Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:48 WIB. Firefox - Browser Firefox kembali tingkatkan keamanan data pengguna.
  • 13:47 WIB. Facebook - Investor kembali desak Zuckerberg mundur dari Facebook.
  • 13:45 WIB. AI - Artifical Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bisa palsukan sidik jari.
  • 13:43 WIB. Huawei - Lewati Apple, Huawei target kalahkan Samsung pada 2020. 
  • 13:41 WIB. PS5 - PS5 bikin Sony absen dari E3.
  • 13:40 WIB. Zuckerberg - Kekayaan Mark Zuckerberg anjlok Rp254 triliun.
  • 13:39 WIB. Sharp - Sharp Aquos R2 Compact disebut ponsel terburuk.
  • 13:38 WIB. Instagram - Bug Instagram bikin password pengguna bocor.
  • 13:36 WIB. NASA - Ingin ke Mars, NASA disebut hadapi risiko medis gravitasi nol.
  • 13:35 WIB. Facebook - Facebook bantah bayar konsultan berita palsu.
  • 13:16 WIB. PGN - PGN  meluncurkan sebanyak 32 unit Gaslink Truck.
  • 13:16 WIB. Pertamina - Pertamina menargetkan pembangunan lembaga penyalur BBM wilayah 3T di Maluku terealisasi tahun 2018.
  • 13:13 WIB. AP II - AP II bekerja sama dengan BPPT untuk mengembangkan teknologi bandara.

Dolar AS Naik, Gubernur Sulsel Intensifkan Ekspor

Foto Berita Dolar AS Naik, Gubernur Sulsel Intensifkan Ekspor
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA), mendorong peningkatan ekspor berbagai komoditas unggulan provinsi di tengah menguatnya mata uang dollar terhadap rupiah. Olehnya itu, Nurdin mengapresiasi langkah kalangan pengusaha di Sulsel yang terus berupaya mengintensifkan pengiriman komoditas unggulan ke luar negeri.

Teranyar, Sulsel melalui CV Agro Lestari Mandiri melakukan ekspor bonggol jagung ke Jepang sebanyak tiga kontainer dengan jumlah total 75 ton. Ia menyebut ekspor bonggol jagung harus ditingkatkan di tengah kenaikan dollar. Namun, di sisi lain, penerapan teknologi juga tetap diperlukan. Bonggol jagung sendiri saat ini digunakan sebagai media tanam untuk jamur. 

"Jadi bukan hanya jamur, pasti ada yang lain, selama ini menjadi limbah, sekarang menjadi dolar AS. Saya kira ke depan itu, kita mendorong semua komoditas kita orientasi pada ekpsor," ucap Nurdin, belum lama ini.  

Nurdin juga menekankan keuntungan dari ekspor bukan hanya dirasakan eksportir, tetapi juga harus dirasakan oleh para petani. Kondisi saat ini, kadang petani menanam jagung hanya saat harganya sedang mahal dan sedang musim tanam. Alhasil, siklus pertanian seperti ini perlu diperbaiki. 

Kendala lain, Nurdin melanjutkan yang dihadapi adalah harga jagung yang fluktuatif. Untuk itu, perlu ada standar harga jagung serta pinjaman yang aman dan menguntungkan petani.

"Ketika panen raya harga jagung murah, ketika musim tanam harga jagung mahal, oleh karena itu pasar kita ajak, perbankan kita ajak, supaya petani tidak bergantung lagi pada sistem ijon, tidak lagi bergantung pada pinjaman rentenir, jadi perbankan ikut back-up," harapnya. 

Untuk itu, dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan kerjasama dengan para pengusaha jagung.

Ekspor bonggol jagung Sulsel sendiri dimulai tahun 2011 oleh CV Agro Lestari Mandiri dengan jaringan ekspor pertama ke Korea Selatan. Seiring tahun berjalan, ekspor pun ditingkatkan dan negara tujuan semakin beragam. Saat ini dalam sebulan dapat mengekspor 150 ton, sedangkan kebutuhan Jepang sendiri sebanyak 4.000-5.000 ton. Sebagian besar kebutuhan tersebut dipenuhi dari China dan Vietnam. 

Tag: Impor, Dolar Amerika Serikat (AS)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35