Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bertengger di Zona Hijau Sepanjang Rabu, IHSG Malah Terkoreksi Tipis

Foto Berita Bertengger di Zona Hijau Sepanjang Rabu, IHSG Malah Terkoreksi Tipis
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Meski ditutup di zona hijau saat sesi I perdagangan hari ini, Rabu (26/9/2018), namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah terkoreksi 1,02 poin atau 0,02% dengan ditutup ke level 5.873,27. IHSG bergerak di kisaran 5.870,30 hingga 5.908,58. Di mana, volume perdagangan sebanyak 10,88 miliar saham, frekuensi 374.940 kali, dan nilai transaksi sekitar Rp7,62 triliun.

Investor asing catat beli bersih (nett buy) Rp233,48 miliar di seluruh pasar. Sebanyak 180 saham naik, 180 saham turun harga, dan 126 saham lain stagnan.

Tercatat, sebagian besar sektor saham di Bursa Efek Indonesia memerah. Sektor saham perdagangan memimpin pelemahan dengan terkoreksi sebesar 0,56%, disusul sektor konsumer merosot 0,43%, dan sektor industri dasar terperosok 0,29%.

Di mana saham-saham yang turun terdalam (top lossers), antara lain INCF turun 43 poin atau 25,6% ke Rp125, saham ARTA turun 72 poin atau 24,66% ke Rp220, dan saham PANI turun 95 poin atau 15,97% ke Rp500.

Adapun saham-saham yang mengalami kenaikan paling tinggi (top gainers), yakni TRIO naik 48 poin atau 25,26% ke Rp238, saham NIKL naik 850 poin atau 24,43% ke Rp4.330, dan saham DIGI naik 200 poin atau 19,42% ke Rp1.230.

Sementara saham-saham teraktif yang diperdagangkan sepanjang hari ini, yakni ABBA dengan frekuensi mencapai 22.343 kali transaksi senilai Rp82,03 miliar. Lalu, ada PNLF dengan frekuensi mencapai 18.021 kali transaksi sebanyak Rp78,35 miliar. Dan UNTR dengan frekuensi mencapai 10.162 kali transaksi senilai Rp401,31 miliar.

Tag: Bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21

Recommended Reading

Sabtu, 08/12/2018 12:55 WIB

OJK Cabut Izin Usaha Capitalinc Finance

Jum'at, 07/12/2018 15:54 WIB

November, Cadangan Devisa Naik US$2 Miliar

Jum'at, 07/12/2018 15:00 WIB

Begini Cara 5 CEO Hadapi Konflik di Perusahaan

Jum'at, 07/12/2018 10:43 WIB

Yes! Rupiah Bangkit Lagi