Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bisnis Batu Bara Masih Membara di Indonesia

Foto Berita Bisnis Batu Bara Masih Membara di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Banda Aceh -

Bisnis batu bara di Indonesia masih sangat menjanjikan karena barang tambang tersebut merupakan bahan bakar utama untuk pembangkit listrik kapasitas besar.

"Kalau di Eropa mungkin sudah mulai ditinggalkan batu bara, karena diganti dengan energi terbarukan, namun di Indonesia untuk 30 hingga 50 tahun ke depan masih dibutuhkan," kata Direktur Keuangan dan SDM PT Satria Bahana Sarana (Bukit Asam Grup), M Hatta di Banda Aceh, Sabtu (29/9/2018).

Berbicara pada seminar nasional "Pertambangan sebagai industri vital Indonesia", M Hatta menyatakan Indonesia masih banyak membutuhkan batu bara sebagai bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik.

"Program pemerintah membangun pembangkit listrik mencapai 35.000 MW sangat banyak membutuhkan batu bara," katanya.

Namun, ia menyampaikan untuk membangun industri batu bara memang banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama isu sosial.

Ia menyatakan untuk mengatasi isu sosial banyak yang bisa dilakukan. Misalnya PT (Persero) Bukit Asam mengelola sekolah di sekitar pabrik mulai TK, SD, SMP, hingga SMK yang semuanya gratis dan memberi beasiswa bagi siswa terbaik.

Kemudian, lulusan SMK bisa dipekerjakan di PT Bakit Asam dan anak-anak perusahaannya, sehingga biaya perekrutan tenaga kerjanya murah.

"Jadi, sebenarnya CSR bukan lagi sebagai biaya, tapi investasi bagi perusahaan," katanya.

Selain itu, PT Bukit Asam akan mengembangkan kebun kelapa sawit seluas 8.000 hektare yang melibatkan masyarakat sekitar perusahaan.

"Dengan pengembangan kelapa sawit itu, PT Bukit Asam akan membangun industri bio disel," katanya.

Kemudian, yang lebih penting lagi, lanjut M Hatta, yang perlu dipikirkan adalah bagaimana setelah industri batu bara berakhir.

Ia mencontohkan di Sawah Lunto, Sumatera Barat. Industri batu bara di sana sudah tidak ada lagi, tapi daerah tersebut tetap hidup setelah dikembangkan menjadi daerah wisata dengan memanfaatkan peninggalan pabrik sebagai objek wisata.

Demikian juga di Tanjung Enim, PT Bukit Asam jauh-jauh hari sudah disiapkan, walaupun industri batu bara di daerah itu masih panjang.

Seminar yang digelar oleh Fakultas Teknik Jurusan Pertambangan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh itu menghadirkan beberapa pembicara, di antaranya Budi Antono (Dirut PT Dahana), Azizon Nursa (Manager CSR PT Mifa Bersaudara).

Tag: Batubara

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35