Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:04 WIB. Perundingan Dagang - AS-China akan kembali melakukan perundingan dagang pada akhir April 2019 mendatang. 
  • 10:02 WIB. Perang Dagang - Trump perkuat sinyal perang dagang dengan Uni Eropa. 
  • 09:59 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,36% ke level Rp14.125 per dolar AS. 
  • 09:07 WIB. IHSG - IHSG dibuka merah 0,04% ke level 6.460,27 di awal sesi I. 
  • 06:32 WIB. JSMR - Jasa Marga mencatatkan laba bersih sebesar Rp584,83 miliar pada kuartal I 2019.
  • 06:30 WIB. KSB - Krakatau Bandar Samudera membidik tender untuk menjadi pengelola pelabuhan milik PLN.
  • 06:30 WIB. GMFI - Pendapatan GMF AeroAsia kuartal I 2019 tumbuh, tapi laba tahun berjalan turun.
  • 06:29 WIB. BTN - BTN mengkaji akuisisi Asuransi Jiwasraya.
  • 06:17 WIB. BTN - BTN akan menerbitkan MTN sebesar Rp500 miliar untuk melunasi polis JS Saving Plan yang jatuh tempo.
  • 06:16 WIB. Holding Asuransi - Diperkirakan bakal ada sembilan perusahaan asuransi yang bergabung dalam holding asuransi.
  • 06:15 WIB. Holding Asuransi - Holding asuransu diperkirakan akan mengurangi capital outflow.

Gandeng BNI, Ristia Bintang Bakal Sediakan Rumah Murah

Gandeng BNI, Ristia Bintang Bakal Sediakan Rumah Murah - Warta Ekonomi
WE Online, Karawang -

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) untuk menyediakan hunian bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Karawang, Jawa Barat. BNI akan menjadi mitra perseroan guna menyalurkan kredit kepada MBR.

Direktur Utama MBRS, Richard R Wiriahardja mengungkapkan bahwa perseroan saat ini tengah fokus  menggarap hunian untuk MBR. Sehingga, seluruh lahan di CKM City Karawang akan dibangun rumah bersubsidi. 

"Dari total lahan seluas 300 hektare (ha) yang existing baru 17 ribu unit. Nanti kami bangun 10 ribu unit lagi, sehingga bisa 27 ribu unit. Per tahun akan dibangun 2.000 unit. Itu semua untuk MBR," ungkapnya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/9).

Menurutnya, kontribusi portofolio bisnis perseroan di hunian MBR sebesar 95% dari portofolio bisnisnya, sisanya merupakan komersial berupa bangunan hotel yang dikembangkan di Bali.

Perseroan pun menggandeng BNI untuk menyalurkan hunian bersubsidi tersebut. Sebelumnya, mereka menggandengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

"Kami sudah di-support (BNI) untuk ekspansi 100 hektare lagi. Dan kebetulan ini (FLPP) gong baru bagi BNI. Sebelumnya, BNI belum pernah main di FLPP. Hari ini sebanyak 1.046 unit sekaligus kami pasarkan dengan suku bunga 5% selama masa kredit," jelas Richard.

Untuk menggenjot pembangunan hunian MBR itu, kata dia, perseroan tak hanya mengandalkan dana dari perbankan, tapi juga dari pasar modal dengan menerbitkan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II.

Penerbitan PUT II sendiri, dia menegaskan, hampir rampung dan akan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhir pekan ini.

"Kemungkinan Jumat ini sudah turun dari OJK. Kami targetkan dapat Rp299 miliar. Ini murni untuk pengembangan FLPP dan TOD (Transit Oriented Development) di Tangerang," ungkap dia.

Di tempat yang sama, Komisaris RBMS, Vence Rahardjo menambahkan, hingga akhir tahun perseroan bakal merampungkan sebanyak 500 unit rumah tambahan.

"Ada 17.000 unit rumah terus berkembang dan diluaskan. Sampai akhir tahun, ada 500 tambahan dan tahun depan perluasan perumahan di sekitar kami untuk 80 rumah lagi," terang Vence.

Vence menyebut sangat mengapresiasi BNI atas dukungan dana pembiayaan perumahan. Dengan demikian, target pemerintah menurunkan angka backlog perumahan bisa terwujud.

 "Jadi, kami terima kasih atas dukungan BNI. Untuk kredit perluasan dan kredit konstruksinya. Dan di tengah ekonomi yang melemah, bisnis properti ini tetap akan menarik," pungkasnya.

Tag: PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.33 3,735.70
British Pound GBP 1.00 18,375.19 18,187.78
China Yuan CNY 1.00 2,109.36 2,088.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,087.54 9,986.33
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,803.65 1,785.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.64 10,331.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,920.17 15,755.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,426.15 3,388.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,659.93 12,531.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26