Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:34 WIB. Samsung - Samsung uji coba kamera selfie dalam layar.
  • 10:33 WIB. Facebook - Hacker Facebook tak terkait negara tertentu.  
  • 08:28 WIB. Huawei - Huawei pastikan kelahiran ponsel 5G layar lipat Juni 2019.
  • 08:27 WIB. NASA - NASA abadikan Albert Einstein jadi nama rasi bintang.
  • 08:24 WIB. WeChat Pay - WeChat Pay asal China rambah pasar Amerika.
  • 08:21 WIB. Tokopedia - Tokopedia bakal ganti TokoCash dengan Ovo.
  • 08:20 WIB. Facebook - Investor Facebook mau tendang Zuckerberg dari posisi chairman.
  • 08:05 WIB. Kashoggi - Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi Jamal Kashoggi meninggal dunia di Konsulat Arab di Turki.
  • 08:01 WIB. Hino - Hino Motors Sales Indonesia menggelar Safety Riding Competition di Surabaya.
  • 06:37 WIB. Ligue 1 Prancis - Lyon 2 vs 0 Nimes
  • 06:35 WIB. Bundesliga Jerman - Eintracht Frankfrut 7 vs 1 Fortuna Duesseldorf
  • 06:33 WIB. La Liga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 1 Deportivo Alaves

Pancaroba, Yogyakarta Waspadai Potensi Flu Burung

Foto Berita Pancaroba, Yogyakarta Waspadai Potensi Flu Burung
Warta Ekonomi.co.id, Yogyakarta -

Meskipun jumlah ternak dan peternakan unggas di Kota Yogyakarta tidak terlalu banyak, namun dinas pertanian dan pangan setempat tetap melakukan persiapan untuk antisipasi potensi merebaknya flu burung saat pancaroba.

Jumlah unggas memang tidak banyak, tetapi potensi penularan tetap ada. Salah satu antisipasinya adalah menyiapkan desinfektan dalam jumlah yang cukup di Pasar Terban yang selama ini menjadi pusat penjualan ayam di Yogyakarta, kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Sabtu (29/9/2018).

Menurut dia, dalam beberapa tahun terakhir, di Kota Yogyakarta memang tidak ditemukan kasus kematian unggas akibat flu burung termasuk penularannya ke manusia. Namun demikian, lanjut Sugeng, potensi penularan virus flu burung (H5N1) tetap harus diwaspadai khususnya saat musim pancaroba hingga musim hujan karena dimungkinkan terjadi penurunan daya tahan unggas akibat perubahan musim.

Jika ada unggas yang tiba-tiba sakit dan terlihat lesu, maka sebaiknya segera laporkan ke petugas di lapangan atau dibawa ke poliklinik hewan. Jangan dibiarkan sakit dan berharap unggas itu bisa sembuh sendiri. Sebaiknya, melakukan antisipasi sejak awal, katanya.

Ia pun meminta pemilik unggas atau pedagang segera memisahkan unggas yang terlihat sakit agar unggas yang lain tidak tertular. Selain di pasar atau peternakan unggas, potensi penularan virus flu burung juga berpotensi terjadi saat transportasi unggas masuk atau keluar dari suatu wilayah.

Namun demikian, lanjut dia, pengawasan unggas saat dalam perjalanan tersebut cukup sulit karena lalu lintas unggas di Kota Yogyakarta terjadi cukup banyak. Kami tidak mungkin mangawasi satu per satu penjualan unggas di Yogyakarta, katanya.

Selain di Pasar Terban, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta juga membuka cabang poliklinik hewan di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) untuk mengantisipasi penularan berbagai penyakit hewan.

Penyakit hewan yang juga berpotensi terjadi saat musim pancaroba hingga musim hujan adalah antraks yang menyerang sapi. Kami selalu memastikan bahwa sapi yang masuk ke Yogyakarta harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan untuk memastikan hewan tersebut sehat, katanya.

Jika sapi yang masuk ke Kota Yogyakarta tidak dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan atau sapi dalam kondisi sakit, maka hewan tersebut akan dikembalikan ke daerah asal.

Tag: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Hafit Yudi Suprobo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46