Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:10 WIB. Pertamina - Dalam rangka hari Kartini, Pertamina beri diskon elpiji jenis bright gas. 
  • 18:26 WIB. Cawapres - Sandiaga jalani pemeriksaan darah dan urine. 
  • 18:25 WIB. BMW - Ratusan ribu mobil di China ditarik oleh produsennya, BMW. 
  • 14:51 WIB. Lenovo - Lenovo Z6 Pro bisa motret foto 100 MP.
  • 14:49 WIB. Indosat - Indosat sebar internet pakai infrastruktur langit.
  • 14:48 WIB. Xiaomi - Xiami siapkan smartphone bertenanga Snapdragon 855 dengan kamera pop-up yang akan dirilis akhir tahun.
  • 14:47 WIB. Huawei - Huawei resmi pasarkan P30 di Indonesia.
  • 14:47 WIB. Hoaks - Hoaks serang KPU meningkat pascapemilu.
  • 14:46 WIB. Pemilu 2019 - KPU salah input, netizen teriak #SaveOurDemocracy.

Hari Tani Nasional, 7 Hal Ini Diminta Jadi Perhatian Pemerintah

Hari Tani Nasional, 7 Hal Ini Diminta Jadi Perhatian Pemerintah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia for Global Justice (IGJ) sebagai organisasi yang fokus pada isu-isu pasar bebas, meminta pemerintah untuk memperhatikan sektor pertanian, terlebih dalam peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh hari ini, Senin (24/9/2018).

Dalam rilis yang diterima redaksi Warta Ekonomi, Senin (24/9/2018), IGJ menilai bahwa kedaulatan di sektor pertanian akan terwujud bila dibarengi dengan kesadaran dan konsistensi membangun pertanian Indonesia. Pasalnya ancaman terhadap kedaulatan pertanian di era pasar bebas dinilainya bukan lagi wacana, melainkan fakta.

"Oleh sebab itu, harus saling bahu membahu dalam memperjuangkannya. Untuk itu, Hari Tani Nasional dapat dijadikan momentum peningkatan kesadaran akan bahaya dan ancaman pasar bebas yang semakin nyata."

Adapun beberapa hal yang diminta IGJ kepada pemerintah dalam sektor pertanian, antara lain:

1. Tingkatkan subsidi di sektor pertanian dan pastikan subsidi pertanian sampai kepada para petani.

2. Hentikan perundingan perjanjian perdagangan bebas dan investasi yang merugikan pertanian Indonesia. Serta pemerintah harus melakukan review perjanjian Free Trade Agreement (FTA) yang merugikan sektor pertanian.

3. Perhatikan kesejahteraan para petani hingga asuransi kesehatannya.

4. Mengutamakan hasil produksi pertanian dalam negeri daripada impor.

5. Mengutamakan peningkatan daya saing petani dan pertanian dalam negeri.

6. Hentikan aktivitas investasi yang merampas lahan pertanian. Serta berikan kedaulatan pada petani dalam menentukan arah pertanian.

7. Wujudkan reforma agraria sejati.

Tag: Indonesia for Global Justice (IGJ), Pertanian

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10