspirasi GTT/PTT yang dinilainya perlu disalurkan.

"Tidak ada instruksi resmi dari PGRI. PGRI sebagai wadah mereka GTT/PTT merespon kegiatan tersebut. Daripada liar ditunggangi pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Jadi PGRI hanya menfasilitasi kegiatan mereka untuk mengekpresikan aspirasi kekecewaan pada pemerintah," jelasnya.

Tak hanya mogok massal selama sepekan, kata Munthohar, perwakilan GTT/PTT Kabupaten Blitar juga berencana bertolak ke Jakarta, bersamaan dengan GTT/PTT wilayah lain di Jawa Timur, 27 September mendatang.

"Agenda ke Jakarta itu untuk mendesak pengurus besar PGRI melakukan negosiasi dengan kementrian terkait untuk merubah regulasi rekruitmen CPNS. Utamanya bagi honorer GTT/PTT," terangnya.

Menurut Munthohar, nasib GTT/PTT perlu diprioritaskan pemerintah. Secara kemampuan mendidik dan mengajar, mereka sudah terasah. Masa pengabdiannyapun rata-rata lebih dari 10 tahun. Namun, kesejahteraannya jauh panggang dari api.

"Tenaga honorer itu tenaganya dipakai sejak pukul 07.00 sampai 13.00 WIB. Sebulan rata-rata hanya mendapat honor Rp 150 ribu. Manusiawikah itu?," tanyanya.

Honor GTT/PTT diambilkan dari 15% dana BOS yang disalurkan ke masing-masing lembaga pendidikan. Data PGRI Kabupaten Blitar mencatat, setiap lembaga pendidikan, jumlah GTT/PTT-nya lebih banyak dibandingkan PNS.

"Proses belajar mengajar itu dominan dilakukan justru oleh GTT," imbuhnya.

Tag: Guru

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Yusuf Nugroho

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58